pursue your dream

Islam

Bersetubuh Ala Islam

Perihal hubungan seksual (bercinta), Rasulullah SAW memberi petunjuk yang sangat sempurna, beralas etika dan estetika Rabbaniyah (ketuhanan). Bercinta tidak saja untuk menyehatkan jiwa, namun juga memberi kepuasan serta kenikmatan jiwa. Pitutur Rasulullah SAW tentang bercinta (senggama) adalah nasehat paripurna, utamanya demi menjaga kesehatan tubuh, mental, dan spiritual, berikut mewujudkan tujuan bersenggama itu sendiri. Diantara tujuan hubungan seksual menurut ajaran Islam ialah:

1. Melahirkan dan menjaga kelangsungan keturunan. Dengan kelahiran putra-putri buah senggama, nantinya diharapkan akan lahir generasi penerus bagi keluarga dan kommunitas serta kesinambungan suatu bangsa;

2. Mengeluarkan air (sperma) berdampak positif bagi tubuh. Sebab apabila iar sperma dibiarkan mengendap di dalm tubuh tanpa disalurkan ke ladang tempat bercocok tanam (fitrah penyaluran), akan berdampak buruk bagi tubuh maupun mental seseorang;

3. Media untuk menyalurkan hajat, guna merengkuh kenikmatan surga duniawi. Bedanya, bersenggama di dunia bisa melahirkan anak, sedang di surga keabadian tidak akan membuahkan anak, semua itu harus dilakukan dengan cara yang benar dan baik, sesuai dengan etika dan estetika, serta aturan luhur yang selaras dengan nilai-niilai ajaran Islam.

Etika Sebelum Bercinta
Ajaran Islam mengajarkan etika senggama, yang harus dipahami setiap Muslim. Ada banyak ayat al-Quaran dan Sunnah Nabi yang menuturkan masalah etika bercinta ini. Karenanya, sebelum bercinta, setiap Muslim harus memperhatikan etika (adab) dan prasyarat bersenggama sebagai berikut:

Pertama, Tidak Menolak Ajakan Bercinta. Secara tabiat maupun fitrah, para lelaki lebih agresif, tidak memiliki energi kesabaran, serta kurang bisa menahan diri dalam urusan making love ini. Sebaliknya, para wanita cenderung bersikap pasif, pemalu, dan kuat menahan diri. Oleh sebab itu, diharuskan bagi wanita menerima dan mematuhi ajakan suami untuk bercinta. Dalam sebuah hadis dituturkan, Rasulullah SAW bersabda: Jika seorang istri dipanggil oleh suaminya karena hajat biologisnya, maka hendaknya segera datang, meski dirinya sedang sibuk (HR Turmudzi). Ajaran Islam tidak membenarkan perilaku para istri yang menolak ajakan suami mereka untuk bercinta. Dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda: Allah melaknat wanita yang menunda-nunda, yaitu seorang istri ketika diajak suaminya ke tempat tidur, tetapi ia berkata, ‘nanti dulu’, sehingga suaminya tidur sendirian (HR Khatib). Dalam hadis lain dituturkan: Jika suami mengajak tidur istrinya, lalu sang istri menolak, yang menyebabkan sang suami marah kepadanya, maka malaikat akan melaknat istri tersebut sampai pagi tiba (HR Bukhari dan Muslim).

Kedua, Bersih dan Suci. Haid adalah penyakit bulanan yang tidak suci, wanita yang sedang haid berarti tidak suci. Karenanya, para suami yang istri mereka sedang mengalami datang bulan dilarang mensetubuhinya selama waktu haid. Manakala darah haid sudah berhenti, maka wajib bagi wanita membersihkan tubuhnya dengan air. Kemudian mengambil ‘secuil’ kapas atau kain, lalu melumurinya dengan kasturi atau bahan pewangi lainnya yang beraroma semerbak menawan, kemudian membilas bagian tubuh yang terlumuri darah saat haid, sehingga tidak ada lagi bau tak sedap pada tubuh sang wanita. Dalam sebuah riwayat dari Aisyah Ra dituturkan, suatu hari, ada seorang wanita bertanya kepada Rasulullah SAW, tentang cara bersuci (membersihkan diri) sehabis datang bulan. Rasulullah SAW bertutur kepada wanita tersebut: Ambillah bahan pewangi dari kasturi. Bersihkan dirimu dengannya. Wanita itu bertanya: Bagaimana caraku membersihkan tubuh? Rasulullah SAW menjawab: Bersihkan tubuhmu dari noda haid. Wanita itu bertanya lagi: Bagaimana caranya? Rasulullah SAW menjawab: Subhanallah, bersihkan dirimu! Aisyah Ra melanjutkan penuturannya: Aku lantas membisiki wanita itu, ‘Bilas tubuhmu yang terlumuri darah haidmu dengan pewangi kasturi’ (HR Bukhari).

Allah Azza wa Jalla juga menyatakan di dalam firman-Nya, bahwa syarat untuk melakukan hubungan badan ialah harus dalam kondisi suci. Kesucian tubuh dari ‘penyakit’ haid adalah demi mewujudkan seks sehat, sebagaimana firman-Nya: Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah. Haid itu adalah kotoran (penyakit). Oleh sebab itu, hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri (QS. al-Baqarah/2: 222).

Rasulullah SAW juga mengingatkan kepada para suami, agar tidak menyetubuhi istri mereka dalam keadaan nifas dan haid. Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang bersenggama dengan wanita yang sedang haid, atau menyetubuhi wanita dari dubur (lubang anus)-nya, atau mendatangi paranormal (ahli tenung), dan mempercayai ramalannya, Maka sejatinya ia telah kufur (ingkar) dengan apa-apa yang diturunkan kepada Muhammad SAW (HR Abu Daud). Dalam riwayat lain dituturkan, Rasulullah SAW bersabda: Datangilah istrimu dari arah depan atau dari arah belakang, tetapi awas (jangan menyetubuhi) pada dubur dan (jangan pula) dalam keadaan haid (HR Akhmad dan Tirmidzi). Lain daripada itu, selain harus suci – tidak haid dan nifas – pasangan Muslim harus bersih-bersih diri sebelum bercinta, agar tubuh mereka bersih dan percintaan yang dilakukan sehat.

Ketiga, Bercinta Sesuai Aturan Syariat. Salah satu tujuan making love (bercinta) adalah untuk melahirkan keturunan. Dan proses kelahiran hanya terjadi manakala terjadi pembuahan sperma laki-laki dan perempuan dalam rahim. Karenanya, bercinta harus dilakukan dengan cara yang benar, yatitu melalui tempat yang semustinya, bukan melalui anus (dubur) maupun lisan (oral sex) – sebagaimana yang jamak dilakukan orang-orang yang memiliki kelainan seksual, serta orang yang tidak paham niali-nilai agama. Lain daripada itu, bersenggama tidak sesuai aturan sama halnya menafikan kehormatan wanita yang disetubuhinya. Dan cara seperti itu mustahil bisa melahirkan keturunan. Ajaran Islam memberi syarat, bahwa senggama harus ditempatkan pada tempat yang semustinya, yaitu ****** wanita, bukan melalui anus (dubur) atau mulut wanita (seks oral). Sebab percintaan yang dilampiaskan pada tempat selain ******, mustahil dapat membuahkan keturunan. Oleh sebab itu, Allah Azza wa Jalla berfirman: Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki (QS. al-Baqarah/2: 223).

Keempat, Berhias Diri. Diantara syarat bercinta ialah masing-masing pasangan – suami istri – harus berhias diri untuk menyenangkan dan menggairahkan percintaan yang hendak dilakukan. Diantara cara berhias diri dalam bercinta adalah:

1. Mambagusi bagian tubuh, yang merupakan lima organ fitrah, sebagaimana dituturkan Rasulullah SAW: Lima hal yang termasuk fitrah (sesuci), yakni mencukur kumis, mencukur bulu ketiak, memotong kuku, mencukur bulu kemaluan, dan khitan.

2. Menggunakan wewangian, yang paling utama adalah kasturi. Dalam sebuah riwayat dituturkan, bahwa tatkala seorang sahabat yang memberitahu Rasulullah SAW tentang adanya seorang wanita yang memerciki cincinnya dengan kasturi, Rasulullah SAW bersabda: Kasturi adalah sebaik-baik wewangian.

3. Memakai celak, dan jenis celak terbaik ialah yang terbuat dari bahan itsmid. Abdullah bin Abbas meriwayatkan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya sebaik-baik celak kalian adalah yang terbuat dari bahan itsmid. Ia dapat menajamkan penglihatan, serta menumbuhkan rambut. Al-Qur’an juga mengisyaratkan anjuran berhias diri bagi kaum wanita, sebagaimana firman-Nya: Orang-orang yang meninggal dunia diantaramu dengan meninggalkan isteri-isteri (hendaklah para isteri itu) menangguhkan dirinya (ber-’iddah) empat bulan sepuluh hari. Kemudian apabila telah habis ‘iddahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. (QS. al-Baqarah/2: 234) Sayyid Qutub dalam tafsirnya menjelaskan, bahwa redaksi al-Qur’an membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut adalah bukti otentik, dibolehkannya bagi kaum wanita untuk berhias diri, hal mana yang demikian itu dilakukan dengan tujuan agar datang lelaki meminangnya.

Kelima, Berdoa. Diantara etika seks dalam Islam ialah membaca doa sebelum melakukan persetubuhan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Abdullah bin Abbas dituturkan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: Jika salah seorang diantara kalian hendak mencampuri istrinya, maka hendaknya sebelum senggama membaca doa: Bismillah, Allahumma jannibnaa asy-syaithan, wa jannib asy-syaithana ma ruziqnaa (Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah jauhkanlah kami dari Setan. Dan jauhkan setan dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami (anak keturunan). Dengan memanjatkan doa, diharapkan anak yang lahir dari buah percintaan tidak goyah diperdaya setan, akan tetapi serta selalu dekat kepada Allah.

Keenam, Mencari tempat bercinta yang nyaman dan merahasiakan apa yang terjadi diantara suami istri pada waktu bercinta. Diantara syarat bercinta dalam Islam ialah mencari tempat yang nyaman dan merahasiakan apa yang terjadi pada saat bercinta, baik istri maupun suami, tidak diperkenankan menceritakan ‘geliat’ percintaan yang dilakukannya kepada orang lain.


Injil Kuno Ini Kabarkan Kedatangan Rasulullah

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL —  Pemerintah Turki telah mengkonfimasi sebuah injil kuno yang diprediksi berusia 1500 tahun. Injil kuno tersebut ternyata memprediksi kedatangan Nabi Muhammad SAW sebagai penerus risalah Isa (Yesus) di bumi.

Bahkan Alkitab rahasia ini memicu minat yang serius dari Vatikan. Paus Benediktus XVI mengaku ingin melihat buku 1.500 tahun lalu. Sebagian orang memprediksi Injil ini adalah Injil Barnabas, yang telah disembunyikan oleh Turki selama 12 tahun terakhir.

Menurut mailonline,  injil yang ditulis tangan dengan tinta emas itu menggunakan bahasa Aramik. Inilah bahasa yang dipercayai digunakan Yesus sehari-hari. Dan di dalam injil ini dijelaskan ajaran asli Yesus serta prediksi kedatangan penerus kenabian setelah Yesus.

“Disebutkan injil ini, Yesus berkata kepada salah seorang pendeta, bagaimana kami memanggil mesias? Muhammad adalah nama yang diberkati,” kata dia membacakan salah satu ayat dalam Injil seperti dikutip alarabiya.net, Senin (27/2).

Injil kuno berusia 1.500 tahun ini bersampu kulit hewan, ditemukan polisi Turki selama operasi anti penyeludupan di tahun 2000 lalu. Alkitab kuno ini sekarang di simpan di Museum Etnografi di Ankara, Turki.

Sebuah fotokopi satu halaman dari naskah kuno tulisan tangan Injil ini dihargai 1,5 juta poundsterling. Menteri Budaya dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay mengatakan, buku tersebut bisa menjadi versi asli dari Injil. Dan sempat tersingkir akibat penindasan keyakinan Gereja Kristen yang  menganggap pandangan sesat kitab yang memprediksi kedatangan penerus Yesus.

Gunay juga mengatakan Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk melihat kitab dari teks yang kontroversial menurut keyakinan Kristen ini. Kitab ini berada diluar pandangan iman Kristen sesuai Alkitab Injil lain seperti Markus, Matius, Lukas dan Yohanes.

Inilah videonya


Cara Mandi Junub Yang Benar

Mandi junub itu ialah mandi yang diwajibkan oleh agama Islam atas orang-orang mukalaf dari kalangan pria maupun wanita untuk membersihkan diri dari hadats besar. Dan menurut aturan Syari’at Islamiyah, mandi junub itu dinamakan mandi wajib dengan mengalirkan air ke seluruh bagian tubuh. Mandi junub ini adalah termasuk dari perkara syarat sahnya shalat kita, sehingga bila kita tidak mengerjakannya dengan cara yang benar maka mandi junub kita itu tidak dianggap sah sehingga kita masih belum lepas dari hadats besar. Akibatnya shalat kita dianggap tidak sah bila kita menunaikannya dalam keadaan belum bersih dari hadats besar dan kecil. Sedangkan mandi junub yang benar itu ialah mandi junub yang dilakukan dengan mengamalkan car-cara mandi junub yang diajarkan oleh Nabi Muhammad saw.

Beberapa keadaan yang diwajibkan untuk mandi junub :

Ada beberapa keadaan yang menyebabkan dia dianggap dalam keadaan berhadat besar sehingga diwajibkan dia untuk melepaskan diri darinya dengan mandi junub. Beberapa keadaan itu adalah sebagai berikut :

1. Keluarnya mani, apakah karena syahwat atau karena sebab yang lainnya. Hal ini sebagaimana dinyatakan oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wasallam dalam sabda beliau sebagai berikut :

(tulis haditsnya di Syarah Shahih Muslim An Nawawi juz 4 hal. 30 hadits ke 81)

Dari Abi Sa’id Al Khudri dari Nabi sallallahu alaihi wa aalihi wasallam, bahwa beliau bersabda : “Hanyalah air itu (yakni mandi) adalah karena air pula (yakni karena keluar air mani”. HR. Muslim dalam Shahihnya.

Dalam menerangkan hadits ini Al Imam Abu Zakaria Muhyiddin bin Syaraf An Nawawi menyatakan : “Dan Ma’nanya ialah : Tidak wajib mandi dengan air, kecuali bila telah keluarnya air yang kental, yaitu mani”.

2. Berhubungan seks, baik keluar mani atau tidak keluar mani. Hal ini sebagaimana yang dinyatakan Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wasallam dalam sabdanya sebagai berikut :

(tulis haditsnya di Fathul Bari Ibni Hajar jilid 1 hal. 395 hadits ke 291)

Dari Abi Hurairah radhiyallahu anhu, dari Nabi sallallahu alaihi waalihi wasallam, bahwa beliau bersabda : “Apabila seorang pria telah duduk diantara empat bagian tubuh permpuan (yakni berhubungan seks) kemudian dia bersungguh-sungguh padanya (yakni memasukkan kemaluannya pada kemaluan perempuan itu), maka sungguh dia telah wajib mandi karenanya”. HR. Bukhari dalam Shahihnya.

3. Berhentinya haid dan nifas (Masalah ini akan dibahas insyaallah dalam rubrik kewanitaan).

4. Mati dalam keadaan Muslim, maka yang hidup wajib memandikannya. (Masalah ini akan dibahas insyaallah dalam topik pembahasan “cara memandikan jenazah”).

Mandi junub itu adalah sebagai berikut :

1. Mandi junub harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’atiNya dan beribadah kepadaNya semata.

2. Dalam mandi junub, harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampaipun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita. Karena itu siraman air itu harus pula dibantu dingan jari jemari tangan yang mengantarkan air itu ke bagian tubuh yang paling tersembunyi sekalipun.

3. Mandi junub dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.

4. Setelah itu mengambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.

5. Kemudian telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dibasuh dengan air.

6.
Setelah itu berwudlu’ sebagaimana cara berwudlu’ untuk shalat.

7. Kemudian mengguyurkan air dari kepala ke seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari tangan ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.

8. Kemudian bila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.

9. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan itu.

10.
Disunnahkan untuk melaksanakan mandi junub itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa aalihi wasallam.


cemburu (AI-GHOIROH)

Beberapa contoh, Mungkin ada dari kalian yang tidak menyukai atau menganggap Salah sesorang yang terlalu cemburu secara berlebihan.

Misalnya,seorang istri yang tidak menyukai suaminya terlalu mencemburuinya ketika dia berbicara hanya berduaan saja dengan seorang laki laki lain padahal laki-laki tersebut adalah rekan bisinisnya.

Sesungguhnya akhlak cemburu (AI-GHOIROH) ini adalah termasuk akhlak mulia.

Sahabat Rasulullah Sa’ad bin Ubadah Radhiyallahu’anhu pernah pula mengalami permasalahn ini :

Seandainya aku melihat seorang laki-laki bersama istriku niscaya aku akan memukulnya dengan pedang sebagai sangsinya. Nabi Shalallahu’alaihi Wassalam bersabda : Apakah kalian takjub dengan cemburunya Sa’ad?sungguh Aku (Rasulullah) lebih cemburu darinya dan Allah lebih cemburu dariku

(HR.BUKHARI)

Jazakumullah ila ikhwani

M.Hafizh Amanu.S (Mpizh)


WANITA yang membuat RASUL MENANGIS

Dikisahkan Imam Ali berkata,: Suatu hari, aku dan Fatimah melihat Nabi sedang menangis tersedu-sedu.

Lalu kami bertanya:”Ya Rasulullah, apa yang membuatmu menangis seperti ini”

Rasulullah menjawab:

“Di malam Mi’raj,aku melihat sekelompok wanita dari umatku dalam keadaan tersiksa dengan siksaan yang pedih hingga membuatku menangis.

Saya melihat perempuan dalam keadaan rambutnya tergantung dan otaknya mendidih.

Ada perempuan yang lidahnya terjulur dan disiram dengan air neraka yang panas.

Dan sebagian lagi memakan dagingya sendiri, di bawah badan mereka ada api yang menyala, dan sebagian lagi kaki dan tangan dalam keadaan terikat,sedangkan ular dan kalajengking mengelilinginya,

Dan wanita yang lainnya dalam keadaan tuli dan bisu dan dia ditaruh dalam peti yang penuh dengan api yang menyala.Otaknya keluar dari hidungnya dan badannya robek-robek sampai terpisah dari tulangnya.

Dan banyak lagi siksaan-siksaan yang aku lihat di sana.”

Lalu Fatimah bertanya,”Ya Rasulullah, mengapa mereka di siksa oleh Allah SWT sedangkan mereka adalah wanita-wanita yang beriman”

Rasulullah menjawab:

“Wahai anakku, wanita yang digantung rambutnya, adalah wanita yang tidak memakai hijab / Jilbab,

wanita yang lidahnya terjulur adalah wanita yang menyakiti suaminya,

wanita yang susunya di gantung adalah wanita yang tidak mau tidur dengan suaminya,

wanita yang kakinya di gantung adalah wanita yang keluar dari rumah tampa seizin suaminya,

Wanita yang memakan dagingnya sendiri adalah wanita yang merias dirinya untuk orang lain ,

wanita yang kakinya diikat dan di kelilingi ular dan kalajengking adalah wanita yang sholat dengan pakaian najis serta tidak mandi setelah haid atau bersenggama,

wanita yang tuli dan bisu adalah wanita yang berbuat zina dan anak-anaknya di serahkan pada suaminya,

wanita yang menggunting badannya sendiri adalah wanita yang membanggakan diri sendiri pada orang lain,

wanita yang badannya dan mukanya terbakar dan dia memakan ususnya serta semua isi perutnya adalah wanita yang menyuruh orang lain berbuat zina,wanita yang kepalanya kepala babi dan badannya badan keledai adalah wanita yang suka berbohong dan mengadu domba,

dan wanita yang bermuka anjing dan api masuk dari belakang dan keluar dari mulutnya adalah wanita yang suka bernyanyi”.

Suatu hari Aisyah datang menghadap Nabi dan bertanya:”Ya rasulullah ,siapa yang paling berhak terhadap seorang perempuan?”  ,   Nabi menjawab:” Suaminya“,

Aisyah bertanya: “siapa yang paling berhak terhadap seorang laki-laki”  ,   Nabi menjawab:”Ibunya“..

Dalam suatu riwayat Muadz bin Jabal datang dari syam lalu dia sujud dihadapan rasulullah.

Rasulullah bertanya:”Apa yang sedang kamu lakukan”.

Muadz menjawab:” Ini adalah adat buat kami, apabila seorang pemimpin datang, kami harus bersujud kepada pemimpin tersebut, dan akupun ingin bersujud padamu ya Rasulullah”.

Lalu Rasulullah bersabda:”Janganlah kalian bersujud terhadap sesama manusia. Dan seandainya sujud terhadap manusia itu di perbolehkan, maka aku akan memerintahkan perempuan untuk sujud pada suaminya. Dan aku bersumpah atas nama Allah tidak ada perempuan yang mengerjakan hak Allah kecuali dia mengerjakan hak-hak suaminya”.

Demikian pula Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam pernah menangis ketika menyaksikan salah satunya cucunya yang nafasnya sudah mulai terputus-putus dan ketika putra beliau Ibrahim meninggal, air mata beliau menetes karena belas kasih beliau kepadanya.

Beliau Shalallahu’alaihi Wassallam menangis ketika meninggalnya Ustman bin Madh’un, beliau menangis ketika terjadi gerhana matahari lantas beliau shalat gerhana dan beliau nienangis dalam shalatnya, kadang pula beliau menangis di saat menunaikan shalat malam.

Kerisauan Rasullah kepada kita ummatnya tidak terbatas ruang dan waktu, Beliau sangat mengkhawatirkan kita umatnya hingga dalam sholatnya pun kaki beliau bengkak hanya untuk mendoa’akan bagaimana seluruh manusia bisa selamat

Jazakumullah ila ikhwani

M.Hafizh Amanu.S (Mpizh)


Konspirasi Terselubung Zionisme pada World Cup 2010

Sepak bola ternyata kini telah menjadi salah satu alat pengkafiran bagi Dajjal. dalam rencananya untuk membangun suatu dunia baru (New World Order), dia memanfaatkan situasi ini dengan menyisipkan hal-hal yang bersifat simbolis dalam perhelatan akbar sepak bola sejak beberapa tahun lalu, tetapi menjadi semakin jelas di tahun ini.

Simbolis apa yang tersembunyi?

  • Awal mulainya World Cup adalah 6/11/2010 (11 = 6 + 1 + 1 + 2 + 0 + 1 + 0) yang menggambarkan 2 tiang freemason.
  • FIFA memilih Afrika sebagai tuan rumah 18 tahun setelah runtuhnya Apartheid tahun 1992 (18 = 6 + 6 + 6)
  • Bola digambarkan dalam 11 warna yang mewakili 11 bahasa, 11 bangsa. Tetapi 11 juga menggambarkan 2 tiang dalam freemason.

Kita sebagai muslimin tentunya tidak percaya pada hal seperti itu, akan tetapi kode memang digunakan oleh musuh-musuh Allah untuk memberikan isyarat.

Kaitan World Cup dengan Yahudi

World Cup direncanakan berkaitan dengan beberapa hari penting organisasi yahudi Iluminati.

  • Summer Solstice – 13 minggu – saat matahari titik terjauh di utara katulistiwa
  • Juni tanggal 21 – 22 – Summer Solstice
  • Juni tanggal 21 – Litha, salah satu malam pengorbanan/tumbal manusia dari Illuminati
  • Juli tanggal 4 Hari kemerdekaan Amerika 13 hari setelah Litha dan 66 hari dari April tanggal 30
  • Juli tanggal 19 – 13 hari sebelum Lughnasa
  • Juli tanggal 31 – Agustus tanggal 1 – Lughnasa, Great Sabbat Festival. Agustus juga merupakan salah satu malam pengorbanan/tumbal manusia dari Illuminati

Kita sudah mulai melihat bahwa dari simbol-simbol angka di atas, World Cup sangat erat dengan strategi yahudi. Akan tetapi bagaimana hubungannya dengan Dajjal, Sang raja yang dinantikan oleh yahudi?

Bola Jabulani

Nama “JABULANI” berasal dari bahasa asli Zulu, salah satu bahasa resmi sebelas Republik Afrika Selatan, yang dituturkan oleh hampir 25% dari populasi. Secara harfiah diterjemahkan, “JABULANI” berarti “untuk merayakan”. Sepak bola adalah gairah yang menyatukan dunia. Nama dari pertandingan bola baru tepat membayar upeti kepada perayaan fans internasional sepak bola yang penuh gairah akan menikmati di Afrika Selatan musim panas mendatang.

Benarkah demikian?

Ada banyak kecurigaan bahwa Jabulani menyembunyikan kata yang sebenarnya yaitu Jahbulon. Ini mengingat bentuk panel bola Jabulani yang serupa dengan simbol Jahbulon.

Hal ini boleh saja dibantah, akan tetapi mengapa FIFA bersikeras menggunakan bola yang dikatakan tidak enak oleh sebagian besar pemain bola yang pernah mencobanya?

Berikut ini adalah arti Jahbulon dalam perbendaharaan yahudi.

  • Jah berasal dari bahasa Kaldea artinya ‘Tuhan’ dan di dalam bahasa Yahudi berarti ‘kehendak Tuhan yang tidak terbatas kehendak-Nya’. Kata jah menunjukkan kekuatan yang nyata, harapan masa depan, dan sifat abadi (external existence of the most high).
  • Bul berasal dari bahasa Syiria artinya ‘Tuhan yang mutlak disembah karena mempunyai kekuatan dalam segala hal’.
  • On diambil dari kebiasaan masyarakat Mesir kuno, yang artinya ‘bapak kami yang berada di surga’. Sehingga gabungan dari ketiga komponen bahasa tersebut, Jah-bul-on adalah ‘Tuhan yang Mahakuasa dalam segala hal, yang patut disembah karena kekuasaannya tersebut’.

Akan tetapi, ditafsirkan pula bahwa jah artinya ‘Yahweh’. Bul berasal dari ‘baal’ dan on mempunyai makna sama dengan Osiris (dewa Mesir kuno) bapak dari Horus. Jadi, Jahbulon adalah gabungan kata antara: yahweh, baal, dan Osiris yang juga merupakan kekuatan dari Tuhan Jehovah.

Perhatikan gambar yang menghubungkan bola jabulani dengan simbol jahbulon. Suatu kebetulan yang manis. Perhatikan juga simbol Adidas yang jika dirotasi akan menjadi simbol Dajjal. Perhatikan ketepatan perpotongan piramid dengan logo yang ditunjukkan garis horisontal.

Horus dan simbol pada Piala Dunia 2010

Ra adalah matahari dewa Mesir kuno. Oleh Dinasti Kelima dia telah menjadi dewa utama dalam agama Mesir kuno, diidentifikasi terutama dengan matahari tengah hari. Arti nama ini tidak pasti, namun diperkirakan bahwa jika tidak berarti ‘matahari’ itu mungkin merupakan varian dari atau berhubungan dengan kata-kata yang berarti ‘penciptaan’

Pusat pemujaan untuk Ra adalah Heliopolis (disebut Inun, “Tempat Pilar”, di Mesir), di mana ia diidentifikasikan dengan dewa matahari Atum. Melalui Atum, atau sebagai Atum-Ra ia juga dianggap sebagai yang pertama merupakan asal usul Ennead, yang terdiri dari Shu dan Tefnut, Geb dan Nut, Osiris, Set, Isis dan Nephthys.

Di masa dinasti Mesir yang beriutnya, Ra bergabung dengan dewa Horus, sebagai Re-Horakhty (“Ra, Horus dari Dua Horizons”). Dia oleh orang Mesir dipercaya untuk memerintah di semua bagian dunia yang diciptakan baik langit, bumi, dan dunia bawah. Makhluk ini dikaitkan dengan elang atau rajawali. Ketika di kerajaan baru berikutnya Amun menjadi dewa utama, maka ia melebur dengan Ra sebagai Amun-Ra.

Jadi Ra, Horus, dan Amun Ra adalah makhluk yang sama dan tampaknya ia menjadi pusat pemujaan di Piala Dunia 2010.

Perhatikan gambar-gambar berikut ini.

Pada gambar di atas diperlihatkan bagaimana simbol piala dunia dengan Horus/Amun Ra.

Pada Gambar di bawah juga diperlihatkan bahwa Horus, sudah lama ‘ditanamkan’ oleh FIFA dalam piala.

Pembuktian hubungan antara simbol Horus/Ra dan bentuk stadion yang menggambarkan matahari adalah dilihat dari bentuk stadiun yang menyerupai Calabash dilihat dari samping menguatkan adanya ritual magis.

Ra dan Mata Horus dan Dajjal

Dajjal dikatakan dalam banyak hadits nabi sebagai bermata satu. Dajjal sendiri memang menggunakan simbol mata Horus dan mengubahnya menjadi simbol mata di atas piramid.

Sumber : Un2kmU

Semoga Tuhan melindungi kita dan mengampuni dosa-dosa kita semua.

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
“Rasulullah saw. bersabda: Inginkah kamu sekalian aku beritahukan tentang Dajjal, suatu keterangan yang belum pernah diceritakan seorang nabi kepada kaumnya? Sesungguhnya ia buta sebelah mata (bermata satu), ia datang dengan membawa sesuatu seperti surga dan neraka. Maka apa yang dikatakannya surga adalah neraka dan aku telah memperingatkan kalian terhadapnya sebagaimana Nabi Nuh telah memperingatkan kaumnya.” (Shahih Muslim No.5227)


Sumur ZAM-ZAM dan Fakta di Baliknya

Selama ini kita mengenal sumur Zamzam dari buku-buku agama. Namun sebenarnya ada sisi ilmiah saintifiknya juga looh. Cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang air adalah hydrogeologi.

Khasiat air Zam-zam tentunya bukan disini yang mesti menjelaskan, tapi kalau dongengan geologi sumur Zam-zam mungkin bisa dijelaskan disini. Sedikit cerita Pra-Islam, atau sebelum kelahiran Nabi Muhammad, diawali dengan kisah Isteri dari Nabi Ibrahim, Siti Hajar, yang mencari air untuk anaknya yang cerita. Sumur ini kemudian tidak banyak atau bahkan tidak ada ceritanya, sehingga sumur ini dikabarkan hilang.

Sumur Zam-zam yang sekarang ini kita lihat adalah sumur yang digali oleh Abdul Muthalib kakeknya Nabi Muhammad. Sehingga saat ini, dari “ilmu persumuran” maka sumur Zam-zam termasuk kategori sumur gali (Dug Water Well).

1. Dimensi dan Profil Sumur Zam-zam

Bentuk sumur Zam-zam dapat dilihat dibawah ini.

Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 30.5 meter. Hingga kedalaman 13.5 meter teratas menembus lapisan alluvium Wadi Ibrahim. Lapisan ini merupakan lapisan pasir yang sangat berpori. Lapisan ini berisi batupasir hasil transportasi dari lain tempat. Mungkin saja dahulu ada lembah yang dialiri sungai yang saat ini sudah kering. Atau dapat pula merupakan dataran rendah hasil runtuhan atau penumpukan hasil pelapukan batuan yang lebih tinggi topografinya.

2.  Mata air zamzam

Dibawah lapisan alluvial Wadi Ibrahim ini terdapat setengah meter (0.5 m) lapisan yang sangat lulus air (permeable). Lapisan yang sangat lulus air inilah yang merupakan tempat utama keluarnya air-air di sumur Zam-zam.

Kedalaman 17 meter kebawah selanjutnya, sumur ini menembus lapisan batuan keras yang berupa batuan beku Diorit. Batuan beku jenis ini (Diorit) memang agak jarang dijumpai di Indonesia atau di Jawa, tetapi sangat banyak dijumpai di Jazirah Arab. Pada bagian atas batuan ini dijumpai rekahan-rekahan yang juga memiliki kandungan air. Dulu ada yang menduga retakan ini menuju laut Merah. Tetapi tidak ada (barangkali saja saya belum menemukan) laporan geologi yang menunjukkan hal itu.

Dari uji pemompaan sumur ini mampu mengalirkan air sebesar 11 – 18.5 liter/detik, hingga permenit dapat mencapai 660 liter/menit atau 40 000 liter per jam. Celah-celah atau rekahan ini salah satu yang mengeluarkan air cukup banyak. Ada celah (rekahan) yang memanjang kearah hajar Aswad dengan panjang 75 cm denga ketinggian 30 cm, juga beberapa celah kecil kearah Shaffa dan Marwa.

Keterangan geometris lainnya, celah sumur dibawah tempat Thawaf 1.56 m, kedalaman total dari bibir sumur 30 m, kedalaman air dari bibir sumur = 4 m, kedalaman mata air 13 m, Dari mata air sampai dasar sumur 17 m, dan diameter sumur berkisar antara 1.46 hingga 2.66 meter.

3.  Air hujan sebagai sumber berkah

Kota Makkah terletak di lembah, menurut SGS (Saudi Geological Survey) luas cekungan yang mensuplai sebagai daerah tangkapan ini seluas 60 Km2 saja, tentunya tidak terlampau luas sebagai sebuah cekungan penadah hujan. Sumber air Sumur Zam-zam terutama dari air hujan yang turun di daerah sekitar Makkah.

Sumur ini secara hydrologi hanyalah sumur biasa sehingga sangat memerlukan perawatan. Perawatan sumur ini termasuk menjaga kualitas higienis air dan lingkungan sumur serta menjaga pasokan air supaya mampu memenuhi kebutuhan para jamaah **** di Makkah. Pembukaan lahan untuk pemukiman di seputar Makkah sangat ditata rapi untuk menghindari berkurangnya kapasitas sumur ini.

Gambar diatas ini memperlihatkan lokasi sumur Zamzam yang terletak ditengah lembah yang memanjang. Masjidil haram berada di bagian tengah diantara perbukitan-perbukitan disekitarnya. Luas area tangkapan yang hanya 60 Km persegi ini tentunya cukup kecil untuk menangkap air hujan yang sangat langka terjadi di Makkah, sehingga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang sangat khusus.

Sumur Zamzam ini, sekali lagi dalam pandangan (ilmiah) hidrogeologi , hanyalah seperti sumur gali biasa. Tidak terlalu istimewa dibanding sumur-sumur gali lainnya. Namun karena sumur ini bermakna religi, maka perlu dijaga. Banyak yang menaruh harapan pada air sumur ini karena sumur ini dipercaya membawa berkah. Ada yang menyatakan sumur ini juga bisa kering kalau tidak dijaga. Bahkan kalau kita tahu kisahnya sumur ini diketemukan kembali oleh Abdul Muthalib (kakeknya Nabi Muhammad SAW) setelah hilang terkubur 4000 tahun (?).

Dahulu diatas sumur ini terdapat sebuah bangunan dengan luas 8.3 m x 10.7 m = 88.8 m2. Antara tahun 1381-1388 H bangunan ini ditiadakan untuk memperluas tempat thawaf. Sehingga tempat untuk meminum air zamzam dipindahkan ke ruang bawah tanah. Dibawah tanah ini disediakan tempat minum air zam-zam dengan sejumlah 350 kran air (220 kran untuk laki-laki dan 130 kran untuk perempuan), ruang masuk laki perempuan-pun dipisahkan.

Saat ini bangunan diatas sumur Zam-Zam yang terlihat gambar diatas itu sudah tidak ada lagi, bahkan tempat masuk ke ruang bawah tanah inipun sudah ditutup. Sehingga ruang untuk melakukan ibadah Thawaf menjadi lebih luas. Tetapi kalau anda jeli pas Thawaf masih dapat kita lihat ada tanda dimana sumur itu berada. Sumur itu terletak kira-kira 20 meter sebelah timur dari Ka’bah.

4. Monitoring dan pemeliharaan sumur Zamzam

Jumlah jamaah ke Makkah tiga puluh tahun lalu hanya 400 000 pertahun (ditahun 1970-an), terus meningkat menjadi lebih dari sejuta jamaah pertahun di tahun 1990-an, Dan saat ini sudah lebih dari 2.2 juta. Tentunya diperlukan pemeliharaan sumur ini yang merupakan salah satu keajaiban dan daya tarik tersendiri bagi jamaah haji.

Pemerintah Saudi tentunya tidak dapat diam pasrah saja membiarkan sumur ini dipelihara oleh Allah melalui proses alamiah. Namun pemerintah Arab Saudi yang sudah moderen saat ini secara ilmiah dan saintifik membentuk sebuah badan khusus yang mengurusi sumur Zamzam ini. Sepertinya memang Arab Saudi juga bukan sekedar percaya saja dengan menyerahkan ke Allah sebagai penjaga, namun justru sangat meyakini manusialah yang harus memelihara berkah sumur ini.

Pada tahun 1971 dilakukan penelitian (riset) hidrologi oleh seorang ahli hidrologi dari Pakistan bernama Tariq Hussain and Moin Uddin Ahmed. Hal ini dipicu oleh pernyataan seorang doktor di Mesir yang menyatakan air Zamzam tercemar air limbah dan berbahaya untuk dikonsumsi. Tariq Hussain (termasuk saya dari sisi hidrogeologi) juga meragukan spekulasi adanya rekahan panjang yang menghubungkan laut merah dengan Sumur Zam-zam, karena Makkah terletak 75 Kilometer dari pinggir pantai. Menyangkut dugaan doktor mesir ini, tentusaja hasilnya menyangkal pernyataan seorang doktor dari Mesir tersebut, tetapi ada hal yang lebih penting menurut saya yaitu penelitian Tariq Hussain ini justru akhirnya memacu pemerintah Arab Saudi untuk memperhatikan Sumur Zamzam secara moderen. Saat ini banyak sekali gedung-gedung baru yang dibangun disekitar Masjidil Haram, juga banyak sekali terowongan dibangun disekitar Makkah, sehingga saat ini pembangunannya harus benar-benar dikontrol ketat karena akan mempengaruhi kondisi hidrogeologi setempat.

Badan Riset sumur Zamzam yang berada dibawah SGS
(Saudi Geological Survey) bertugas untuk:

@ : Memonitor dan memelihara untuk menjaga jangan sampai sumur ini kering.
@ : Menjaga urban disekitar Wadi Ibrahim karena mempengaruhi pengisian air.
@ : Mengatur aliran air dari daerah tangkapan air (recharge area).
@ : Memelihara pergerakan air tanah dan juga menjaga kualitas melalui bangunan kontrol.
@ : Meng-upgrade pompa dan dan tangki-tangki penadah.
@ : Mengoptimasi supplai dan distribusi airZam-zam

5. Perkembangan perawatan sumur Zamzam

Dahulu kala, zamzam diambil dengan gayung atau timba, namun kemudian dibangunlah pompa air pada tahun 1373 H/1953 M. Pompa ini menyalurkan air dari sumur ke bak penampungan air, dan diantaranya juga ke kran-kran yang ada di sekitar sumur zamzam.

Uji pompa (pumping test) telah dilakukan pada sumur ini, pada pemompaan 8000 liters/detik selama lebih dari 24 jam memperlihatkan permukaan air sumur dari 3.23 meters dibawah permukaan menjadi 12.72 meters dan kemudian hingga 13.39 meters. Setelah itu pemompaan dihentikan permukaan air ini kembali ke 3.9 meters dibawah permukaan sumur hanya dalam waktu 11 minut setelah pompa dihentikan. Sehingga dipercaya dengan mudah bahwa akifer yang mensuplai air ini berasal dari beberapa celah (rekahan) pada perbukitan disekitar Makkah.

Banyak hal yang sudah dikerjakan pemerintah Saudi untuk memelihara Sumur ini antara lain dengan membentuk badan khusus pada tahun 1415 H (1994). dan saat ini telah membangun saluran untuk menyalurkan air Zam-zam ke tangki penampungan yang berkapasitas 15.000 m3, bersambung dengan tangki lain di bagian atas Masjidil Haram guna melayani para pejalan kaki dan musafir. Selain itu air Zam-zam juga diangkut ke tempat-tempat lain menggunakan truk tangki diantaranya ke Masjidil Nabawi di Madinah Al-Munawarrah.

Saat ini sumur ini dilengkapi juga dengan pompa listrik yang tertanam dibawah (electric submersible pump). Kita hanya dapat melihat foto-fotonya saja seperti diatas. Disebelah kanan ini adalah drum hidrograf, alat perekaman perekaman ketinggian muka air sumur Zamzam (Old style drum hydrograph used for recording levels in the Zamzam Well).

6. Kandungan mineral

Tidak seperti air mineral yang umum dijumpai, air Zamzam in memang unik mengandung elemen-elemen alamiah sebesar 2000 mg perliter. Biasanya air mineral alamiah (hard carbonated water) tidak akan lebih dari 260 mg per liter. Elemen-elemen kimiawi yang terkandng dalam air Zamzam dapat dikelompokkan menjadi
Yang pertama, positive ions seperti misal sodium (250 mg per litre), calcium (200 mg per litre), potassium (20 mg per litre), dan magnesium (50 mg per litre).
Kedua, negative ions misalnya sulphur (372 mg per litre), bicarbonates (366 mg per litre), nitrat (273 mg per litre), phosphat (0.25 mg per litre) and ammonia (6 mg per litre).

7. Molekul air zam zam

Kandungan-kandungan elemen-elemen kimiawi inilah yang menjadikan rasa dari air Zamzam sangat khas dan dipercaya dapat memberikan khasiat khusus. Air yang sudah siap saji yang bertebaran disekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Madinah merupakan air yang sudah diproses sehingga sangat aman dan segar diminum, ada yang sudah didinginkan dan ada yang sejuk (hangat). Namun konon prosesnya higienisasi ini tidak menggunakan proses kimiawi untuk menghindari perubahan rasa dan kandungan air ini.

Air Zamzam yang merupakan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala , mempunyai keistimewaan dan keberkatan dengan izin Allah Subhanahu wa Ta’ala , yang bisa menyembuhkan penyakit, menghilangkan dahaga serta mengenyangkan perut yang lapar. Keistimewaan dan keberkatan itu disebutkan pada hadits Nabi , ” Dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah s.a.w bersabda: “sebaik-baik air di muka bumi ialah air Zamzam. Air Zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit “.

Namun sayangnya, banyak umat Islam di indonesia dan Negara2 lain yang tidak bersungguh-sungguh dalam menjaga ketauhidannya, sehingga mereka mencari keberkahan air zam-zam dengan cara yang salah. Ketika melihat sumur zam-zam, banyak di antara mereka dulu yang melemparkan barang-barang pribadi ke dalam sumur itu dan pada akhirnya sumur itu kotor.
Akhirnya … Lihat Selengkapnyapemerintah Saudi, melakukan proses pembersihan sumur zam-zam dengan menggunakan pompa besar serba modern. Banyak ditemukan barang-barang seperti sorban, peci, arloji, bahkan kalung emas, dan lain-lain di dalam sumur tersebut.

maka dari itu sudah seharusnya kita sebagai umat islam untuk menjaga Sumur zam-zam ini , dan untuk para jama’ah Haji tolong jangan membuang sampah sebarangan di wilayah sekitar pengambilang air Zam-zam ..

semoga bermanfaat ..


ANGKA, AL-QUR’AN DAN ALAM SEMESTA

WAJAH hasil gabungan 8 WAJAH lelaki dan wanita. Bagaimanakah manusia menilai WAJAH yang cantik?

CP : http://www.Megasutra.com

ANGKA, AL-QUR’AN DAN ALAM SEMESTA

Pernah saya bertanya kepada ustaz mentor saya mengenai berapakah bilangan huruf Surah Al-Fatihah. Kira-kira sebulan setelah itu, beliau membawa 7 kitab untuk menjawabnya. Kitab pertama dibukanya, penerangan bahawa (menurut kitab muktabar Tuhfah) bilangan huruf Al-Fatihah ialah 141 ‘secara kebetulan’ berada di Muka 141 kitab tersebut.

Sudah banyak kali fenomena seperti itu saya alami. Mungkin anda juga telah mengalaminya. Saya menyedarinya kerana saya telah mengkaji Al-Qur’an (khususnya Al-Fatihah) sejak tahun 1993. Anda bolehlah membaca kisah-kisah ini dalam siri-siri yang awal jika anda berminat.

Saya telah membuat satu kesimpulan peribadi hasil mengalami sendiri fenomena-fenomena ‘selaras’ tersebut: Al-Qur’an mengandungi rahsia semua kejadian seluruh alam semesta. Anda boleh menyedari (hakikat) ini secara permukaan (on the surface) mahupun secara mendalam (in depth), bergantung kepada sejauh mana anda telah berusaha untuk tergolong sebagai Ulil Albab (orang-orang yang sentiasa ingat kepada Allah SWT, yang hidup fikirannya, atau orang yang mengkaji lantas diberiNya nampak dan diberiNya faham). Perhatikan maksud ayat ini:

“Dan bagi Allah jualah kuasa pemerintah langit dan bumi dan Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. Sesungguhnya pada kejadian langit dan bumi dan pada pertukaran malam dan siang, ada tanda-tanda (kekuasaan, kebijaksanaan dan keluasan rahmat Allah) bagi orang-orang yang berakal (Ulil Albab), (Iaitu) orang-orang yang menyebut dan mengingati Allah semasa mereka berdiri dan duduk dan semasa mereka berbaring mengiring dan mereka pula memikirkan tentang kejadian langit dan bumi (sambil berkata): Wahai Tuhan kami! Tidaklah Engkau menjadikan benda-benda ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari azab Neraka.” (Surah Ali ‘Imran 3:189-191)

Saya tidak anggap bahawa saya sudah mencapai tahap itu (Ulil Albab). Seperti sebahagian anda juga, saya sedang berusaha untuk mencapai tahap itu. Mudah-mudahan Allah SWT permudahkan jalanNya untuk kita. Sila baca seterusnya:

ANGKA 1.618 dianggap oleh pakar-pakar matematik sebagai FORMULA NISBAH susunan fizikal semua makhluk di alam semesta. Mereka anggap NISBAH 1.618 adalah BUKTI kewujudan Pencipta alam ini (Allah SWT).

ANGKA 1.618 MENAKJUBKAN PARA PENGKAJI

Perhatikan sekeliling anda dan pada tubuh anda sendiri. Lihat pada jari-jari tangan. Ahli-ahli matematik telah mengkaji dan mendapati bahawa ruas-ruas tulang jari itu mempunyai NISBAH 1.618 dari segi panjang pendek antara satu dengan yang lain. Begitu juga peha, betis, bahagian atas tubuh, bahagian bawah tubuh, jarak-jarak di bahagian muka dan kepala dan sebagainya. Semua itu mempunyai NISBAH 1.618. Kita tidak perasan mengenai hal itu kerana kita tidak mengkajinya dan tidak pula mengukurnya.

Dari sudut sejarah, para pemikir dari golongan ahli matematik mahupun ahli agama (theologian) telah merenung perkaitan misteri antara angka-angka dan sifat alami (nature) alam nyata (reality). Dalam buku The Golden Ratio: The Story of Phi, the World’s Most Astonishng Number, Mario Livio (seorang pakar astrofizik) mencatat mengenai angka yang jadi JANTUNG misteri itu, iaitu phi atau 1.6180339887. Kaitan matematik misteri ini, yang dikenali secara meluas sebagai “The Golden Ratio” telah ditemui oleh Euclid lebih dari 2,000 tahun lampau. Selepas itu phi ini ditemui di berbagai tempat dan sudut di alam ini, dari cengkerang siput, membawa ke kelopak bunga, hinggalah ke bentuk galaksi.

Apa yang manusia istilahkan sebagai CANTIK dan BENTUK YANG SEMPURNA didapati mempunyai NISBAH 1.618 di sebaliknya. Ia telah juga dikaji oleh ahli-ahli psikologi, iaitu dari segi sejauh manakah NISBAH 1.618 itu secara estetiknya menarik, atau ‘menyejukkan mata yang memandang’.

Para pengkaji percaya bahawa NISBAH 1.618 telah digunakan oleh Leonardo da Vinci bila melukis Mona Lisa, oleh Salvador Dali bila melukis The Sacrament of the Last Supper. Para penyair dan pencipta lagu juga telah menggunakannya dalam penghasilan karya mereka. Mereka juga percaya bahawa Piramid dan Parthenon telah dibina menggunakan NISBAH 1.618.

Maka apa yang disebut sebagai “The Golden Ratio1.618 ini telah memaparkan bukti-bukti menakjubkan dalam bidang seni, senibina, botani, biologi, fizik dan tentunya matematik. Johannes Kepler seorang pakar astronomi menganggap NISBAH 1.618 sebagai khazanah terbesar dalam geometri. Leonardo Fibonacci seorang pakar matematik juga telah mengkaji NISBAH 1.618, begitu juga Goethe, Cezanne, Bartok, dan Roger Penrose seorang pakar fizik. Mario Livio (yang dicatat di atas tadi) menyatakan bahawa NISBAH 1.618 ini membuktikan bahawa penyusunan yang sempurna, kecantikan dan misteri tanpa penghujung (maksudnya NISBAH 1.618) akan sentiasa wujud bersama. (Rujukan: en.wikipedia.org, http://www.citeulike.org dan lain-lain.)

IMEJ 1
Dan ketika Yusuf sampai ke peringkat umurnya yang sempurna kekuatannya, Kami beri kepadanya kebijaksanaan serta ilmu pengetahuan; dan demikianlah kami membalas orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya. (Surah Yusuf 12:22)

WAJAH YANG CANTIK DAN TAMPAN

Antara perkembangan terbaru NISBAH 1.618 ialah pendapat Dr. Stephen Marquardt, seorang pakar bedah plastik. Beliau menyatakan (saya tulis dalam bahasa saya sendiri) bahawa WAJAH yang cantik itu mempunyai NISBAH 1.618 di sekitar WAJAH tersebut. Beliau juga telah membangunkan TOPENG (mask) yang menjadi kayu pengukur NISBAH 1.618 pada WAJAH yang mahu dikaji.

Walaupun begitu, sebahagian sarjana lain mempertikaikan pendapat Dr. Marquardt kerana beberapa sebab. Sila baca petikan berikut:

Dr. Stephen Marquardt claims that the golden ratio can be applied to the human face. He has created a mask that one can place over the human face. Apparently, the closer one fit’s the mask, the more beautiful ones face is. Once you apply the mask to your face, Dr. Marquardt believes that one can change ones face either with make-up or cosmetic surgery to become more beautiful… Dr. Marquardt misuses the math, and for what? Plastic surgery. Phi cannot tell you how beautiful you are or if you have the correct proportions because there is no such thing. It is closely related to nature, so we may in the future find evidence of Phi in the human body, but at time there is not sufficient evidence to confirm that there is a relation. (serendip.brynmawr.edu)

Dalam artikel ini saya tidak menyebelah mana-mana pihak. Yang JELAS pada kita ialah hakikat bahawa NISBAH 1.618 atau “The Golden Ratio” ini menjadi semakin popular di kalangan para pengkaji di zaman kita ini. Kerana itu, saya sebagai pengkaji FENOMENA BERULANG dan SERUPA-SERUPA dalam Al-Qur’an telah memperhatikan NISBAH 1.618 ini dalam konteks Al-Qur’an.

Hasil soalselidik yang dilakukan oleh Barat, WAJAH ini dianggap oleh kaum lelaki dimiliki oleh wanita yang punya ciri kewanitaan dan subur. Mungkin ada sarjana yang akan mengkaji kaitannya dengan NISBAH 1.618. Wallahua’lam.

KRONOLOGI 1618 SURAH YUSUF 12:22

Saya telah melakukan agak banyak kajian Al-Qur’an berkaitan NISBAH 1.618 ini. Ianya terlalu banyak jika mahu saya muatkan dalam satu artikel. Jadi pada kali ini saya akan dedahkan mengenai KRONOLOGI 1618 dalam Al-Qur’an. KRONOLOGI 1618 adalah bilangan yang SERUPA dengan Angka NISBAH 1.618 dalam konteks 4 digit (maknanya 1.6180339887 x 1000).

Lihat IMEJ 1. Ianya jatuh pada Surah Yusuf 12:22. Maksud Ayat itu ialah: “Dan ketika Yusuf sampai ke peringkat umurnya yang sempurna kekuatannya, Kami beri kepadanya kebijaksanaan serta ilmu pengetahuan; dan demikianlah kami membalas orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.” (Surah Yusuf 12:22)

Kita perhatikan dahulu mengenai Nabi Yusuf AS:

NABI YUSUF PUNYA WAJAH CANTIK

Ini satu FENOMENA yang menarik. Tahukah anda siapa Nabi Yusuf? WAJAH Nabi Yusuf AS adalah amat cantik sehinggakan Zulaikha (isteri Al-Aziz) jatuh hati padanya dan ingin menggodanya. Ada catatan-catatan yang menyebut bahawa Nabi Yusuf AS adalah manusia yang paling cantik di antara semua manusia ciptaan Allah SWT. Ada juga yang menyatakan bahawa 100% kecantikan manusia dikurniakanNya kepada Nabi Yusuf AS, sementara 50% dari kecantikan itu dikurniakanNya kepada manusia lain.

Untuk memahami kisah kecantikan Nabi Yusuf AS, berikut saya salinkan mafhum firman Allah SAW mengenainya, bermula dari KRONOLOGI 1618:

KRONOLOGI 1618 Yusuf 12:22: Dan ketika Yusuf sampai ke peringkat umurnya yang sempurna kekuatannya, Kami beri kepadanya kebijaksanaan serta ilmu pengetahuan; dan demikianlah kami membalas orang-orang yang berusaha memperbaiki amalannya.

KRONOLOGI 1619 Yusuf 12:23. Dan perempuan yang Yusuf tinggal di rumahnya, bersungguh-sungguh memujuk Yusuf berkehendakkan dirinya, dan perempuan itupun menutup pintu-pintu serta berkata: ‘Marilah ke mari, aku bersedia untukmu’. Yusuf menjawab: ‘Aku berlindung kepada Allah (dari perbuatan yang keji itu), sesungguhnya Tuhanku telah memeliharaku dengan sebaik-baiknya, sesungguhnya orang-orang yang zalim tidak akan berjaya’.

Ini adalah WAJAH yang didakwa sebagai hasil gabungan 1400 potret WAJAH penduduk Sydney. Adakah GABUNGAN bentuk WAJAH semakin ramai lelaki dan wanita sejak zaman Adam AS akan mendekati (mirip) WAJAH Nabi Adam AS? Wallahua’lam.

KRONOLOGI 1620 Yusuf 12:24. Dan sebenarnya perempuan itu telah berkeinginan sangat kepadanya, dan Yusuf pula (mungkin timbul) keinginannya kepada perempuan itu kalaulah ia tidak menyedari kenyataan Tuhannya (tentang kejinya perbuatan zina itu). Demikianlah (takdir Kami) untuk menjauhkan dari Yusuf perkara-perkara yang tidak baik dan perbuatan-perbuatan yang keji, kerana sesungguhnya ia dari hamba-hamba Kami yang dibersihkan dari segala dosa.

KRONOLOGI 1621 Yusuf 12:25. Dan mereka berdua pun berkejaran ke pintu, serta perempuan itu mengoyakkan baju Yusuf dari belakang, lalu terserempaklah keduanya dengan suami perempuan itu di muka pintu. Tiba-tiba perempuan itu berkata (kepada suaminya): Tidaklah ada balasan bagi orang yang mahu membuat jahat terhadap isterimu melainkan dipenjarakan dia atau dikenakan azab yang menyiksanya’.

KRONOLOGI 1622 Yusuf 12:26. Yusuf pula berkata: ‘Dialah yang memujukku berkehendakkan dirinya’. (Suaminya tercengang mendengarnya) dan seorang dari keluarga perempuan itu (yang ada bersama-sama) tampil memberi pendapatnya dengan berkata:’ ‘Jika baju Yusuf koyak dari depan maka benarlah tuduhan perempuan itu, dan menjadilah Yusuf dari orang-orang yang dusta.

KRONOLOGI 1623 Yusuf 12:27. Dan jika bajunya koyak dari belakang, maka dustalah perempuan itu, dan Yusuf adalah dari orang-orang yang benar’.

KRONOLOGI 1624 Yusuf 12:28. Setelah suaminya melihat baju Yusuf koyak dari belakang, berkatalah ia: ‘Sesungguhnya ini adalah dari tipu daya kamu orang-orang perempuan, sesungguhnya tipu daya kamu amatlah besar pengaruhnya.

KRONOLOGI 1625 Yusuf 12:29. Wahai Yusuf, lupakanlah hal ini. Dan engkau (Wahai Zulaikha), mintalah ampun bagi dosamu, sesungguhnya engkau adalah dari orang-orang yang bersalah!’

KRONOLOGI 1626 Yusuf 12:30. Dan (sesudah itu) perempuan-perempuan di bandar Mesir (mencaci hal Zulaikha dengan) berkata: Isteri Al-Aziz itu memujuk hambanya (Yusuf) berkehendakkan dirinya, sesungguhnya cintanya (kepada Yusuf) itu sudahlah meresap ke dalam lipatan hatinya, sesungguhnya kami memandangnya berada dalam kesesatan yang nyata.’

WAJAH hasil gabungan (morphing) 7 WAJAH wanita menggunakan perisian khas. Adakah 1.6 bilion manusia hari ini punya SATU WAJAH yang CANTIK sebagai ‘TRADEMARK’ kepada makhluk yang bernama manusia?

KRONOLOGI 1627 Yusuf 12:31. Maka apabila ia (Zulaikha) mendengar cacian mereka, dia pun menjemput mereka dan menyediakan satu jamuan untuk mereka, serta memberikan kepada tiap-tiap seorang di antara mereka sebilah pisau. Dan pada ketika itu berkatalah ia (kepada Yusuf): ‘Keluarlah di hadapan mereka’. Maka ketika mereka melihatnya, mereka tercengang melihat kecantikan parasnya, dan mereka dengan tidak sedar melukakan tangan mereka sambil berkata: ‘Jauhnya Allah dari kekurangan! Ini bukanlah seorang manusia, ini tidak lain melainkan malaikat yang mulia!’

KRONOLOGI 1628 Yusuf 12:32. (Zulaikha) berkata: ‘Inilah orangnya yang kamu tempelak aku mengenainya! Sebenarnya aku telah memujuknya berkehendakkan dirinya tetapi ia menolak dan berpegang teguh kepada kesuciannya, dan demi sesungguhnya kalau ia tidak mahu melakukan apa yang aku suruh tentulah ia akan dipenjarakan, dan akan menjadi dari orang-orang yang hina.’

KRONOLOGI 1629 Yusuf 12:33. Yusuf (merayu kehadrat Allah Taala dengan) berkata: ‘Wahai Tuhanku! Aku lebih suka kepada penjara dari apa yang perempuan-perempuan itu ajak aku kepadanya. Dan jika Engkau tidak menjauhkan daripadaku tipu daya mereka, mungkin aku akan cenderung kepada mereka, dan aku menjadi dari orang-orang yang tidak mengamalkan ilmunya’.

KRONOLOGI 1630 Yusuf 12:34. Maka Tuhannya memperkenankan doanya, lalu dijauhkan daripadanya tipu daya mereka, sesungguhnya Allah jualah yang Maha Mendengar, lagi Maha Mengetahui.

KRONOLOGI 1631 Yusuf 12:35. Kemudian timbullah fikiran bagi suami perempuan itu, serta orang-orangnya hendak memenjarakan Yusuf sesudah mereka nampak tanda-tanda (yang menghendaki supaya Yusuf dijauhkan) hingga ke suatu masa.

Nabi Adam AS juga dikatakan punya WAJAH yang cantik, begitu juga Hawa isterinya. Siti Sarah, isteri Nabi Ibrahim AS juga dikatakan punya WAJAH yang cantik. Dari Ibrahim AS dan Siti Sarah lahir Nabi Ishaq, kemudian anaknya ialah Nabi Yaakub, dan anak Nabi Yaakub ialah Nabi Yusuf AS, Bunyamin dan 10 lagi yang mana keturunan inilah yang digelar Bani Israel. Anak-anak Nabi Yaakub diberitakan punya WAJAH yang cantik-cantik.

Apakah antara HIKMAH yang kita pelajari dari isu WAJAH yang cantik ini? Pada hemat saya, HIKMAH terbesar ialah bahawa kecantikan itu merupakan antara ujian dari Allah SWT. Ramai orang, sama ada lelaki mahupun wanita yang punya WAJAH dan tubuh cantik telah hanyut dan gagal ujian ini, lantas mendedahkan aurat (kerana megah pada kecantikan itu) dan ada pula yang mana kecantikan itu membawanya kepada berzina (na’uzubillah). Jika anda perhatikan dalam dunia selebriti, bintang-bintang filem Hollywood yang tampan dan cantik itu kebanyakannya adalah Yahudi, dan dari keturunan Nabi Yaakub AS (maksudnya dari adik-beradik Nabi Yusuf AS). Kalau kita kaji kehidupan para selebriti, model dan bintang filem ini, fahamlah kita mengapa Nabi Yusuf AS berdoa:

KRONOLOGI 1629 Yusuf 12:33. Yusuf (merayu kehadrat Allah Taala dengan) berkata: ‘Wahai Tuhanku! Aku lebih suka kepada penjara dari apa yang perempuan-perempuan itu ajak aku kepadanya. Dan jika Engkau tidak menjauhkan daripadaku tipu daya mereka, mungkin aku akan cenderung kepada mereka, dan aku menjadi dari orang-orang yang tidak mengamalkan ilmunya’.

JADUAL 1

BUKTI MATEMATIK KRONOLOGI 1618

Jika anda agak sangsi pada KAEDAH saya memilih KRONOLOGI 1618 dan mengaitkannya dengan NISBAH 1.618, itu tidak mengapa. Anda boleh saja memandang dua perkara ini secara berasingan atau terpisah. Sila baca pendedahan kajian dengan teliti dan cuba fahami yang tersirat. Kemudian fikirkanlah sendiri perkaitannya. Semoga Allah SWT memberi faham kepada kita semua.

JADUAL 2

Rujuk JADUAL 1. Saya sediakan Jadual semua Huruf dan Nilai Mufrad bagi KRONOLOGI 1618. Rujuk JADUAL 2. Saya campurkan semua Nilai Mufrad bagi KRONOLOGI 1618. Dapat Jawapan 711. Ada 42 Huruf kesemuanya. Posisi Implisit 711 dalam 42 Tapak ialah Posisi 39, dan ia adalah Posisi 4 dari Hujung. Posisi 39:4.

Rujuk JADUAL 3. Olehkerana ini adalah pemerhatian KRONOLOGI 1618 yang SERUPA dengan NISBAH 1.618 dalam konteks 1.618 x 1000, saya telah mengira Golden Ratio untuk Jawapan 711 itu. Caranya mudah, iaitu membahagikan 711 dengan 1.618. Jawapannya 439.431.. Maka saya dapatkan angka terhampir dalam konteks 3 digit (kerana 711 itu 3 digit saja), maka Jawapannya ialah 439. Bandingkan dengan 39:4.

Rujuk kembali JADUAL 1. Saya cari di POSISI manakah letaknya Jumlah Nilai Mufrad yang PALING HAMPIR dengan Jawapan 439. Ianya ialah POSISI 27. Dari Pangkal hingga Posisi 27 ini, Jumlah Nilai Mufrad BERULANG SETARA 444. Bukan itu saja, Nilai Mufrad Posisi 27 juga BERULANG SETARA 22. Saya paparkan Jawapan itu di JADUAL 3.

GOLDEN RATIO YANG SERUPA JENIS ANGKA

Anda pun tahu bahawa ISU ASAS ialah NISBAH 1.618, dan saya gunakan KRONOLOGI 1618 untuk memperhatikannya. Sila rujuk JADUAL 2. Perhatikan pada GOLDEN RATIO bagi 711. Ia adalah TEPAT 439. Mengapa saya katakan TEPAT? Sila perhatikan Posisi Implisit 711 dalam 42 Tapak, Jawapannya “39 atau 4″. Anda boleh catat juga sebagai “4 atau 39″ (dari Hujung). Rujuk JADUAL 1 untuk memperhatikan semula Posisi yang saya maksudkan. Lihat JADUAL 2. Saya hampirkan Jawapan-Jawapan tersebut agar kita boleh nampak dengan lebih jelas. Inilah MUKJIZAT Al-Qur’an, khususnya KRONOLOGI 1618. SubhanAllah.

JADUAL 3

Pada skeptik mungkin akan mempertikaikan juga KAEDAH yang saya gunakan di atas tadi untuk memperhatikan. Maka saya jelaskan: Pertama sekali, kita perlulah faham bahawa NISBAH 1.618 itu digelar ‘irrational number’. Ini kerana selepas angka 1. itu ada entah berapa banyak (mungkin tiada penghujungnya, kerana belum ada pakar matematik yang telah jumpa penghujungnya). Ia berterusan memaparkan angka-angka yang SENTIASA berbeza TERTIBnya (sequence) dan belum ada lagi pakar-pakar matematik yang telah menemui di manakah tertib itu mula BERULANG kembali.

Maka apa yang sedang kita lihat adalah ANGGARAN (estimate) yang diringkaskan (truncated), menjadi 1.618 saja. Dan, saya gunakan KAEDAH yang SERUPA iaitu mencari ANGGARAN yang TERHAMPIR. Saya harap penerangan saya ini munasabah (justified) dan difahami.

PERHATIKAN KEHEBATAN KRONOLOGI 1618

Kita sedang membicarakan mengenai “The Golden Ratio” iaitu NISBAH 1.618 yang dianggap ANGKA yang menakjubkan. Pakar-pakar dalam banyak bidang telah menemukan NISBAH 1.618 dalam fizik atau jisim makhluk-makhluk ciptaan Allah SWT, dan mereka berpendapat bahawa apa yang diistilahkan sebagai CANTIK pada pandangan mata itu mempunyai NISBAH 1.618 padanya. Sebagai contoh, ruas jari-jemari kita yang panjang pendek itu tersusun atas NISBAH 1.618 atau YANG HAMPIR kepada angka itu. (Ada sarjana yang mempertikaikan mengenai KAEDAH mengukur ruas jari-jemari itu, maksudnya mahu ambil dari mana ke mana, sebab itu saya tulis “YANG HAMPIR kepada angka itu”).

Bila diperhatikan Jawapan-Jawapan yang kita perolehi hasil mengira KRONOLOGI 1618, kita nampak bahawa NISBAH 1.618 di dalamnya (maksudnya 711 bahagi 1.618) menghasilkan FENOMENA HEBAT. Bukan setakat 439 itu SERUPA-SERUPA dengan 4:39 malah Jawapan kepada Implisit NISBAH 1,618 pula BERULANG SETARA 444 dan 22. Pada hemat saya anda boleh nilaikan sendiri sama ada apa yang saya catat ini punya “substance” atau tidak.

JADUAL 4

SAYA BELUM HABIS LAGI

Sekarang perhatikan JADUAL 4. Anda pun sudah tahu bahawa KRONOLOGI 1618 dalam Al-Qur’an adalah Surah Yusuf 12:22. Betul atau tidak?

Rujuk JADUAL 1 kembali. Perhatikan HURUF yang berada di POSISI IMPLISIT 711 dalam 42 Tapak, iaitu Posisi 39. Apakah Nilai Mufradnya? Jawapannya TEPAT 12 iaitu Angka yang SERUPA dengan kedudukan SURAH Yusuf 12.

Masih di JADUAL 1. Perhatikan HURUF yang berada di POSISI IMPLISIT NISBAH 1.618 iaitu 439 dalam 42 Tapak. Ia adalah Posisi 27. Nilai Mufradnya TEPAT 22 iaitu Angka yang SERUPA dengan kedudukan AYAT Surah Yusuf 12:22.

Bagaimanakah ia boleh SERUPA? Sila rujuk dalil Surah Az-Zumar 39:23 dan renungkan. Renungkan juga maksud Ayat berikut:

Patutkah mereka (bersikap demikian), tidak mahu memikirkan isi Al-Qur’an? Kalaulah Al-Qur’an itu (datangnya) bukan dari sisi Allah, nescaya mereka akan dapati perselisihan yang banyak di dalamnya. (Surah An-Nisa’ 4:82)

Masih tidak puas hati? Sekarang sila rujuk JADUAL 1 kembali. Sila campurkan Nilai Mufrad dari POSISI 12 hingga POSISI 22. Berapa Jawapannya? Jawapannya BERULANG 181. Saya paparkan Jawapan itu di JADUAL 4 agar kita nampak dengan JELAS bahawa ini bukanlah satu kebetulan.

JADUAL 5

BILAKAH MAHU HABIS?

Bukan semua orang yang berminat membaca Hasil Kajian seperti ini, apatah lagi bila yang mengkaji ini (sayalah itu) bukan pakar matematik, bukan juga pakar ilmu hadis, dan bukan ulama. Saya hanya orang biasa yang punya banyak kekurangan. Tapi saya ada semangat (kurniaanNya) yang kuat. Saya mahu dedahkan juga apa yang saya telah temui ini untuk pengetahuan saudara-saudara seagama dengan saya (dan juga yang beragama lain), agar kita semua TAHU dan YAKIN bahawa Al-Qur’an adalah dari sisi Allah SWT.

Maka jika musuh-musuh Islam menggunakan hujah apa pun untuk menafikan kerasulan Muhammad SAW dan menafikan kebenaran Al-Qur’an, ia tidak akan menggugat keimanan kita (insyaAllah) kerana kita telah HITUNG Al-Qur’an secara terperinci dan mendapati bahawa SETIAP AYAT dalam Al-Qur’an itu adalah MUKJIZAT. (Saya belum sempat hitung seluruh Al-Qur’an, tapi izinkan saya catat hakikat itu lebih awal, maafkan saya kerana “terlalu gopoh”).

Perhatikan JADUAL 5. Untuk faham, rujuk JADUAL 1. Cuba campurkan POSISI dari 1 hingga 42. Jawapannya 903. Campurkan pula NILAI MUFRAD dari Posisi 1 hingga 42. Jawapannya (sudah tahu) 711. Jawapannya 1614. Para skeptik ketawa kerana fikir saya buat lawak. Mereka bertanya: “Mengapa tidak 1618?“. Saya jawab: “Tidak puas hati? 1614 bila dikembalikan ke 1 digit, (1.614) itu HAMPIR dengan 1.618. Bezanya hanya 0.004“. Mereka kata: “Don’t blunder..”

Saya jawab: “OK. Berapa BEZA antara 1618 dan 1614? Bezanya 4. Rujuk JADUAL 1. POSISI 4 adalah juga POSISI 39. Maka BEZA 4 menunjukkan kepada FENOMENA 439 dan 4:39 kembali. Bukankah 4 itu ‘TRADEMARK’ kepada KRONOLOGI 1618?“.

Maka untuk puaskan SELERA mereka, saya paparkan pula PERINCIAN kepada apa yang saya telah “katakan”. Rujuk JADUAL 5. Saya ekstrak POSISI 39:4 berserta Hurufnya sekali. Saya campurkan POSISI dan NILAI MUFRAD (MUFPOS) yang ada iaitu 39+12+4 = BERULANG SETARA 55.

Kemudian saya ekstrak pula POSISI 4:39 (atau 39:4 dari Hujung). MUFPOS ialah 4+1+39 = BERULANG SETARA 44.

Akhir sekali, saya campurkan MUFPOS 39:4 dan 4:39 itu, Jawapannya 55+44 = BERULANG SETARA 99. Kadangkala saya fikir perlu juga saya terangkan satu persatu, agar JELAS kepada mereka, walaupun ini hanyalah satu perkiraan matematik yang mudah.

KESIMPULAN

Begitulah HEBATNYA MUKJIZAT Al-Qur’an dalam menerangkan “The Golden Ratio” atau NISBAH 1.618. Jika anda perhatikan, dalam pendedahan ini saya telah gunakan 1618 (1.618 x 1000) untuk merujuk KRONOLOGI secara langsung. Kemudian saya gunakan NISBAH 1.618 kembali untuk memperhatikan keistimewaan KRONOLOGI 1618. Sebab itulah saya sudah catat, bahawa jika pada awal perkiraan ini anda mahu lihat ia secara berasingan atau terpisah (maksudnya KRONOLOGI 1618 tidak berkait dengan NISBAH 1.618) pun tidak mengapa, kerana akhirnya anda akan nampak ianya berkait. Dari sudut mana pun kita memperhatikannya, Al-Qur’an TETAP menyerlahkan MUKJIZAT yang ada padanya. Subhanallah.

Ini juga BUKTI bahawa “The Golden Ratio” ada dalam Al-Qur’an. Ia BERITA GEMBIRA buat umat Islam. Ini BUKTI bahawa Allah SWT Yang Maha Penghitung telah mengitung segala sesuatu satu persatu. Dan ini BUKTI bahawa LAUTAN ANGKA dan FENOMENA ALAM (“The Golden Ratio”) akhirnya membuktikan KEBENARAN ISLAM dan KEBENARAN AL-QUR’AN, sebagaimana SEGALA disiplin ilmu yang lain juga.

Kita juga dapat lihat bahawa NISBAH 1.618 ada kaitan dengan kesempurnaan ciptaan Allah SWT. Dia Yang Maha Bijaksana telah meletakkan KRONOLOGI 1618 (yang punya rahsia NISBAH 1.618) ini TEPAT pada Kisah Nabi Yusuf AS “mencapai kesempurnaan (dari sudut fizikalnya dan juga kerohaniannya)”. Apa lagi yang hendak kita pertikaikan, kerana ini JELAS menunjukkan bahawa Allah SWT menyusun segala sesuatu dengan SEMPURNA.

Izinkan saya mencatat pendapat: Ayat KRONOLOGI 1.618 ini petunjuk bahawa Nabi Yusuf AS mempunyai atau mencapai tahap WAJAH dan FIZIK yang punya NISBAH 1.6180339887… yang TEPAT, dan lantaran itu dipandang AMAT CANTIK. Wallahua’lam. Pada sarjana yang mengkaji berbagai etnik bangsa (dari segi ketepatan NISBAH 1.618) mendapati bahawa ada sebanyak sedikit perbezaan (maksudnya tidak tepat 1.618, cuma hampir-hampir).

Allah SWT menjadikan manusia dalam bentuk dan WAJAH yang cantik. Manusia melalui proses pembesaran dan penuaan, dan cantik itu hanyalah tanggapan minda dari mata yang melihat. Dalam kehidupan di dunia yang sementara ini, lelaki (dianggap) mencapai kemuncak ketampanan dan kekuatan pada sekitar usia 30 tahun. Wanita pula (dianggap) setakat 25 tahun.

Dalam satu Hadis, Abu Said RA mengatakan bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Siapa yang mati dari kalangan orang-orang yang akan masuk syurga, baik muda atau tua, akan dikembalikan sebagai orang berusia 33 tahun, tidak lebih dari itu”.

Anas bin Malik RA mengatakan bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Kelak akan dibangkitkan ahli-ahli syurga sebagaimana bentuk Adam AS dalam usia Nabi Isa AS, 33 tahun. Licin mulus tidak berjanggut dan tidak bermisai. Matanya seperti bercelak. Mereka diberi pakaian yang tidak akan lapuk dan rosak”.

RENUNGAN

Untuk kesekian kalinya, marilah kita sama-sama merenungkan maksud Ayat-Ayat berikut, lantas sedar bahawa jika kita mahu MENGHITUNG nikmat Allah, nescaya kita tidak terdaya menghitungnya. Allah SWT telah MENYUSUN segala bentuk kejadian makhlukNya dengan sempurna:

Atau apakah (kamu tidak memperhatikan) orang yang melalui suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata: ‘Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur?’ Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya: ‘Berapa lama kamu tinggal di sini?’ Dia menjawab: ‘Saya telah tinggal di sini sehari atau setengah hari’. Allah berfirman: ‘Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya, lihatlah kepada makanan dan minumanmu yang belum lagi berubah, dan lihatlah kepada keldai kamu (yang telah menjadi tulang belulang), Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia, dan lihatlah kepada tulang belulang keldai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging’. Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) dia pun berkata: ‘Saya yakin bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu’. (Al-Baqarah 2:259)

Aku bersumpah dengan hari kiamat, Dan Aku bersumpah dengan ‘Nafsul Lawwaamah’ (bahawa kamu akan dibangkitkan sesudah mati)! Patutkah manusia (yang kafir) menyangka bahawa Kami tidak akan dapat mengumpulkan tulang-tulangnya (dan menghidupkannya semula)? Bukan sebagaimana yang disangka itu, bahkan Kami berkuasa menyusun (dengan sempurnanya segala tulang) jarinya, (tulang yang lebih halus dari yang lain). (Kebenaran itu bukan tidak ada buktinya), bahkan manusia (yang ingkar) sentiasa suka hendak meneruskan perbuatan kufur dan maksiat (di sepanjang hayatnya, sehingga dia tidak mengakui adanya hari kiamat). (Al-Qiyamah 075:1-5)

Tuhan yang telah mencipta dan mengatur kejadianmu, lalu menjadikan anggotamu sesuai (dengan tujuan yang kerananya anggota itu diadakan), serta menjadikan (binaan tubuh badanmu) sama padan dengan kekuatannya, Dalam bentuk dan rupa apa sahaja yang dikehendakiNya, Dia menyusun kejadianmu. (At-Infithar 082:7-8)

Dialah yang telah mengaturkan kejadian tujuh petala langit yang berlapis-lapis, engkau tidak dapat melihat pada ciptaan Allah Yang Maha Pemurah itu sebarang keadaan yang tidak seimbang dan tidak munasabah, (jika engkau ragu-ragu) maka ulangilah pandanganmu dapatkah engkau melihat sebarang kecacatan? Kemudian ulangilah pandanganmu berkali-kali, nescaya pandanganmu itu akan berbalik kepadamu dengan hampa (daripada melihat sebarang kecacatan), sedang dia pula berkeadaan lemah lesu (kerana habis tenaga dengan sia-sia). (Al-Mulk 67:34)

SUBHANALLAH.



SUKU YAHUDI yang HILANG – JEPANG

Suku yang Hilang – Jepang

Israel Datang ke Jepang
Oleh: Arimasa Kubo

Upacara tradisional di Jepang bisa jadi merupakan jejak bahwa Yahudi dan 10 Suku Hilang Israel datang ke Jepang kuno.

jepang-1

jepang-2

Festival di Jepang yang Mengilustrasikan Kisah Ishaq
Di prefektur Nagano, Jepang, terdapat sebuah kuil besar Shinto bernama “Suwa-Taisha” (Shinto adalah agama tradisional khas Jepang). Setiap tanggal 15 April, di Suwa-Taisha diadakan festival tradisional bernama “Ontohsai”. Festival ini mengilustrasikan kisah Ishaq dalam bab 22 Genesis, Bibel, yaitu, kisah mengenai Ibrahim yang hendak mengorbankan putranya sendiri, Ishaq. Festival “Ontohsai” diselenggarakan sejak zaman dahulu kala dan dianggap sebagai festival terpenting di “Suwa-Taisha”.

jepang-3

Di sebelah kuil “Suwa-Taisha”, ada sebuah gunung bernama Gunung Moriya (dalam bahasa Jepang disebut “Moriya-san”). Penduduk di area Suwa memanggil dewa Gunung Moriya dengan sebutan “Moriya no kami”, yang berarti “dewa Moriya”. Pada festival tersebut, seorang anak laki-laki diikatkan dengan tali pada sebuah pilar kayu, lalu ditempatkan di atas tikar bambu. Seorang pendeta Shinto menghampiri sang anak sambil menyiapkan sebilah pisau, namun kemudian seorang pembawa pesan/messenger (pendeta lainnya) datang, dan anak laki-laki tersebut dibebaskan. Ini mengingatkan kita pada kisah ketika Ishaq dibebaskan setelah malaikat datang pada Ibrahim.

jepang-4

Pada festival ini, pengorbanan binatang juga dilakukan. Sebanyak 75 ekor rusa dikorbankan, tapi di antara jumlah tersebut diyakini bahwa ada seekor rusa yang kupingnya cacat. Rusa ini dipercaya telah dipersiapkan oleh tuhan. Hal ini mungkin ada kaitannya dengan biri-biri jantan yang dipersiapkan tuhan dan kemudian dikorbankan setelah Ishaq bebas. Namun di zaman dahulu, penduduk berpikir bahwa kebiasaan pengorbanan rusa ini adalah hal yang aneh, sebab pengorbanan binatang bukanlah sebuah tradisi Shinto.

jepang-5

Penduduk menyebut festival ini sebagai “festival untuk dewa Misakuchi”. “Misakuchi” mungkin berasal dari “mi-isaku-chi”. “Mi” berarti “besar”, “isaku” mungkin saja “Ishaq” (dalam bahasa Hebrew adalah “Yitzhak”), dan “chi” adalah sesuatu (semacam partikel-pen) yang dipakai untuk akhir suatu kata. Tampaknya penduduk Suwa menjadikan Ishaq sebagai dewa, mungkin karena pengaruh dari para penyembah berhala.

Kini upacara pengorbanan anak laki-laki dan pembebasannya tersebut tak lagi dipraktekkan, tapi kita masih bisa melihat pilar kayu yang disebut “oniye-basira” yang berarti “pilar pengorbanan” (sacrifice-pillar).

jepang-6

Kini penduduk menggunakan binatang tiruan (stuffed animal/binatang sumpalan) sebagai pengganti bintang asli dalam melaksanakan pengorbanan. Bagi rakyat di zaman Meiji (sekitar 100 tahun lalu), mengikat seorang anak laki-laki yang diikuti dengan pengorbanan binatang dianggap sebagai perbuatan biadab, dan kebiasaan tersebut dihentikan. Tapi festival itu sendiri hingga hari itu masih berlangsung.

Upacara pengorbanan anak laki-laki tersebut dipertahankan hingga permulaan zaman Meiji. Masumi Sugae, seorang terpelajar Jepang dan pencatat perjalanan yang hidup di zaman Edo (sekitar 200 tahun lalu), menuliskan catatan perjalanannya dan mencatat apa yang ia lihat di Suwa. Catatan ini memperlihatkan keterangan detail mengenai “Ontohsai”. Catatan ini mengatakan bahwa upacara pengorbanan anak laki-laki dan pembebasannya tersebut, serta pengorbanan binatang, masih berlangsung pada zaman Sugae. Catatan Sugae ini tersimpan di museum dekat Suwa-Taisha.

Festival “Ontohsai” dipertahankan oleh keluarga Moriya sejak zaman dahulu kala. Keluarga Moriya berpikir bahwa “Moriya-no-kami” (dewa Moriya) adalah dewa leluhur mereka. Dan mereka berpikir bahwa “Gunung Moriya” adalah tempat suci mereka. Nama “Moriya” mungkin berasal dari “Moriah” (dalam bahasa Hebrew adalah “Moriyyah”) dalam Genesis 22:2.
Keluarga Moriya menyelenggarakan festival tersebut selama 78 generasi. Festival Ontohsai pasti telah ada sejak zaman dahulu.

Saya tidak mengetahui negara lain, selain Jepang, yang memiliki sebuah festival yang mengilustrasikan kisah Ishaq. Saya yakin tradisi ini menjadi bukti kuat bahwa Israel pernah datang ke Jepang di zaman dahulu.

Hiasan pada bagian atas Imperial House of Japan sama dengan yang ditemukan pada Gerbang Yerusalem
Hiasan yang terdapat pada bagian atas Imperial House of Japan adalah berupa lambang bundar (round mark) berbentuk bunga dengan 16 daun bunga (foto kanan). Bentuknya di masa kini terlihat seperti bunga serunai/chrysanthemum (mum), tapi para ilmuwan mengatakan bahwa di zaman kuno, bentuk tersebut lebih terlihat seperti bunga matahari. Ini benar-benar bentuk yang sama dengan lambang pada gerbang Herod di Yerusalem. Hiasan pada gerbang Herod juga memiliki 16 daun bunga (foto kiri).

jepang-7

Hiasan pada Imperial House of Japan ini telah ada sejak zaman yang sangat lampau, begitu pula dengan gerbang Herod.

jepang-8

Simbol Bintang David juga digunakan di Ise-jingu, kuil Shinto untuk Imperial House of Japan
Ise-jingu di prefektur Mie, Jepang, merupakan sebuah kuil Shinto yang dibangun untuk Imperial House of Japan. Pada kedua sisi jalan menuju kuil tersebut terdapat lampu-lampu yang terbuat dari batu. Anda juga dapat melihat Bintang David kaum Yahudi terukir di setiap lampu, dekat bagian puncaknya.

jepang-9

Hiasan (crest) yang digunakan di bagian dalam kuil (Izawa-no-miya) di Ise-jingu juga adalah Bintang David. Ini telah ada sejak zaman kuno.

Di prefektur Kyoto, ada sebuah kuil bernama “Manai-Jinja” yang merupakan Kuil Ise-jingu asli. Hiasan di “Manai-Jinja” juga adalah Bintang David. Jadi, ini telah digunakan sejak zaman dahulu kala.

jepang-10

Saya pernah mendengar bahwa Bintang David ditemukan di sebuah sinagog Yahudi pada abad ke-3 di Eropa.

Para pemimpin keagamaan Jepang, “Yamabushi”, meletakkan sebuah kotak hitam pada dahi mereka, serupa dengan kaum Yahudi yang meletakkan Phylactery (kotak kecil berbahan kulit yang memuat teks-teks Hebrew-pen) di dahi.
“Yamabushi” adalah pemimpin keagamaan yang sedang dalam masa latihan dan hanya ada di Jepang. Kini, mereka dianggap sebagai bagian dari Budhisme Jepang. Namun, Budhisme di Cina, Korea, atau India, tidak memiliki kebiasaan ini. Kebiasaan “Yamabushi” telah ada di Jepang sebelum Budhisme masuk ke Jepang pada abad ke-7.

Pakaian yang dikenakan “Yamabushi” pada dasarnya berwarna putih. Di dahinya, mereka meletakkan sebuah boks kecil berwarna hitam yang disebut “tokin”, yang diikatkan ke kepalanya dengan tali hitam. Mereka benar-benar menyerupai Yahudi yang meletakkan phylactery (kotak hitam) di dahi dengan menggunakan tali hitam. Ukuran “tokin” ini hampir sama dengan ukuran phylactery milik kaum Yahudi. Tapi “tokin” berbentuk bundar dan terlihat seperti bunga.

jepang-11

jepang-12

Sepertinya, phylactery Yahudi yang diletakkan di dahi semula berasal dari “pelat” dahi yang diletakkan pada dahi pendeta tertinggi, Aaron, dengan menggunakan tali (Exodus 28:36-38). Menurut cerita/dongeng, ukurannya sekitar 4 cm (1,6 inchi), dan beberapa ilmuwan mengatakan bahwa ini berbentuk bunga. Jika demikian, maka pelat tersebut sangat mirip dengan bentuk “tokin” di Jepang yang dikenakan oleh “Yamabushi”.

jepang-13Setahu saya, hanya ada dua negara di dunia ini yang mengenakan sebuah boks di dahi, yaitu Israel dan Jepang,

Selain itu, “Yamabushi” mengenakan kerang laut berukuran besar sebagai tanduk. Ini sangat mirip dengan kaum Yahudi yang meniup shofar, atau tanduk biri-biri jantan. Ketika ditiup, suara yang keluar dari tanduk “Yamabushi” benar-benar seperti suara shofar. Di Jepang tak ada biri-biri, “Yamabushi” harus menggunakan tanduk dari kerang laut, bukan tanduk biri-biri jantan.

“Yamabushi” adalah orang-orang yang menganggap pegunungan sebagai tempat suci mereka untuk latihan keagamaan. Orang-orang Israel juga menganggap pegunungan sebagai tempat suci. Ten Commandments Torah diturunkan di Gunung Sinai. Yerusalem adalah kota yang berada di atas gunung. Yesus (Yeshua) terbiasa mendaki gunung tersebut untuk berdoa di sana. Perubahan rupa Yesus juga terjadi di atas gunung.

Di Jepang terdapat legenda mengenai “tengu”, yang tinggal di sebuah gunung dan memiliki bentuk tubuh yang sama dengan “Yamabushi”. Ia memiliki hidung yang jelas serta kemampuan supernatural. “Ninja”, agen atau mata-mata di zaman kuno yang bekerja untuk tuannya, sering mendatangi “tengu” di gunung untuk mendapatkan kemampuan supernatural darinya. Setelah memberikan kekuatan, “Tengu” memberi “Ninja” sebuah “tora-no-maki” (gulungan “tora”). “Gulungan tora” ini dianggap sebagai buku/kitab terpenting yang berguna dalam setiap masalah. Kami, orang Jepang, kadang-kadang menggunakan buku ini dalam kehidupan sehari-hari kami, bahkan hingga hari ini.

Kami tidak mengetahui bahwa gulungan Torah Yahudi yang asli pernah ditemukan di lokasi-lokasi bersejarah di Jepang. Saya hanya dapat menduga bahwa “gulungan tora” menggunakan kitab suci bernama “Torah”, yang digunakan oleh kaum Yahudi hingga hari ini.

“Omikoshi” di Jepang menyerupai Ark of the Covenant (Tabut Perjanjian)
Dalam Bibel, Kejadian Pertama chapter 15, tertulis bahwa David membawa tabut perjanjian dari Tuhan ke Yerusalem.

“David dan para sesepuh Israel serta para komandan unit yang berjumlah ribuan pergi membawa tabut perjanjian TUHAN dari rumah Obed-Edom, dengan penuh kegembiraan. …Lalu David berpakaian jubah yang terbuat dari linan halus, begitu pula para Levites yang sedang membawa tabut, serta para penyanyi, dan Keniah, yang bertugas menyanyikan paduan suara. David juga mengenakan ephod dari linan. Jadi semua Israel membawa tabut perjanjian TUHAN sambil bersorak-sorai, dengan membunyikan tanduk biri-biri jantan dan terompet, dan simbal, serta memainkan lyre (instrumen bersenar yang berbentuk U, digunakan di zaman kuno-pen) dan harpa.” (15: 25-28)

jepang-14

Ketika membaca paragraf tersebut, saya berpikir; “Betapa miripnya ini dengan pemandangan ketika orang-orang Jepang mengangkut ‘Omikoshi’ kami saat festival? Bentuk ‘Omikoshi’ Jepang benar-benar terlihat seperti tabut perjanjian. Orang-orang Jepang bernyanyi dan menari di depannya sambil bersorak-sorai, dan memainkan instrumen musik. Semua hal ini sangat mirip dengan kebiasaan Israel kuno.”

jepang-15

Orang-orang Jepang mengangkut “Omikoshi” di atas pundak mereka dengan tiang – biasanya 2 tiang. Begitu pula halnya dengan Israel kuno:

“Para Levites mengangkut tabut Tuhan dengan tiang di pundak mereka, seperti yang diperintahkan Musa berdasarkan firman TUHAN.” (Kejadian 1 15:15)

Tabut perjanjian Israel memiliki 2 tiang (Eksodus 25: 10-15). Beberapa model tabut yang diperbaiki, seperti bayangan kita, menggunakan 2 tiang di bagian atas tabut. Namun Bibel mengatakan bahwa tiang-tiang tersebut diikatkan pada tabut oleh 4 cincin “pada keempat kakinya” (Eksodus 25:12). Jadi tiang-tiang tersebut pasti dilekatkan pada dasar tabut. Ini serupa dengan “Omikoshi” Jepang.

Tabut Israel memiliki 2 patung cherubim (malaikat urutan kedua pada hirarki surga-pen) berbahan emas pada bagian puncaknya. Cherubim adalah sejenis malaikat, mahluk surga yang misterius. Mereka memiliki sayap seperti burung. “Omikoshi Jepang” juga memiliki burung emas, yang disebut “Ho-oh”, pada bagian puncaknya, yang merupakan burung khayalan dan makhluk surga yang misterius. Secara keseluruhan, tabut Israel dilapisi emas. “Omikoshi” Jepang juga hampir seluruhnya dilapisi emas. Ukuran “Omikoshi” hampir sama dengan tabut Israel. “Omikoshi” Jepang mungkin merupakan sisa-sisa tabut Israel kuno.

Banyak hal yang berkenaan dengan tabut Israel menyerupai adat-istiadat Jepang
Raja David dan orang-orang Israel bernyanyi dan menari sambil membunyikan instrumen-instrumen musik di depan tabut. Kami, orang Jepang, bernyanyi dan menari sambil membunyikan instrumen-instrumen musik di depan “Omikoshi”.

Beberapa tahun lalu, saya menonton sebuah film buatan Amerika berjudul “King David” yang memuat kisah terpercaya mengenai kehidupan Raja David. Dalam film itu, David membawa tabut ke Yerusalem sambil menari di depan tabut tersebut. Saya berpikir: “Jika pemandangan di Yerusalem itu diganti dengan pemandangan Jepang, maka adegan ini akan sama persis dengan apa yang saya lihat di sini, dalam festival-festival di Jepang.”

Atmosfir musiknya pun menyerupai musik Jepang. Tarian David benar-benar terlihat seperti tarian tradisional Jepang.

Dalam festival “Gion-jinja” di kuil Shinto di Kyoto, orang-orang mengangkut “Omikoshi” lalu masuk ke dalam air, dan menyeberangi sungai. Saya hanya dapat menduga bahwa ini berasal dari ingatan Israel Kuno yang mengangkut tabut ketika menyeberangi sungai Jordan setelah melakukan eksodus dari Mesir.

Di sebuah pulau di Laut Inland, Seto, Jepang, orang-orang yang terpilih sebagai pengangkut “Omikoshi” tinggal bersama di sebuah rumah selama satu minggu sebelum mereka mengangkut “Omikoshi”. Ini untuk mencegah pencemaran pada diri mereka. Selanjutnya, pada hari sebelum mengangkut “Omikoshi”, mereka mandi dalam air laut untuk menyucikan diri. Ini sama dengan kebiasaan Israel kuno:

“Demikianlah para pendeta dan Levites menyucikan diri mereka untuk membawa tabut Tuhan Israel.” (Kejadian 1 15:14)

Bibel mengatakan bahwa setelah tabut memasuki Yerusalem dan barisan berhenti; “David membagikan sepotong roti, sepotong daging, dan sepotong kue kismis, kepada setiap orang Israel, baik laki-laki maupun perempuan” (Kejadian 1 16:3). Ini sama dengan kebiasaan di Jepang. Di Jepang, setelah festival selesai, gula-gula dibagikan kepada setiap orang. Itu adalah sesuatu yang menyenangkan saat saya masih kanak-kanak.

Jubah pendeta Jepang menyerupai jubah pendeta Israel
Bibel mengatakan bahwa ketika David membawa tabut ke Yerusalem; “David berpakaian jubah yang terbuat dari linan halus” (Kejadian 1 15:27). Begitu pula dengan para pendeta dan paduan suara. Dalam Bibel berbahasa Jepang, ayat ini diterjemahkan menjadi “jubah dari linan putih”.

Pada Israel kuno, meski pendeta tinggi mengenakan jubah berwarna, para pendeta umum mengenakan linan putih. Para pendeta mengenakan pakaian berwarna putih pada acara-acara suci. Begitu pula dengan para pendeta Jepang, mengenakan jubah putih di setiap acara suci. Di Ise-jingu, salah satu kuil tertua di Jepang, semua pendeta mengenakan jubah putih. Dan di banyak kuil Shinto lainnya di Jepang, orang-orang mengenakan jubah putih saat mengangkut “Omikoshi”, persis seperti yang dilakukan Israel. Para pendeta Budha mengenakan jubah berwarna yang mewah. Tapi dalam agama Shinto Jepang, putih dianggap sebagai warna paling suci.

Kaisar Jepang, setelah ia menyelesaikan upacara kenaikan tahta, datang sendirian ke hadapan dewa Shinto. Saat pergi ke sana, ia mengenakan jubah berwarna putih polos di seluruh tubuhnya. Sementara kakinya tidak mengenakan apa-apa. Hal ini sama dengan ketika Musa dan Joshua melepas alas kaki mereka di hadapan Tuhan (Eksodus 3:5, Joshua 5:15).

Marvin Tokayer, seorang rabbi yang tinggal di Jepang selama 10 tahun, menulis dalam bukunya:

“Jubah linan yang dikenakan oleh pendeta Shinto Jepang memiliki bentuk yang sama dengan jubah linan putih pada para pendeta Israel kuno.”

jepang-16

Jubah para pendeta Shinto Jepang memiliki tali sepanjang 20-30 cm (sekitar 10 inchi) yang menggantung dari sudut jubah. Keberadaan bagian yang menjuntai ini (fringe/jumbai) merupakan kebiasaan orang-orang Israel. Deuteronomy 22:12 mengatakan:

“Buatlah menggantung di sudut pakaian mereka sepanjang generasi.”

Fringe (tassel/jumbai) merupakan sebuah tanda bahwa seseorang adalah kaum Israel. Dalam ajaran Perjanjian Baru, juga tertulis bahwa para Pharisee (anggota sekte Yahudi kuno-pen) “memanjangkan jumbai pada pakaian mereka” (Matius 23:5). Seorang wanita yang sedang mengalami pendarahan datang pada Yesus (Yeshua) dan menyentuh “jumbai pada mantel-Nya” (Matius 9:20, Perjanjian Baru: Translation in the Language of the People, diterjemahkan oleh Charles B. Williams). Pakaian Israel kuno kadang kala tidak memiliki jumbai. Namun jubah mereka benar-benar memiliki jumbai. Menurut tradisi, Tallit Yahudi (syal untuk beribadah), yang dipakai oleh Yahudi ketika berdoa, memiliki jumbai pada sudut-sudutnya.

Pendeta Shinto Jepang memasangkan kain berbentuk persegi pada jubah mereka, dari bahu hingga paha. Ini sama dengan ephod yang dipakai oleh David:

“David juga mengenakan ephod dari linan.” (Kejadian 1 15:27)

Meskipun ephod yang dikenakan pendeta tinggi dipenuhi warna dengan adanya permata, pendeta biasa, yang tingkatnya berada di bawahnya, mengenakan ephod dari kain linan putih yang sederhana (Samuel 1 22:18). Rabbi Tokayer mengatakan bahwa kain persegi yang menempel pada jubah pendeta Shinto Jepang terlihat sangat mirip dengan ephod Kohen, pendeta Yahudi.

Pendeta Shinto Jepang meletakkan topi di kepalanya, persis seperti yang dilakukan pendeta Yahudi (Eksodus 29:40). Pendeta Jepang juga memasang ikat/selempang di pinggangnya. Begitu pula halnya dengan pendeta Israel. Pakaian para pendeta Shinto Jepang pasti merupakan pakaian yang digunakan oleh Israel kuno.

Melambaikan hasil panen juga merupakan kebiasaan di Jepang
Orang-orang Yahudi melambaikan hasil panen mereka, berupa tumpukan padi, 7 minggu sebelum Shavuot (Pentecost, Leviticus 23:10-11). Mereka juga melakukannya pada saat Feast of Booths (Sukkot, Leviticus 23:40). Ini telah menjadi tradisi sejak masa Musa. Pendeta Israel kuno juga melambaikan sebuah ranting tanaman ketika melakukan penyucian terhadap seseorang. David mengatakan, “Bersihkan diriku dengan hyssop (herbal aromatik berupa semak kecil, dulu sering dipakai untuk pengobatan-pen), dan aku akan menjadi bersih” [Mazmur 51:7(9)]. Ini juga merupakan adat-istiadat tradisional Jepang.

jepang-17

Ketika pendeta Jepang melakukan penyucian terhadap seseorang atau sesuatu, ia melambaikan sebuah ranting tanaman. Atau melambaikan “harainusa”, yang sangat serupa dengan ranting tanaman. “Harainusa” di masa sekarang lebih sederhana dan terbuat dari kertas putih yang dilipat membentuk zig-zag seperti petir kecil, namun di zaman dahulu “harainusa” adalah sebuah ranting tanaman atau rumput.

Seorang wanita Jepang beragama Kristen yang saya kenal, sebelumnya menganggap bahwa “harainusa” ini serupa dengan kebiasaan pagan. Namun ia kemudian pergi ke Amerika Serikat dan memperoleh kesempatan menghadiri sebuah pertemuan Sukkot. Saat ia melihat seorang Yahudi yang sedang melambaikan seikat hasil panen, ia berkata dalam hatinya, “Wah, ini sama dengan yang dilakukan oleh pendeta Jepang! Di sinilah rumah untuk orang Jepang berada.”

Struktur kuil Shinto Jepang sama dengan tempat ibadat (God’s Tabernacle) Israel Kuno
Bagian dalam tempat ibadat Israel kuno terbagi menjadi 2 bagian. Yang pertama adalah Holy Place, dan yang kedua adalah Holy of Holies. Begitu pun halnya dengan kuil Shinto Jepang, terbagi menjadi 2 bagian.

Fungsi-fungsi yang terdapat pada kuil Jepang serupa dengan tempat ibadat Israel. Orang-orang Jepang beribadat di depan Holy Place yang ada di kuil. Mereka tidak dapat memasuki Holy Place. Hanya pendeta Shinto yang boleh masuk. Pendeta Shinto memasuki Holy of Holies hanya pada saat-saat tertentu. Ini sama halnya dengan tempat ibadat Israel.

Holy of Holies di kuil Shinto Jepang terletak di sebelah barat, persis seperti Holy of Holies pada tempat ibadat Israel. Holy of Holies Shinto juga berada satu tingkat lebih tinggi daripada Holy Place, di antara Holy of Holies dan Holy Place terdapat anak tangga. Para ilmuwan mengatakan bahwa, dalam kuil Israel yang dibangun oleh Solomon, Holy of Holies juga berada pada tingkat yang lebih tinggi, dan di antara Holy of Holies dan Holy Place terdapat anak tangga selebar 2,7 meter (9 kaki).

jepang-18

Di bagian depan kuil Jepang terdapat 2 patung singa, disebut “komainu”, yang berdiri di kedua sisi jalan. Kedua patung tersebut bukanlah berhala, tapi penjaga kuil. Hal ini pun merupakan salah satu kebiasaan Israel kuno. Di kuil Tuhan Israel dan istana Solomon, terdapat patung-patung atau relief-relief singa (Raja-raja 1 7:36, 10:19).

jepang-19Dalam sejarah awal Jepang, tak pernah ada penggunaan singa. Tapi patung singa tersebut telah diletakkan di kuil-kuil Jepang sejak zaman kuno. Hal ini dibuktikan oleh para ilmuwan bahwa patung singa yang ada di bagian depan kuil-kuil Jepang berasal dari Timur Tengah.

Dekat pintu masuk kuil Jepang, terdapat “temizuya”, yaitu tempat bagi para penyembah untuk mencuci tangan dan mulut. Ini sama dengan yang ditemukan pada sinagog Yahudi. Tempat ibadat dan kuil Israel kuno juga memiliki laver, untuk mencuci dan bersuci, dekat pintu masuk.

Di bagian depan kuil Jepang, terdapat gerbang, yang disebut “torii”. Gerbang dengan model seperti ini tidak ada di China atau Korea, ini khas Jepang. Gerbang “torii” terdiri dari 2 pilar vertikal dan sebuah palang yang menghubungkan bagian atas pilar. Tapi bentuk yang paling kuno hanya terdiri dari 2 pilar dan sebuah tali yang menghubungkan pilar. Ketika seorang pendeta Shinto menunduk pada gerbang, ia menunduk kepada 2 pilar tersebut secara terpisah. Maka diasumsikan bahwa gerbang “torii” tersebut pada awalnya hanya terdiri dari dua pilar.

jepang-20

Pada kuil Israel, terdapat 2 pilar yang digunakan sebagai gerbang (Raja-raja 1 7:21). Dan dalam bahasa Aramaik, yang digunakan oleh Israel kuno, kata gerbang adalah “taraa”. Kata ini mungkin berubah sedikit dan menjadi kata Jepang, “torii”. Beberapa “torii”, terutama pada kuil tua, bercat merah. Saya menduga bahwa ini merupakan gambaran mengenai 2 pos pintu, termasuk kayu horizontalnya, yang terkena darah anak biri-biri pada malam sebelum eksodus Israel dari Mesir.

Dalam agama Shinto Jepang, ada sebuah kebiasaan melingkupi/mengelilingi tempat suci dengan sebuah tali yang disebut “shimenawa”, yang mana tali ini memiliki sarung (terbuat dari kertas putih) yang dimasukkan sepanjang tali. Tali “shimenawa” ini dipasang sebagai pembatas. Bibel mengatakan bahwa saat Musa memberikan en Commandment dari Tuhan, di Gunung Sinai, ia “memasang pembatas” (Eksodus 19:12) di sekeliling gunung supaya kaum Israel tidak mendekatinya. Meski saya tidak tahu apa yang digunakan sebagai “pembatas” tersebut, pasti ada tali atau yang lain yang dipasang sebagai pembatas. Jika demikian, maka tali “shimenawa” Jepang mungkin merupakan satu kebiasaan yang berasal dari zaman Musa.

Satu-satunya perbedaan besar antara kuil Jepang dan kuil Israel kuno adalah bahwa kuil Jepang (Shinto) tidak memiliki altar pembakaran untuk pengorbanan hewan. Sebelumnya saya penasaran mengapa agama Shinto tak memiliki kebiasaan mengorbankan hewan, jika benar bahwa Shinto berasal dari agama Israel kuno. Tapi kemudian saya menemukan jawabannya dalam Deuteronomy chapter 12. Musa memerintahkan kaumnya untuk tidak melakukan pengorbanan hewan di tempat lain selain tempat khusus di Kanaan (12:10-14). Jadi, jika Israel datang ke Jepang kuno, mereka tidak diperbolehkan melakukan pengobanan hewan.

Banyak kebiasaan Jepang yang menyerupai kebiasaan Israel kuno
Saat orang-orang Jepang beribadat di depan Holy Place di kuil Shinto, mereka pertama-tama membunyikan bel emas yang tergantung di pusat pintu masuk. Ini adalah kebiasaan Israel kuno. Pendeta tinggi, Aaron, meletakkan “bel emas” di keliman (batas pakaian dimana pinggirnya dilipat dan dijahit) jubahnya. Sehingga dengan demikian suara bel dapat terdengar dan sang pendeta takkan mati ketika melakukan pelayanan di sana (Eksodus 28:33-35).

jepang-21

Orang-orang Jepang bertepuk tangan 2 kali ketika beribadat di depan Holy Place. Ini, di masa Israel kuno, merupakan kebiasaan yang memiliki arti bahwa “I keep promises” (saya berjanji). Dalam Injil, Anda dapat menemukan kata yang diterjemahkan sebagai “pledge” (janji). Pengertian aslinya dalam bahasa Hebrew adalah “clap his hand” (menepukkan kedua tangannya/bertepuk tangan) (Ezekiel 17:18, Amsal Sulaiman 6:1). Tampaknya orang-orang Israel kuno selalu melakukan tepuk tangan ketika berjanji atau ketika melakukan sesuatu yang penting.

Orang-orang Jepang menunduk di depan kuil sebelum dan sesudah bertepuk tangan dan beribadat. Mereka juga menunduk sebagai salam penghormatan ketika bertemu. Menunduk juga merupakan kebiasaan Israel kuno. Jacob menunduk saat ia mendekati Esau (Genesis 33:3). Saya telah memperhatikan bahwa orang-orang Yahudi modern tidak memiliki kebiasaan menunduk. Namun, mereka menunduk ketika membacakan doa. Orang-orang Ethiopia modern memiliki kebiasaan menunduk, mungkin disebabkan oleh Yahudi kuno yang bermigrasi ke Ethiopia di zaman dahulu. Cara orang Ethiopia menunduk serupa dengan cara orang Jepang.

Kami, orang Jepang, memiliki kebiasaan menggunakan garam untuk penyucian. Penduduk terkadang menaburkan garam setelah orang jahat beranjak pergi. Ketika saya menonton drama TV dari masa Samurai, saya melihat seorang wanita melempar garam ke tempat dimana seorang pria yang ia benci beranjak pergi. Kebiasaan ini sama dengan Israel kuno. Setelah Abimelech merebut kota musuh, “ia menaburinya dengan garam” (Judge 9:45). Kami, orang Jepang, dapat cepat memahami bahwa ini sama artinya dengan membersihkan dan menyucikan kota.

Saya mendengar bahwa saat orang Yahudi pindah ke rumah baru, ia menaburinya dengan garam untuk menyucikan dan membersihkannya. Lagi-lagi, hal ini sama dengan yang ada di Jepang. Di restoran khas Jepang, sang pemilik biasanya meletakkan garam di dekat pintu masuk. Yahudi juga menggunakan garam untuk daging Kosher. Semua daging Kosher dimurnikan dengan garam dan semua makanan diawali dengan roti dan garam.

Orang Jepang meletakkan garam di pintu masuk pemakaman. Setelah kembali dari pemakaman, seseorang harus menaburkan garam kepada seseorang yang lain sebelum ia (orang yang ditaburi garam-pen) memasuki rumahnya, karena dalam agama Shinto terdapat anggapan bahwa semua orang yang pergi ke pemakaman atau menyentuh mayat menjadi tidak bersih. Lagi-lagi, konsep yang sama dengan yang ada pada Israel.

jepang-22

Pegulat Jepang, “sumo”, menaburi ring sumo dengan garam sebelum mereka bertarung. Orang-orang Amerika dan Eropa penasaran mengapa mereka menaburkan garam. Namun Rabbi Tokayer menulis bahwa kaum Yahudi dapat cepat memahami maknanya. Orang Jepang mempersembahkan garam setiap kali mereka melaksanakan persembahan keagamaan. Ini sama dengan kebiasaan yang dilakukan oleh Israel, karena Bibel mengatakan: “Saat kau melakukan persembahan, kau harus mempersembahkan garam” (Leviticus 2:13). Orang Jepang zaman kuno memiliki kebiasaan memasukkan garam saat mandi pertama bayi. Orang Israel kuno membasuh bayi yang baru lahir dengan air setelah menggosok sang bayi dengan garam secara lembut (Ezekiel 16:4). Penyucian dan pembersihan dengan menggunakan garam dan/atau air merupakan kebiasaan umum pada orang Jepang dan Israel.

Dalam Injil berbahasa Hebrew, kata “clean” (bersih) atau “unclean” (tidak bersih) sering muncul. Orang Amerika atau Eropa tidak familiar dengan konsep ini. Tapi orang Jepang dapat dengan mudah memahaminya, karena ini merupakan konsep penting dalam Shinto untuk menghargai kebersihan dan menghindari ketidakbersihan. Lagi-lagi, mungkin saja konsep ini berasal dari Israel kuno.

Dalam agama Shinto Jepang tidak ada berhala, sama halnya seperti dalam agama Israel
Kuil Budha memiliki berhala yang diukir dalam bentuk Budha dan dewa lainnya. Tapi dalam kuil Shinto Jepang tidak ada berhala. Di pusat Holy of Holies kuil Shinto, terdapat sebuah cermin, pedang, atau anting-anting. Namun para pemeluk Shinto tidak menganggap benda-benda tersebut sebagai dewa mereka. Dalam agama Shinto, dewa dianggap tidak terlihat. Cermin, pedang, dan anting-anting tersebut, bukanlah berhala, tapi hanya sebagai objek untuk menunjukkan bahwa tempat itu merupakan tempat suci dimana dewa, yang tak terlihat, turun.

Dalam tabut perjanjian Israel kuno, terdapat lembaran-lembaran dari batu (tablet of stone) yang memuat Ten Commandments, botol berisi manna (makanan surga/makanan yang diturunkan Allah swt-pen), dan tongkat Aaron. Benda-benda ini bukan berhala, tapi hanya objek untuk menunjukkan bahwa itu adalah tempat suci dimana Tuhan, yang tak terlihat, turun. Kita bisa mengatakan hal yang sama berkaitan dengan keberadaan benda-benda tersebut dalam kuil Jepang.

Orang Jepang kuno memiliki kepercayaan pada Yahweh!?
Terdapat satu perbedaan besar, yaitu, agama Shinto mempercayai banyak dewa, sedangkan agama Israel (Yahudi) hanya mempercayai satu Tuhan.

Namun, berbeda dari Yudaisme modern, agama orang Israel kuno (khususnya 10 suku Israel yang hilang, Ten Lost Tribe of Israel) cenderung menyembah berhala dan memiliki kepercayaan politeistik (mempercayai banyak tuhan). Mereka tidak hanya mempercayai satu tuhan, Yahweh, tapi juga Baal, Asytaroth, Molech, dan tuhan pagan lainnya. Praktis agama Israel kuno bukan agama monoteistik. Kepercayaan politeistik Shinto tampaknya berasal dari kecenderungan Israel kuno yang politeis. Para agamawan Shinto mengatakan bahwa dewa agama Shinto, “Susanoh”, dalam beberapa aspek mirip dengan Baal, dan dewa perempuan agama Shinto, “Amaterasu”, mirip dengan Aystaroth.

Hingga 40 dekade yang lalu, di Gunung Inomure (prefektur Ooita), masyarakat selalu mengadakan upacara untuk meminta hujan. Mereka mengumpulkan kayu-kayu yang membentuk Bintang David untuk membuat fondasi, kemudian di atasnya dibangun sebuah menara dari cabang-cabang pohon, lalu di puncak menara diletakkan tiang bambu yang diikat dengan kulit ular. Mereka membakar menara tersebut dan berdoa meminta hujan. Ini mengingatkan kita pada cerita mengenai Israel kuno yang sering membakar kemenyan pada ular perunggu (yang dibuat oleh Musa) di sebuah tiang hingga pemerintahan King Hezekiah (Raja-raja 2 18:4).

Meskipun Shinto merupakan agama politeis, saya pikir ada kemungkinan bahwa Shinto kuno juga pernah memiliki kepercayaan pada Yahweh.
Dewa Shinto yang pertama kali lahir, di antara dewa-dewa lainnya, disebut “Amenominakanushi-no-kami”. Dewa ini disebut sebagai dewa yang pertama kali muncul, tinggal di tengah-tengah alam semesta, tidak memiliki bentuk, tidak mati, penguasa (yang tak terlihat) alam semesta, dan tuhan yang mutlak, mirip dengan tuhan dalam Bibel yaitu sebagai Penguasa alam semesta.

Para arkeolog mengatakan bahwa agama-agama Babilon dan Mesir pada awalnya mempercayai satu dewa/tuhan yang disebut “the god of sky”, yang mana sepertinya memiliki keterkaitan dengan “God of heaven” versi Bibel. Kemudian, agama-agama mereka mengalami degradasi (degraded) menjadi politeisme. Saya pikir kita bisa mengatakan bahwa hal ini juga terjadi pada agama Shinto. Saya menduga agama Shinto kuno memiliki kepercayaan pada Tuhan Yahweh, tapi kemudian memburuk (degenerated) menjadi politeisme. Saya percaya bahwa orang Jepang seharusnya kembali mempercayai tuhan (yang esa) yang diajarkan Bibel.

Seorang teman saya yang beragama Kristen, Tsuji, suatu kali pernah menceritakan pada saya sebuah kisah. Suatu hari temannya, seorang pemeluk Shinto yang taat, datang padanya. Si pemeluk Shinto ini membawa Bibel dan berkata pada Tsuji dengan penuh semangat:

“Saya membaca Torah. Saya sangat terkejut saat mengetahui upacara keagamaan Israel kuno. Bentuknya sama dengan Shinto! Bentuk festivalnya, bentuk kuilnya, cara menghargai kebersihan, semuanya sama dengan Shinto!” Lalu Tsuji berkata padanya:

“Ya, saya juga telah mengetahuinya. Jika sudah tahu, mengapa kau tidak mempercayai tuhan yang diajarkan Bibel? Saya percaya bahwa ini adalah jalan untuk membangun dan mendapatkan kembali agama Shinto sejati yang kau yakini.” Setelah mendengar ucapan ini, untuk beberapa saat, si pemeluk Shinto terkejut sehingga tak bisa mengatakan sepatah kata.

Ucapan Tsuji sama dengan perasaan yang saya miliki terhadap semua pemeluk Shinto di Jepang. Saya berdoa semoga semua orang Jepang kembali mempercayai Tuhan Bibel. Karena Dia juga adalah Bapak bangsa Jepang.

Festival-festival di Jepang mirip dengan festival-festival Israel kuno
Di masa kini, kami, orang Jepang, merayakan tahun baru pada 1 Januari, tapi menurut sejarah kami menggunakan kalender komariyah/bulan (lunar calender), dimana 15 Januari merupakan tanggal resmi untuk perayaan tahun baru. Saat perayaan, orang Jepang memiliki kebiasaan memakan “mochi” (rice cakes/kue nasi) selama 7 hari berturut-turut. Ini serupa dengan kebiasaan Yahudi, karena Bibel menyatakan:

“Dan hari ke-15 di bulan yang sama (bulan ke-1) adalah Feast of Unleavened Bread to the Lord (Pesta Roti -yang Tak Diadon- untuk Tuhan-pen); 7 hari kau harus memakan roti yang tak diadon.” (Leviticus 23:6)

Resep “roti tak diadon” (unleavened bread) ini sama dengan “mochi” Jepang, karena jika Anda menggunakan nasi, bukan tepung terigu, sebagai bahannya, maka akan menjadi “mochi” Jepang. Kata dalam Hebrew untuk “unleavened bread” adalah “matsah”. Saya tidak percaya bahwa, secara kebetulan, dua kata ini (“mochi” dan “matsah”) terdengar sama.

Selain itu, orang Jepang juga memakan bubur dengan 7 jenis herbal (jamu/ramuan bumbu/tumbuhan bumbu-pen) pahit selama perayaan. Dalam sejarah, orang-orang memakan herbal pada 15 Januari. Israel kuno juga makan “dengan herbal pahit” pada tanggal 15 bulan pertama (Eksodus 12:8).

Di Jepang, kita memiliki festival-festival “Gion” yang diadakan di banyak lokasi selama musim panas. Festival yang terpenting adalah yang diadakan di kuil Shinto “Yasaka-jinja” di Kyoto. Festival di Kyoto ini berlanjut sepanjang Juli, setiap tahun. Tapi, bagian terpenting dalam festival ini diadakan dari tanggal 17 sampai 25 Juli (kami, orang Jepang, menyebutnya “bulan ketujuh”). Anggal 1 dan 10 Juli juga merupakan hari yang penting. Ini sudah menjadi tradisi sejak zaman kuno. Tapi, tanggal 17 di bulan ketujuh adalah hari dimana bahtera Nuh singgah di Ararat:

“Kemudian bahtera tersebut beristirahat, di bulan ketujuh, hari ketujuh belas, di pegunungan Ararat.” (Genesis 8:4)

Kita bisa menduga bahwa Israel kuno mengadakan pesta thanksgiving di hari tersebut. Tapi setelah Musa datang, diganti dengan Feast of Booths (festival hasil panen) yang diadakan pada tanggal 1 dan 10 bulan ke-7, dan selama 8 hari sejak tanggal 15 bulan ke-7 (Bilangan 29:1, 7, 12, 35).

Festival “Gion” di Kyoto dimulai dengan harapan bahwa tak ada wabah/hama yang menimpa penduduk. Ini serupa dengan yang dilakukan oleh Raja Solomon, dengan harapan tak ada wabah/hama di negaranya, pesta diadakan selama 8 hari berturut-turut (termasuk hari pertemuan terakhir) mulai tanggal 15 bulan ke-7 (Kejadian 2 7:8-10). Sekitar 120 tahun lalu, seorang pengusaha dari Skotlandia, N. Mcleod, datang ke Jepang dan meneliti kebiasaan yang ada di Jepang. Ia menulis sebuah buku berjudul “Epitome of Japanese Ancient History” (Ringkasan Sejarah Kuno Jepang). Dalam buku tersebut, ia menulis bahwa festival “Gion” di Kyoto sangat mirip dengan festival-festival Yahudi. Rabbi Tokayer memberikan komentar yang serupa. Ia mengatakan bahwa nama “Gion” mengingatkannya pada “Zion” yang merupakan nama lain untuk Yerusalem. Faktanya, Kyoto dulu disebut “Heian-kyo” yang berarti “peace” (damai). Yerusalem dalam bahasa Hebrew juga memiliki arti “peace”. “Heian-kyo” mungkin adalah bahasa Jepang untuk “Yerusalem”.

Dalam festival “Gion” di Kyoto, orang-orang memulai festival dengan teriakan “en-yara-yah”. Kami, orang Jepang, tidak mengerti arti dari kata Jepang ini. Namun, Eiji Kawamorita, seorang ilmuwan dan pastor Kristen asal Jepang yang menguasai bahasa Hebrew, menulis dalam bukunya bahwa kata ini berasal dari ekspresi Hebrew, “eni ahalel yah”, yang berarti “I praise Yahweh (the Lord)” (saya memuji Yahweh (Tuhan) / segala puji bagi Yahweh (Tuhan)).

Beberapa kata Jepang kuno berasal dari bahasa Hebrew
Joseph Eidelberg, seorang Yahudi yang pernah datang ke Jepang dan tinggal selama bertahun-tahun di sebuah kuil Shinto Jepang, menulis buku berjudul “The Japanese and the Ten Lost Tribes of Israel”. Ia menulis bahwa banyak kata-kata dalam bahasa Jepang yang berasal dari Hebrew kuno.

Sebagai contoh, kami, orang Jepang, menggunakan “hazukashime” untuk mempermalukan atau menghina. Dalam Hebrew, kata yang digunakan adalah “hadak hashem” (tread down the name / menginjak-injak nama seseorang, lihat Job 40:12). Makna dan pelafalan kedua kata tersebut hampir sama.

Kami menggunakan “anta” untuk mengatakan “you” (kau/kamu), sama dengan bahasa Hebrew. Raja-raja Jepang kuno dipanggil dengan kata “mikoto”, yang barangkali berasal dari kata Hebrew, “malhuto”, yang berarti “his kingdom” (kerajaannya). Kami menyebut Kaisar Jepang “mikado”. Kata ini mirip dengan kata Hebrew, “migadol”, yang berarti “the noble” (bangsawan/mulia). Kata dalam Jepang kuno untuk seorang pimpinan wilayah (area leader) adalah “agata-nushi”; “agata” sama dengan “area”, “nushi” sama dengan “leader”. Dalam bahasa Hebrew “area leader” disebut “aguda” “nasi”.

Ketika kami, orang Jepang, menghitung, “Satu, dua, tiga… sepuluh,” terkadang kami mengatakan: “Hi, fu, mi, yo, itsu, mu, nana, ya, kokono, towo.”

Ini adalah ungkapan tradisional, tapi kami, orang Jepang, tidak mengetahui apa artinya jika kami memikirkannya sebagai orang Jepang.

Konon, ungkapan ini berasal dari mitos Jepang kuno. Dalam mitos Shinto, dewa perempuan yang disebut “Amaterasu”, yang mengatur cahaya matahari di dunia, suatu kali bersembunyi di dalam gua di langit/surga, lalu dunia menjadi gelap. Kemudian, menurut buku tertua sejarah Jepang, seorang pendeta yang disebut “Koyane” berdoa di depan gua tersebut dan di depan dewa-dewa lainnya untuk membuat “Amaterasu” keluar. Meski kata-kata yang diucapkan dalam doa itu tidak disebutkan dalam buku ini, sebuah legenda mengatakan bahwa kata-kata itu adalah “Hi, fu, mi…”

jepang-23

Joseph Eidelberg menulis bahwa ini merupakan ungkapan Hebrew yang indah, jika kita anggap bahwa melalui rentang sejarah terjadi beberapa perubahan dalam pelafalan. Kata-kata tersebut diejakan sebagai berikut:

“Haiafa mi yotsia ma naane ykakhena tavo.”

jepang-24

Yang berarti: “Siapa yang dapat mengeluarkan sang cantik? Kata-kata apa yang dapat kami ucapkan untuk membuatnya keluar?” (Who shall bring out the beautiful? What words shall we say for her to come out?) Ini, secara mengejutkan, cocok dengan situasi dalam mitos Shinto di atas.

Selain itu, kami, orang Jepang, tidak hanya mengucapkan “Hi, hu, mi…,” tapi juga mengucapkan kata-kata berikut (yang artinya sama):

“Hitotsu, futatsu, mittsu, yottsu, itsutsu, muttsu, nanatsu, yattsu, kokonotsu, towo.”

Di sini, “totsu” atau “tsu” diletakkan pada “Hi, hu, mi,… (dan seterusnya)” sebagai bagian (partikel) akhir kata. Namun kata yang terakhir, “towo” (yang berarti sepuluh), tidak berubah. “Totsu” mungkin adalah kata Hebrew, “tetse”, yang berarti “She comes out” (ia keluar). Dan “tsu” mungkin adalah kata Hebrew, “tse”, yang berarti “Come out” (keluar). Eidelberg menganggap bahwa kata-kata ini diucapkan oleh dewa-dewa yang berada di sekeliling pendeta “Koyane”. Jadi, ketika “Koyane” mengucapkan “Hi”, dewa-dewa yang ada di sekelilingnya menambahkan “totsu” (She comes out) sebagai jawaban, dan selanjutnya ketika “Koyane” mengucapkan “Fu”, para dewa menambahkan “totsu” (tatsu), begitu seterusnya. Dengan demikian, kata-kata tersebut menjadi “Hitotsu, futatsu, mittsu….” Namun kata yang terakhir, “towo”, yang diucapkan secara bersama-sama oleh “Koyane” dan para dewa, jika ini merupakan kata Hebrew, “tavo”, artinya adalah “(She) shall come” (Dia akan datang). Ketika mereka mengucapkan kata ini, sang dewa perempuan, “Amaterasu”, keluar. “Hi, fu, mi…” dan “Hitotsu, futatsu, mittsu…” kemudian digunakan sebagai kata-kata untuk menghitung nomor.

Sebagai tambahan, nama pendeta, “Koyane”, terdengar dekat dengan kata Hebrew, “kohen”, yang berarti pendeta. Eidelberg menunjukkan banyak contoh kata Jepang lainnya yang terlihat berasal dari Hebrew. Daftar yang ia buat memuat ribuan kata. Saya tidak percaya bahwa ini hanya kebetulan belaka.

Dalam musik rakyat (folk song) Jepang kuno, banyak muncul kata-kata yang tidak bisa kami pahami sebagai orang Jepang. Dr. Eiji Kawamorita mengatakan bahwa banyak kata-kata yang terdapat dalam musik rakyat merupakan bahasa Hebrew. Sebuah musik rakyat Jepang di prefektur Kumamoto dinyanyikan “Hallelujah, haliya, haliya, tohse, Yahweh, Yahweh, yoitonnah….” Ini juga terdengar seperti bahasa Hebrew.

Suku-suku Israel yang Hilang (the Lost Tribes of Israel) datang ke Jepang Kuno
Israel kuno terbagi ke dalam 2 negara; pertama, kerajaan Judah (di sebelah selatan), kedua, kerajaan Israel (di sebelah utara). Pada tahun 70 Masehi, penduduk kerajaan Judah menyebar ke seluruh dunia. Terdapat beberapa bukti bahwa kaum Yahudi melintasi jalur sutra dan pergi mencapai Jepang. Tapi, bagaimana dengan penduduk kerajaan Israel? Buku sejarah kuno ‘the fourth book of Ezra’ mengatakan bahwa Sepuluh Suku dari kerajaan Israel pergi ke arah timur dan berjalan selama satu setengah tahun menuju tanah yang jauh. Bibel juga mengatakan, dalam Isaiah 11:12:

“Dia (Tuhan)…akan mengumpulkan orang Israel yang terusir, dan menghimpun orang Judah yang tersebar dari empat sudut bumi.”

Kata “tersebar” (dispersed) digunakan untuk orang Judah, sedangkan kata “terusir” (outcast/orang buangan/orang yang terusir) digunakan untuk orang Israel. Sepuluh suku dari utara (orang Israel-pen) terusir ke sebuah negeri yang jauh, bukan “tersebar”. Gerombolan utamanya pasti pergi ke sebuah negara yang jauh dari Israel.

Ada bukti kuat mengenai kehadiran Israel di Afghanistan, Kashmir, India, dan China. Berdasarkan buku sejarah China, pada masa abad ke-2 SM di China, terdapat orang-orang Israel yang memiliki kebiasaan melaksanakan khitanan. Sepuluh suku Israel pasti bergerak ke timur dan melewati negara-negara tersebut. Kita tidak bisa mengatakan bahwa gerombolan utama Sepuluh Suku Israel mustahil datang ke Jepang.

Di zaman kuno, beberapa kelompok orang pindah ke Jepang dari China, beberapa kelompok juga datang dari Rusia, dan beberapa dari Asia Tenggara. Sebagian besar dari mereka adalah keturunan Mongoloid. Di antara mereka ada kemungkinan gerombolan utama Sepuluh Suku Israel yang Hilang juga datang ke Jepang.

Saya tidak yakin bahwa agama Jepang yang disebut Shinto beserta semua adat/kebiasaannya berasal dari kerajaan Yahudi selatan (kerajaan Judah). Namun, jika Suku-suku yang Hilang datang ke Jepang pada awal-awal masa sejarah, maka dapat dimengerti jika agama dan kebiasaan mereka memiliki pengaruh yang kuat terhadap Jepang. Berdasarkan penelitian Dr. Kawamorita, dalam lagu-lagu rakyat Jepang kuno sering muncul nama suci Tuhan, “Yahweh”. Orang Yahudi Judah tidak memakai nama Yahweh, karena mereka berhenti melafalkan nama Yahweh sejak abad ke-3 SM. Sementara orang Israel tetap melafalkan nama Yahweh.

Nama resmi untuk Kaisar “Jinmu”, Kaisar pertama Jepang, adalah “Kamu-yamatoiware-biko-sumera-mikoto”. Joseph Eidelberg mengatakan bahwa nama ini bisa diterjemahkan dalam bahasa Hebrew menjadi “The king of Samaria, the noble founder of the Hebrew nation of Yahweh” (Raja Samaria, yang mulia pendiri bangsa Yahweh Hebrew). Ini tidak berarti bahwa “Jinmu” sendiri benar-benar merupakan pendiri bangsa Hebrew, tapi kenangan tentang bangsa Hebrew mungkin telah masuk ke dalam legenda Kaisar pertama Jepang, “Jinmu”.

Namun bagaimana dengan kebiasaan khitanan? Takatoshi Kobayashi, salah seorang putra Meiji-tennoh dan juga anggota keluarga Kerajaan Jepang, yang kini menjadi pastur Kristen, mengatakan bahwa kaisar dan pangeran Jepang dikhitan. Tapi, pengakuan ini adalah satu-satunya bukti, yang saya ketahui, bahwa kebiasaan khitanan eksis di Jepang.

Studi Golongan Darah
Prof. Tanemoto Furuhata, otoritas kedokteran forensik di Universitas Tokyo, menulis dalam bukunya bahwa golongan darah orang Jepang dan Yahudi sangat mirip, dan dirinya terkejut saat mengetahui hal ini. Saya juga mendengar seorang profesor asal Universitas Paris telah menemukan bahwa kromosom “Y” pada orang Jepang berukuran sama dengan orang Yahudi.

Tapi saya berharap banyak orang melakukan penelitian yang lebih dalam. Bukti yang meyakinkan, yang bisa membuktikan kepada semua orang bahwa Sepuluh Suku yang Hilang dahulu datang ke Jepang, belum ditemukan. Di bagian akhir, saya mengangkat rumor bahwa nama Tuhan pada cermin suci yang tersimpan di sebuah kuil Shinto Jepang, “Ise-jingu”, tertulis dalam bahasa Hebrew, sejak zaman kuno.

Rumor bahwa nama Tuhan pada cermin suci Ise tertulis dalam bahasa Hebrew
Di Imperial House of Japan, terdapat 3 harta berharga yang berasal dari mitos Jepang kuno. Ketiga benda tersebut adalah pedang, anting-anting permata, dan cermin. Di antara ketiga benda tersebut, cermin (yang disebut “Yata-no-kagami” (mirror of Yata/cermin Yata)) diletakkan di “Ise-jingu” yang merupakan kuil Shinto untuk Imperial House. Nyatanya, ada rumor bahwa nama Tuhan yang terdapat di bagian belakang cermin suci ini tertulis dalam bahasa Hebrew. Cermin ini dianggap sangat suci dan biasanya tak seorang pun yang diperbolehkan melihatnya. Namun ada beberapa orang yang bersikeras pernah melihatnya.

Kira-kira seratus tahun yang lalu, Arinori Mori, Menteri Pendidikan Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Jepang pada masa itu, bersikeras mengatakan bahwa ia pernah melihat bagian belakang cermin tersebut. Ia mengatakan bahwa pada bagian tersebut tertulis nama Tuhan “I AM THAT I AM” (Aku adalah Aku) dalam bahasa Hebrew, yaitu nama Tuhan yang berbicara kepada Musa (Eksodus 3:14).

Setelah Perang Dunia II, Dr. Sakon, seorang profesor dari Universitas Aoyama-gakuin, menyatakan bahwa dirinya telah melihat sebuah replika cermin yang ada di Imperial Palace. Ia menyatakan bahwa pada replika tersebut tertulis nama Tuhan “I AM THAT I AM” dalam bahasa Hebrew.

Konon, Yutaro Yano, pemeluk taat Shinto, melihat cermin itu dan mencatat pola bagian belakang cermin. Yano berulang kali bertanya pada seorang pendeta di Ise-jingu apakah dirinya boleh melihat cermin. Lalu sang pendeta merasa terharu atas keinginan Yano yang kuat, dan kemudian secara sembunyi-sembunyi mengizinkannya melihat cermin, selanjutnya Yano secara hati-hati menyalin pola bagian belakang cermin.

Salinan ini dijaga selama bertahun-tahun oleh sebuah kelompok Shinto bernama “Shinsei-Ryujinkai”, yang dipimpin oleh anak perempuan Yano. Benda tersebut terus dirahasiakan oleh kelompok ini. Tapi kemudian, mereka mengatakan bahwa ada “wahyu dari tuhan” untuk memperlihatkan salinan cermin tersebut kepada Yang Mulia Mikasanomiya-Nya, adik laki-laki Kaisar Hirohito (Showa Tennoh). Wadoh Kohsaka, seorang peneliti Shinto, memiliki peranan dalam penyerahan salinan itu kepada Mikasanomiya. Setelah itu, Kohsaka memutuskan untuk menunjukkan salinan itu kepada publik, melalui bukunya, karena ia berpikir penting bagi orang Jepang untuk mengetahuinya. Buku tersebut diterbitkan beberapa tahun lalu.

jepang-25

Ada 2 teori tentang bagaimana menterjemahkan huruf-huruf di cermin tersebut. Pertama, menterjemahkannya sebagai “Hifu-moji”, yang diyakini sebagai salah satu “Jindai-moji” (huruf Jepang yang dianggap telah eksis di Jepang kuno sebelum penulisan Kanji diimpor dari China). Kedua, menterjemahkannya sebagai Hebrew kuno. Teori “Hifu-moji” berasal dari Yano sendiri, tapi saya tidak mempercayai teori ini. Karena saya menemukan beberapa kontradiksi dalam penterjemahan yang dilakukan Yano. Dan tak ada yang tahu seperti apa bentuk Hifu-moji, jadi bagaimana bisa kita mengakuinya sebagai Hifu-moji? Selain itu, semua “Jindai-moji” kuno Jepang (yang dikenal) ditulis secara vertikal. Saya tidak pernah melihatnya tertulis secara horizontal.

Beberapa orang meyakini bahwa 7 huruf di bagian dalam lingakaran pusat cermin bisa dibaca sebagai “I AM THAT I AM” – dalam Hebrew adalah “eheyeh asher eheyeh”, eheyeh dibaca dua kali. Sementara yang lain meyakini bahwa 7 huruf tersebut bisa dibaca sebagai “Yahweh’s light” (cahaya Yahweh) – dalam Hebrew adalah “or Yahweh” (or berarti cahaya). Jika bisa dibaca sebagai “Yahweh’s light”, maka ini bisa menjadi alasan mengapa dewa di Imperial House disebut “Amaterasu”, yang berarti dewa cahaya (god of light) atau dewa matahari (god of the sun). Dewa di Imperial House of Japan mungkin pada awalnya berasal dari God of the Bible, tapi kemudian keyakinan kepada-Nya bercampur dengan keyakinan pada “Amaterasu”. Orang-orang mulai memanggil dewa Imperial House, dengan sebutan “Amaterasu”, karena di cermin tersebut tertulis “Yahweh’s light” (Mazmur 36:9, 84:11).

Sedangkan mengenai huruf-huruf yang berada di luar lingkaran pusat, seseorang meyakini bahwa itu adalah tulisan Yunani kuno. Namun beberapa huruf di antaranya sama dengan yang ada di dalam lingkaran pusat. Jadi, saya pikir huruf-huruf yang ada di dalam maupun di luar lingkaran pusat berasal dari bahasa yang sama.

Saya pikir huruf-huruf ini juga terlihat seperti bahasa Aramaik, yang digunakan oleh Israel kuno. Jika ada pembaca (huruf-huruf ini) yang memiliki pemahaman yang berbeda, tolong beritahu saya. Kita tidak memiliki bukti bahwa salinan milik Yano benar-benar merupakan pola pada bagian belakang cermin. Ini tetap menjadi misteri. Saya harap hari dimana cermin tersebut dipertunjukkan segera datang.


Kfir Brigade

Jet Kfir

Jet Kfir

Ini adalah FAKTA, Ke Kafiran ISRAEL….. hati-hati Saudara, mereka sudah siap ^^


Kfir Brigade

Tag900.png

Kfir Brigade insignia

Active 2005 -
Country Israel
Branch Army
Type Infantry
Role Counter-terrorist
Size 6 Full Infantry Battalions
Part of 162nd Division (“Steel Formation”), Central Command
Garrison/HQ Kfir Training Base (Bach Kfir)- near Beka’ot
Colors Spotted beret, camouflage and white striped flag
Engagements Operation Hot WinterOperation Cast Lead
Commanders
Current commander

Itay Virob

The Kfir Brigade (Ibrani: חֲטִיבַת כְּפִיר), sebelumnya dikenal sebagai Brigade 900, adalah salah satu yang paling terbaru Korps Infanteri brigade dalam Angkatan Pertahanan Israel. Ini berada pada Divisi 162 (Utzvat HaPlada) di Tengah perintah daerah. Kfir Komandan Brigade adalah Kolonel Itay Virob.

Batalyon Infanteri yang Ditunjuk (dikenal sebagai “90s Batalyon”) didirikan pada 1990-an sebagai sebuah kekuatan yang menyertai untuk mobile infanteri. Pada tanggal 6 Desember 2005, brigade resmi didirikan dengan Batalyon 90s bersatu menjadi satu, brigade layanan regular diperintahkan oleh Kolonel Eyal Nosovski.

Meskipun brigade adalah dibawahi Divisi 162, masing-masing batalion terpasang pada operatively brigade daerah di Tepi Barat Divisi:

infantry soldiers from the Kfir brigade with camouflaged faces, pose before they start their graduation march in the Jordan valley, south of the Israeli town of Beit Shean on April 1, 2008.

infantry soldiers from the Kfir brigade with camouflaged faces, pose before they start their graduation march in the Jordan valley, south of the Israeli town of Beit Shean on April 1, 2008.

INI MAU DILAWAN PAKE BAMBU RUNCING??????

Persenjataannya T_T

After finishing an extensive period of service on the front lines of the Jordan Valley action area, the 'Netzach Yehuda' Battalion, Kfir Brigade's Ultra Orthodox battalion, set out on a front-line service trek. The total distance is 14 km, and the course finishes at the Mazada fortress by the Dead Sea. At the end, all of the warriors and soldiers of the command gathered for morning prayer services, with the view of the Dead Sea.


Misteri Id di Facebook (konspirasi yahudi)

facebook emang sedang mendunia … maka nya 9w iseng2 ngutak-ngatik facebook … tp yang utak-atik adalah profile id nyacontoh nya gini, setiap user yang udah register bakal dapet profile id …

contoh nya FB 9w nih http://www.facebook.com/profile.php?ref=profile&id=100000395952206

nah, buat yang pernah belajar database pasti tau mxd dari id=1691135008…

9w coba iseng2 untuk id=1 sampe id=100

ternyata id 1 sampe 3 9a ada value nya alias kosong so bakal redirect k halaman home …

nah ternyata id=4 muncul tuh … http://www.facebook.com/profile.php?id=4 nah ternyata itu adalah acc nya Mark Zuckerberg, alias yang punya FB …

9w coba lagi id=5 … muncul tuh acc nya Chris Hughes, salah satu pendiri facebook juga http://www.facebook.com/profile.php?id=5

pas 9w coba 6, eh value nya kosong …

9w coba lagi id=7 … muncul lah acc Arie Hasit ,,,

coba lagi 8,9,10 ternyata kosong ,,,

dan 9w coba id=11 ,,, ternyata acc nya Soleio …

dari id 12-25 kosong trus ,,, dan baru ada value nya lagi di id=26 sampe id 32

di id=33 valuenya kosong juga ,,,

nah, sebenernya 9w belom dapet mecahin maksud dari id2 yang kosong dan mengapa mulai dari 4,5,7,11 etc …

9w coba googling dengan keyword 45711, 4 5711 45 711 457 11, etc … akhirnya 9w kepikiran untuk mecahin jadi tanggal pada bagian 711 ,,, jadi 7 november … dan yang 9w temuin d google adalah

itu adalah Alpha Epsilon Pi, yaitu organisasi persaudaraan yahudi d amerika selatan yang didirikan pada tanggal 7 november …

kenapa 9w iseng banget utak-atik id FB? coz sama2 kita tau kalo pendiri2 FB kebanyakan yahudi … biasanya yahudi tuh bikin isyarat2 atau simbol2 gitu … contoh nya peristiwa 11 september (9/11) ,,, trus emergency call 911 … maka nya 9w penasaran ,,,

mungkin ahli2 enskripsi ada yang berminat … ^_*

kurang kerjaan mode on

(CATATAN=ANDAI SAYA BISA MEMBANTU ANDA DARI KETERGANTUNGAN FB) :D

FAKTA YANG ADA DI DALAM ALQURAN

RAHASIA ANGKA BASMALAH (BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM)

Bilangan 19 adalah Jumlah Huruf yang terdapat pada kata BASMALLAH (ﺒﺴﻢﺍﷲﺍﻠﺮﺤﻤﻦﺍﻟﺮﺤﻴﻢ) Jika di Hitung, Jumlah Huruf yang Menyusun KATA BASMALLAH yaitu 19. 19 ialah bilangan Primer dalam system MATEMATIKA. Begitu juga, Ternyata ALQURAN pun Membangun system Matematikanya dengan bilangan tersebut. Dalam arti lain, bangunan Matematika ALQURAN adalah Kata BASMALLAH itu Sendiri.

Jika kita perhatikan angka 19 terdiri dari angka terkecil dan terbesar, yaitu angka 1(terkecil) dan 9(terbesar). Untuk itu angka 19 mewakili seluruh bilangan dalam Sistem Matematika.

Berikut Keistimewaan angka 19;

19 X 1 = 19 (1+9) = 10 (1+0) = 1

19 X 2

= 38 (3+8) = 11 (1+1) = 2
19 X 3 = 57 (5+7) = 12 (1+2) = 3
19 X 4 = 76 (7+6) = 13 (1+3) = 4
19 X 5 = 95 (9+5) = 14 (1+4) = 5
19 X 6 = 114 (1+1+4) = 6 = 6
19 X 7 = 133 (1+3+3) = 7 = 7
19 X 8 = 152 (1+5+2) = 8 = 8
19 X 9 = 171 (1+7+1) = 9 = 9
19 X 10 = 190 (1+9+0) = 10 (1+0) = 1
19 X 11 = 209 (2+0+9) = 11 (1+1) = 2

Begitu selanjutnya dimulai dari angka 1 dan berakhir pada angka 9, kemudian kembali lagi ke angka 1 dan berakhir pula di angka 9, dan seterusnya.

Angka 19 adalah bilangan BASMALLAH. Pertama kali turun dari ALQURAN adalah 19 kata, yaitu: jumlah kata surat AL-ALAQ dari ayat 1 sampai 5. Kemudian Urutan Surat Tersebut dalam ALQURAN adalah yang ke 19, jika di hitung dari akhir ALQURAN.

Angka 19 dalam BASMALLAH dapat juga di URAIKAN sebagai berikut;

  • Kata ism (ﺍﺴﻢ) terulang dalam ALQURAN sebanyak 19 kali (19 x 1)
  • Kata Allah () terulang dalam ALQURAN sebanyak 2698 kali (19 x 142)
  • Kata Rahman (ﺮﺤﻤﻦ) terulang dalam ALQURAN sebanyak 57 kali (19 x 3)
  • Kata Rahim (ﺮﺤﻴﻢ) terulang dalam ALQURAN sebanyak 114 kali (19 x 6)
  • Pengulangan Kalimat-kalimat di atas sebanyak 152 kali yaitu;

(1 + 142 + 3 + 6 = 152)

152 adalah Hasil dari 19 x 8

Bukankah Hal ini menakjubkan?

*note : jika tidak percaya silahkan search saja di ALQURAN DIGITAL


KRIPTOGRAFI

Kriptografi, tulisan rahasia dan perhitungan Alfabet, telah digunakan sejak awal peradaban manusia dalam rangka menyimpan rahasia yang tersirat dalam peradaban mereka.

Masyarakat Mesir Kuno misalnya, telah menggunakan teknik tersebut pada tahun 1900 SM, begitu juga bangsa Yunani kuno. Julius Caesar salah satu pendiri Imperium Romawi menggunakan Kriptografi sederhana yang berdasarkan pertukaran posisi urutan, dengan cara menukar sebuah huruf dengan huruf ketiga setelahnya. Akan tetapi Perhitungan Alfabet atau Kriptografi yang digunakannya belum selengkap, serapi, dan seteratur yang telah digunakan bangsa ARAB setelah lahirnya peradaban Islam di tengah-tengah mereka.

Bangsa Arab lah yang pertama kali menemukan metode untuk memecahkan Kriptografi berikut penulisannya secara Sistematis. Sebagai permulaan saya ingin mengajak para pembaca melihat contoh table perhitungan di bawah ini,

Tabel al-Jumal al-Taqlidi

Huruf
Nilai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Huruf
Nilai 20 30 40 50 60 70 80 90 100 200
Huruf
Nilai 300 400 500 600 700 800 900 1000

Tabel al-Jumal al-Shaghir

Huruf
Nilai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1
Huruf
Nilai 2 3 4 5 6 7 8 9 1 2
Huruf
Nilai 3 4 5 6 7 8 9 1

Terkadang ilmu ini juga dikenal di Arab dengan sebutan al-Kitabah as-Sirriyah (Tulisan Rahasia).

Untuk lebih mudah memahami hal diatas, berikut ini akan di kisahkan tentang seorang penyair yang bernama ad-Dalanjawi. Ketika al-Dalanjawi meninggal dunia, salah seorang Sahabat Karibnya Benar-benar merasa kehilangan. Lalu kesedihannya itu, diabadikan dalam sebuah syair:

ﺳﺄﻟﺖﺍﻟﺸﻌﺮﻫﻝﻠﻚﻤﻦﺼﺪﻴﻖ      ﻭﻗﺪﺴﻜﻦﺍﻠﺪﻠﻨﺠﺎﻮﻱﻠﺤﺪﻩ

Kutanya kepada syair apakah kau memiliki seorang teman? Kini ad-Dalanjawi telah tinggal sendirian

ﻓﺼﺎﺡﻭﺨﺮﻤﻐﺸﻴﺎﻋﻠﻴﻪ          ﻭﺃﺼﺒﺢﺭﺍﻘﺪﺍﻔﻲﺍﻠﻘﺒﺮﻋﻨﺪﻩ

Temannya berteriak dan jatuh tersungkur ketika menziarahinya hingga tertidur di atas pusaranya

ﻔﻘﻠﺖﻠﻤﻦﻴﻘﻮﻝﺍﻠﺸﻌﺮﺃﻗﺼﺮ    ﻠﻘﺪﺃﺭﺨﺖ : ﻤﺎﺕﺍﻠﺸﻌﺮﺒﻌﺪﻩ

Daku berkata kepada penyair yang mengatakan pendekkanlah! Sedangkan aku meratap, “telah mati syair sesudah kematiannya”

Penyair diatas telah meletakkan kata Kunci agar kita Dapat Mengetahui Tahun Wafatnya ad-Dalanjawi. Jika kita menghitung sampai pada kalimat (ﻤﺎﺕﺍﻠﺸﻌﺮﺒﻌﺪﻩ)

Yang artinya telah mati syair setelah kematiaanya, maka kita dapat mengetahui tahun wafatnya ad-Dalanjawi.

Huruf

Nilai

1123

5 4 70 2 200 70 300 30 1 400 1 40

Maka Tahun Wafat ad-Dalanawi yang tersirat dalam bait syair diatas adalah 1123H. begitulah, metode ini begitu akrab digunakan bangsa Arab dalam menyimpan informasi tersirat dalam berbagai cara.

MISTERI KAUM AD YANG KEDUA

Pada Akhir Zaman akan terdapat kaum Ad yang kedua. Allah (Swt) berfirman dalam ALQURAN,

Dan bahwasannya Dia Telah membinasakan kaum Ad yang pertama dan kaum Tsamud, maka tidak seorang pun yang di tinggalkannya (Al-Najm: 50-51)

Logikanya ketika ayat diatas menyebutkan kata Kaum Ad yang Pertama mengisyaratkan bahwa suatu hari kelak akan datang Kaum Ad yang Kedua.

Adapun kaum Ad, maka mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alas an yang benar, dan berkata “siapakah yang lebih besar kekuatannya di banding kami?” Apakah mereka tidak memperhatikan bahwa Allah yang menciptakan mereka (adalah) lebih Besar, maka kami meniupkan angin yang kuat kepada mereka dalam beberapa hari, Kami hendak merasakan kepada mereka itu siksaan yang menghinakan dalam kehidupan dunia. Dan sesungguhnya siksaan akhirat lebih menghinakan, dan mereka tak diberi pertolongan (Al-Fushilat: 15-16)

Yang jadi pertanyaan saya, mengapa begitu banyak sebutan Kaum Ad di dalam ALQURAN? Apakah Sebuah Peringatan?

Coba kita Lihat pada ALQURAN DIGITAL atau SYAMIL AL-QURAN (TERJEMAHAN PERKATA “TYPE HIJAZ), Search (Cari)  .(ﻋﺎ ﺩ) Kaum Ad

Maka kita akan Mendapati kata tersebut sebanyak 24 kali dalam 23 Ayat. Berikut Rinciannya:

  1. Al-A’raf               ayat      65
  2. Al-A’raf              ayat      74
  3. At-Taubah        ayat      70
  4. Hud                     ayat      50
  5. Hud                     ayat      59
  6. Hud                      ayat      60 (2x)
  7. Ibrahim              ayat      9
  8. Al-Hajj                ayat      42
  9. Al-Furqon         ayat      38
  10. As-Syu’ara        ayat      123
  11. Ankabut            ayat      38
  12. Shad                    ayat      12
  13. Al-Ghafir           ayat      31
  14. Al-Fushilat        ayat      13
  15. Al-Fushilat        ayat      15
  16. Al-Ahqaf             ayat      21
  17. Qaf                         ayat      13
  18. Az-Zuriyat         ayat      41
  19. An-Najm             ayat      50
  20. Al-Qamar            ayat      18
  21. Al-Haqah            ayat      4
  22. Al-Haqqah          ayat      6
  23. Al-Fajr                  ayat      6

Coba Perhatikan Ayat yang mensifati Kaum Ad dengan Kesombongan,

Adapun kaum Ad, mereka menyombongkan diri di muka bumi tanpa alas an yang benar. Mereka berkata “Siapakah yang lebih kuat dari kami?” (Al-Fushilat: 15)

Prilaku dan Sifat Sebagaimana Dimiliki oleh Kaum Ad diatas, sangat mirip dengan sifat, tingkah laku dan sepak terjang yang di tunjukkan oleh negara AMERIKA SERIKAT di tengah-tengah kiprah internasionalnya selama ini. Bahkan dewan keamanan PBB tak berkutik dibuatnya.

KAUM TSAMUD YANG KEDUA

Seperti diketahui, dalam banyak ayat-ayatNYA, ALLAH(Swt) selalu menyertakan kaum Ad dan Kaum Tsamud. Keduanya sering di pasangkan bersamaan dalam beberapa ayat ALQURAN.

Lalu jika Amerika Serikat adalah Kaum Ad, maka siapakah kiranya yang Pantas disebut Kaum Tsamud untuk Zaman ini? Sebagaimana dikisahkan dalam ALQURAN?

Tanpa melakukan pendalaman yang mendetail, siapapun menunjuk sebuah Negara yang memiliki karakteristik kaum ini. Yaitu INGGRIS. Banyak alasan politisnya, tapi yang perlu diketahui bahwa orang-orang Amerika memang berasal dari orang-orang Inggris Buangan. Mereka memiliki asal usul, bahasa, perawakan, ideology, termasuk cita-cita yang sama.

Sebuah Sejarah yang terulang mengenai karakteristik dua Sejoli ini (Amerika dan Inggris) sama seperti Sejoli lainnya (Mongol dan Tartar). Berikut Persekutuan yang terjadi pada bangsa IRAK pada masa lalu dan masa kini.

  • Kerajaan Mongolia menduduiki Khawarizmi (Afghanistan) sebelum Menduduki Baghdad.
  • -Amerika Serikat Menduduki Afghanistan sebelum menyerang Irak
  • Kerajaan Mongolia dan Tartar bersekutu untuk menduduki Baghdad.
  • -Amerika Serikat dan Inggris bersekutu untuk menjajah Irak
  • Kerajaan Mongolia dan Tartar menutup akses untuk masuk ke Baghdad dari Timur dan Barat.
  • -Amerika Serikat dan Inggris menutup akses untuk masuk ke Baghdad dari Timur dan Barat.
  • Kerajaan Mongolia dan Tartar mulai menyerang Baghdad pada tanggal 16 Muharam 565H
  • -Amerika Serikat dan Inggris mulai menyerang Irak pada tanggal 16 Muharam 1424H.
  • Tentara Mongolia dan Tartar berhasil menggulingkan kekuasaan di Bagdad, setelah penyerangan 21 hari.
  • -Tentara Amerika Serikat dan Inggris berhasil menggulingkan Rezim yang berkuasa di Irak setelah penyerangan selama 21 Hari.
  • Pada saat penyerangan tentara Mongol dan Tartar, Irak dikuasai oleh penguasa Zalim, dinasti Abbasiah.
  • -Pada penyerangan tentara Amerika Serikat dan Inggris, Irak dikuasai oleh penguasa Zalim, partai Bath.
  • Tentara Mongolia dan Tartar memperbolehkan semua orang dari seluruh Negara untuk merampas, membakar perpustakaan dan membunuh orang-orang tua, anak kecil dan para wanita.
  • -Amerika Serikat dan Inggris memperbolehkan para agen-agennya (Al-Qaeda) untuk merampas, membakar gudang-gudang Ilmu, membunuh para Ulama, Anak Kecil, orang tua, dan para wanita, mereka juga melakukan Fitnah untuk menghancurkan Irak dari dalam.
  • Tentara Mongolia meneruskan penjajahannya ke Syam (Suriah)
  • -Amerika Serikat mulai melontarkan berbagai Ancaman kepada Syria.

Luar biasa bukan? Perputaran Sejarah terjadi begitu Sempurna. Ini merupakan Fakta, bias dilihat di Media-Media yang menulis beberapa artikel mereka.

sekian sedikit tulisan dari saya, nantisaya lanjutkan kembali :D

2014 & 2019 (Tahun Tahun Mengerikan dalam Sejarah Umat Manusia)


CERITA ISLAMI

MUSLIM DAN MUHAJIR

“ORANG ISLAM IALAH ORANG YANG MENYELAMATKAN ORANG ISLAM LAINNYA DARI KEJAHATAN LIDAHNYA DAN TANGANNYA SEDANGKAN ORANG YANG HIJRAH (PINDAH) IALAH ORANG YANG PINDAH DARI APA YANG DILARANG OLEH ALLAH SWT (HR. Bukhari, Abu Daud dan Nasa’I dari Ibnu Umar)

Yang dikatakan orang Islam yang sebenarnya, yaitu orang yang membikin keselamatan pada orang lain. Lidahnya dijaga dari tutur kata yang dapat menyakiti hati orang lain seperti memaki, mencela, menggunjing, mengumpat, menipu, dan lain – lain. Tangannya termasuk juga kalau ia berkuasa, tidak dipergunakan untuk bertindak sewenang – wenang, inilah karakter orang Islam. Sedangkan yang dikatakan hijrah (pindah), bukan hanya sebagaimana yang terjadi pada zaman Rasulullah saw, tetapi pindah yang sebenarnya ialah pindah dari berbuat dosa, mengalihkan perbuatan – perbuatan yang dilarang Allah swt, kepada perbuatan – perbuatan yang baik yang diperintahkan oleh Allah, tegasnya pindah dari perbuatan – perbuatan lama yang penuh dengan dosa beralih kepada amalan – amalan shalih yang berisi pahala.

Sumber : 150 Hadist – Hadist Pilihan

PRIORITAS CINTA TERTINGGI

Sesungguhnya kecintaan tertinggi hanya patut dipersembahkan untuk Allah swt, rasul-Nya, dan berjihad dijalan-Nya. Sebagaimana terdapat didalam QS. At Taubah ayat 24 yang berbunyi, “Katakan kalau bapak – bapakmu, anak – anakmu, saudara – saudaramu, istri – istrimu, kaum keluargamu, kekayaan yang kamu peroleh, perniagaan yang kamu khawatiri menanggung rugi dan tempat tinggal yang kamu sukai, kalau semua itu lebih kamu cintai dari Allah dan rasul-Nya dan dari berjuang dijalan Allah, tunggulah sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang fasik”.
Orang – orang yang beriman memiliki kecintaan yang sangat besar kepada Allah, seperti yang dilukiskan dalam QS Al Baqarah :165, “Dan diantara manusia ada yang menyembah tandingan – tandingan selain Allah, mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang – orang yang beriman itu sangat cintanya kepada Allah”.
Cinta kepada Allah muncul karena kesadaran telah menerima anugerah dan nikmat yang terbesar dari-Nya, kesadaran berapa rasa kasih sayang Allah melingkupi detik – detik kehidupan kita, Allah-lah sumber segala kebaikan dan nikmat yang kita peroleh.
Dalam suatu hadist Qudsi, Allah berfirman, “Satu kebaikan di sisi-Ku adalah senilai sepuluh kali lipat yang sepertinya, hingga tujuh ratus kali lipat, hingga kelipatan yang sangat banyak. Sedangkan satu kejahatan di sisi-Ku adalah bernilai satu. Maka jika ia telah menyesal dan memohon ampun, Akupun mengampuninya. Aku mensyukuri amal kebaikan yang sedikit, dan aku mengampuni banyak kesalahan – kesalahan. Kasih sayang-Ku mendahului murka-Ku, sifat penyantun-Ku mendahului keputusan-Ku menjatuhkan sanksi. Pemberian maaf-Ku mendahului siksa-Ku. Aku lebih pengasih kepada hamba – hamba-Ku, daripada kasih sayang ibu kepada anaknya”.
Sudah selayaknya bila kecintaan tertinggi seorang hamba hanya diperuntukkan bagi Rabbnya yang telah menciptaka, merawat, menjaga, dan memberi nikmat yang tak terhingga semenjak kita masih dalam kandungan. Allah yang menciptakan makhluk dan Allah jua yang telah mempersiapkan kenikmatan syurga yang kekal sebagai balasan bagi orang – orang yang beriman dan beramal sholeh.
“Dan kalau kamu hitung nikmat Allah, niscaya tidak dapat kamu menghitungnya”.(QS An Nahl: 18)
Ketika Abu Razin Al ‘Uqaili bertanya, “Ya Rasulullah, apakah iman itu?” Rasulullah menjawab, “Bahwa Allah dan rasul-Nya lebih kamu cintai dari orang lain.” (H.R Ahmad)
Dalam hadist lain diriwayatkan bahwa Rasulullah saw, bersabda, “Tiada beriman seorang kamu, sebelum Allah dan rasul-Nya lebih dicintainya dari yang lain”. (HR. Bukhari dan Muslim)
“Hendaklah kalian mencintai Allah karena Dia memelihara kalian dengan nikmat – nikmat-Nya. Dan cintailah aku demi cintamu kepada Allah. Dan cintailah ahli rumahku demi cintamu kepadaku”. (HR At Tirmizi, Al Hakim dari Ibnu Abbas)
Cinta kepada Allah dapat kita mulai dengan mengenal Allah (ma’rifatullah) melalui tanda – tanda kekuasaan-Nya di alam semesta dan diri sendiri.
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda – tanda bagi orang – orang yang berakal”. (QS. Ali Imran: 190)

Sumber : Al – Qur’an & terjemahan Departeman Agama RI
Super Mentoring Junior

TIGA MACAM AMAL YANG DISUKAI ALLAH

“AKU (ABDURRAHMAN BIN MAS’UD BERTANYA KEPADA RASULULLAH SAW,
‘AMAL – AMAL MANAKAH YANG PALING DISUKAI OLEH ALLAH?’
JAWAB RASULULLAH, ‘SHALAT PADA WAKTUNYA’
AKU BERTANYA, ‘KEMUDIAN APA LAGI?’
JAWAB BELIAU, ‘BERBAKTI KEPADA ORANG TUA’
AKU BERTANYA LAGI, ‘LALU APA LAGI?’
BELIAU MENJAWAB, ‘ BERJUANG DIJALAN ALLAH’
(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)

Tiga macam amal yang paling disenangi oleh Allah ialah manusia – manusia yang beriman kepada Allah, kapan hamba-Nya dapat menghadap berbicara langsung kepada-Nya. Jadi tak boleh seenaknya sendiri, ada aturannya yang harus dipatuhi, sebagaimana waktu – waktu shalat wajib dalam sehari semalam.

Berbakti kepada ibu bapak adalah wajib sebab keduanya yang menyebabkan kita dilahirkan atas izin dan kuasa Allah. Janganlah kita durhakai keduanya, Allah paling tidak suka hal itu berdosa besar kalau kita menyakiti keduanya. Allah swt berfirman, “Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) keduai orang ibu bapanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada – Ku dan kepada dua orang ibu bapamu, hanya kepada Ku-lah kembalimu”. (QS. Lukman ayat 14)

Berjuang dijalan Allah, menegakkan agama Allah dengan segala macam cara untuk meninggikan agama Allah, dengan harta, dengan tenaga, dengan pikiran dan lain lain agar agama Allah berkembang dan peraturan Allah dapat dipatuhi sebagai pedoman hidup di dunai untuk mencapai kehidupan yang kekal dan abadi di akhirat kelak.

Sumber : Al – Qur’an & terjemahan Departeman Agama RI
150 Hadist – Hadist Pilihan
Super Mentoring Junior

TIGA TANDA ORANG MUNAFIK

“TANDA ORANG MUNAFIK ADA TIGA MACAM YAITU :
APABILA IA BERBICARA, BERDUSTA
APABILA IA BERJANJI, MENGINGKARI DAN
APABILA DIPERCAYA, BERLAKU CURANG (KHIANAT)”
(HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Orang munafik ialah orang yang mempunyai ciri khas, yaitu tidak satunya kata dengan perbuatan, bermuka dua, lain dimulut lain pula dihati, tak mau berterus terang. Golongan semacam ini sangat berbahaya di dunia,ibaratkan musang berbulu ayam, sulit untuk mengetahui. Hanya tanda – tandanya saja dapat diketahui yaitu : kalau berbicara selalu dusta, apa yang dikatakan tak sesuai dengan kenyataan dan bertentangan dengan kata hatinya. Apabila berjanji tidak pernah ditepati, selalu ingkar, pandai berputar lidah kalau janjinya ditagih, dan orang semacam ini kalau diberi kepercayaan selalu meremehkan, mensia – siakan kepercayaan itu, selalu curang (khianat).
Semoga kita tidak termasuk di dalam ketiganya…amin..

TAQWA KEPADA ALLAH DIMANAPUN BERADA

“TAQWALAH ENGKAU KEPADA ALLAH DIMANA SAJA ENGKAU BERADA,
DAN IKUTILAH (IRINGILAH) SUATU BERBUATAN JAHAT DENGAN KEBAIKAN,
NISCAYA KEBAIKAN ITU AKAN MENGHAPUS KEJAHATAN ITU
DAN BERGAULLAH ENGKAU DENGAN SESAMA MANUSIA DENGAN CARA AKHLAQ YANG BAIK”
(HR. Turmudzi dari Abu Dzar)

Taqwa artinya memagari diri atau menjaga diri dengan penuh kepatuhan dan ketaatan kepada Allah swt atas menjalankan segala perintah – Nya dan menjauhi larangan – Nya. Taqwa ini kita lakukan dimana pun kita berada, ditempat ramai atau sepi, sendirian atau ada orang lain disaat senang maupun dikala susah.
Kalau kita terlanjur berbuat kesalahan yaitu melakukan suatu perbuatan jahat, cepat – cepatlah kita menyesali diri dengan bertaubat dan iringilah dengan perbuatan baik. Sebab perbuatan baik itu dapat menghapus kejahatan kita yang terlanjur melakukannya.
Taqwa selain kita menjalankan kewajiban utama kita diantaranya : shalat lima waktu, puasa, zakat, dan naik haji. Takwa pun bisa kita mulai dari hal yang kecil yaitu kita membuang duri atau paku yang ada dijalan, itu merupakan salah satu contoh taqwa yang sangat sederhana.
Mengutip perkataan seorang ulama terkemuka di Indonesia, apabila kita hendak bertaqwa maka lakukanlah tiga perkara ini, antara lain :
1. Mulai dari diri sendiri
Seorang khatib tak jemu – jemunya setiap hari Jum’at mengingatkan kepada kita untuk senantiasa bertaqwa kepada Allah, taqwa tersebut kita mulai dari diri sendiri.
2. Mulai dari sekarang
Tak ada satu orang pun yang tahu kapan ia akan menghadap Sang Pencipta. Untuk itu mari kita bersama – sama untuk selalu bertaqwa kepada Allah, karena kita tak tahu kapan Dia akan memanggil kita, maka dari itu kita mulai dari sekarang.
3. Mulai dari hal yang kecil
Hal yang luar biasa tak akan terwujud tanpa sesuatu hal yang kecil, sama halnya dengan bertaqwa. Dari hal – hal yang kecil akan menimbulkan hal yang besar misalnya : membuang duri dijalan, membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu hal yang kecil yang bersandarkan pada taqwa kepada Allah swt.

Sumber : 150 Hadist – Hadist Pilihan


Iseng.com

waduh, Iseng gw lagi kumat niyh… :D

klo gw mengacu pada Rancang Disain dengan Menggunakan (Golden Ratio) seperti pada Tulisan yg gw Tulis Sebelumnya “The Secret of Ka’bah with Golden Ratio”. Bisa kita Banding-kan Umur Antara Wanita dan Pria Dalam Usia Pernikahan, dengan menggunakan Golden Ratio sebagai acuan Umur yang Pas untuk Seorang Pria dan Wanita dalam Pernikahan yaitu dengan Rasio Phi Konstan = 1,618… “maksud gw, mungkin aja dengan Rentang Umur Sekian .. sebuah Pasangan Memiliki Rasio EMOSIONAL yang PAS

Mari Berhitung:

Kalo gw Pengen Umur 24th Menikah, dengan menggunakan Golden Ratio Phi Konstan = 1,618… Yang Pertama yaitu Mencari Jumlah umur Pria dan Wanita, yang di dapat dari {(umur) 24 tahun / (phi)  1,618 }= 39 Tahun. Setelah dapat Jumlah Umur Pasangan Pria dan Wanita ber-Nilai 39 th lalu di kurangi Umur Rencana Gw Nikah (24th) = menghasilkan Perbandingan Umur untuk WANITA yg HARUS gw Nikahi Kurang Lebih berumur 15 Th. Wallahua’lam…. siapa yang tau jika Jodoh gw Masiyh di SMP kelas 3 mau Lulus2-an ke SMA gw Nikahin tuwh…. ha ha ha ha

Itungan Iseng Antara Umur

Itungan Iseng Antara Umur

Semua Kembali lagi pada Allah (SWT), JODOH, HARTA, KEMATIAN itu Hanya Allah yang Menghendaki. Gw Sebagai Manusia Cuma Bisa Berusaha, Meminta, dan Berserah. he he he he …. Tapi Teutep Bini gw masiyh SD sekarang *jadi inget kata temen gw dah, dia pernah  ngomong ke Gw.. ,”Santai Aja Pizh, Jodoh loe skrng masih di SD”* hwuakakaka…. “Apakah iya???” hi hi hi hi


The Secret of Ka’bah with Golden Ratio

Bismillahirrahmanirrohim

Dari SMA gw paling suka ama Pelajaran Matematika, mungkin pernah mendengar nama Fibonacci. Dia adalah seorang ahli matematika yang hidup di era middle age di Aljazair. Masa kecilnya pernah berguru kepada seorang ahli matematika Muslim, hingga akhirnya Fibonacci membawa ilmu tersebut mengguncang Eropa.

Golden Ratio ialah Ratio yang Betul-Betul mencengangkan.

Sebentar lagi, Anda akan melihat bukti-bukti ilmiah luar biasa dari misteri yang tetap tersembunyi di Kota Suci Mekkah Selama Ribuan Tahun. Mekkah dikehendaki sebagai arah bersujud, tempat konvensi miliaran umat Islam dan sebagai pusat suci Islam. Orang-orang Muslim, yang sanggup, disunahkan untuk pergi melakukan perjalanan melalui Ka’bah, Muzdelife dan Arafat dan untuk berkumpul di kota suci.

Phi Konstan-1,618, jumlah Nilai unggulan matematika. Sang Pencipta selalu menggunakan nomor yang sama dalam berbagai peristiwa di alam semesta, dalam pulse hati kita, rasio aspek spiral DNA, di desain khusus yang disebut alam semesta dodecehadron, dalam aturan array daun tanaman yang disebut phylotaxy, dalam bentuk serpihan salju, kristal, dalam struktur spiral banyak galaksi. Pencipta menggunakan nomor yang sama, jumlah rasio emas senilai 1,618 …

Ditetapkan bahwa rasio ini telah digunakan untuk desain arsitektur, bahkan Piramida di Mesir. Kepler astronom terkenal, Mendefinisikan Angka ini sebagai Penemuan yang Terbaik. Banyak pelukis terkenal, insinyur dan arsitek, seperti Leonardo Da Vinci, telah menggunakan rasio ini dalam karya seni mereka selama ratusan tahun.

Golden Ratio Points Berlaku pula untuk Wajah Manusia

Wajah yang cantik ternyata menyimpan rasio-rasio matematika yang relatif konstan di hampir semua tipe wajah manusia Dr.Steven Markot, yang telah menghabiskan 25 tahun meneliti unsur matematika pada tubuh manusia, berhasil membuktikan di balik kecantikan wajah seseorang tersembunyi rasio-rasio matematika disana. Dia meneliti 18 model wajah dari beragam suku & umur. Hasilnya? 97% memiliki pola yang sama!.

face2face3face31face5face6

Golden Ratio Mask karya Dr. Steven Markot ternyata berlaku untuk gigi & wajah

* Hair follicle – Eye height / Top – Eye height = 1,618…

* Nose – chin gap / Eye – chin gap = 1,618…

* Nose length / Forehead width = 1,618…

* Nose length / Eye – mouth = 1,618 …

* Under nose – chin / Mouth – Chin, interpupillary gap / Face width = 1,618

* Mouth width / Interpupillary = 1,618

* Nose width / Mouth width = 1,618… dst…

Golden Ratio Points ada di Anatomi Tubuh Manusia

Tubuh manusia pun tak luput dari rasio tersebut. Coba anda hitung sendiri : Golden Ratio Point juga berlaku di setiap jengkal anatomi manusia

hand3hand4handhand1hand2

* panjang dari pangkal lengan s/d sikut / sikut s/d ujung jari

* panjang dari ubun-ubun ke dagu / ubun-ubun ke sambungan kepala-leher

* panjang lutut ke kaki / panjang dari abdomen ke lutut…dan lain sebagainya… Semuanya terpaku di angka 1,618… Jari-jari kita pun juga mengandung Golden Ratio.

Coba amati garis-garis berwarna yang menandai buku-buku jari.

Perbandingan antar buku jari pun ternyata sesuai dengan deret Fibonacci. 2,3,5 dan 8 adalah Deret Fibonacci Golden Ratio Points Berlaku pula untuk Organ Dalam Tubuh Kita Paru-paru Tahun 1987, B.J West & dr.A.L Goldberger berhasil mengungkapkan Golden Ratio di paru-paru kita. Secara anatomis, paru-paru kita mirip bentuk pohon yang sudah kering. Coba amati lebih teliti, bentuknya pun tidak simetris. Sebagai contoh, saluran udara yang memisahkan 2 bronchi; salah satunya lebih panjang dari yang lain. Bentuk asimetris ini terus berlanjut ke cabang berikutnya. Dan yang menakjubkan, rata-rata bronchus yang satu dengan bronchus yang lain ada di angka 0,61.

Jadi, di mana Golden Ratio Point of the World?

Proporsi jarak antara Mekah dan Kutub Utara dengan jarak antara Mekah dan Kutub Selatan adalah persis 1,618 yang merupakan Golden Ratio. Selain itu, proporsi jarak antara Kutub Selatan dan Mekah dengan jarak antara kedua kutub adalah lagi 1,618 unit.

mecca_golden-point4

Keajaiban belum selesai The Golden Ratio Point of the World adalah di kota Mekkah menurut peta lintang dan bujur yang merupakan penentu umum manusia untuk lokasi.

Proporsi jarak timur ke barat Mekah jarak garis solstice lagi 1,618 unit. Selain itu, seperti ditunjukkan pada Gambar, proporsi jarak dari Mekah ke garis titik balik matahari dari sisi barat dan perimeter garis lintang dunia pada saat itu juga mengejutkan sama dengan rasio emas (Golden Ratio), 1,618 unit. The Golden Ratio Point of the World selalu dalam batas kota Mekkah, di dalam Daerah Suci yang meliputi Ka’bah menurut semua sistem pemetaan kilometrical meskipun variasi kecil dalam perkiraan mereka.

mecca_golden-point11

mecca_golden-point2

Di rumah, Anda dapat tepat mengukur jarak antara dua titik Dunia melalui Google World’s ruler feature. Jika Anda ingin, Anda dapat dengan mudah memverifikasi kebenaran rasio yang diberikan dengan menghitung garis lintang dan garis bujur atau bahkan dengan menggunakan kalkulator sederhana.Pada gambar, Anda awalnya melihat bagaimana untuk menemukan titik mulai dan berakhir di kota Mekah dan Kutub Utara. Sehubungan dengan bujur dan lintang positif nilai-nilai dan dengan mengambil sudut yang melayang ke tanah, tetapi tidak ke laut, single Golden Ratio Point of the World adalah Mekah.

Phi matrix program, program Amerika yang digunakan untuk menampilkan rasio emas pada gambar. Jika kita mengasumsikan bujur dan lintang peta Dunia sebagai lukisan abadi yang memiliki kedalaman tak berujung, lalu buka di dalam program ini, kita akan menemukan bahwa Golden Ratio Point of the World adalah Kota Mekkah.

mecca_golden-point31

Mujizat pergi pada …

Golden Ratio Miracle dalam Ayat, Mekah dari Quran.

Golden Ratio Quran

Ada satu ayat dalam Quran yang unik yang meliputi Mekah kata dan ekspresi yang menyebutkan bukti-bukti yang jelas di dalam kota yang akan memberikan iman kepada umat manusia. Hubungan antara Kota Mekah dan Rasio Emas jelas terukir dalam Surah Ali Imran’s (bagian dari Al Qur’an) ayat 96. Jumlah total semua huruf dari ayat ini adalah 47. Menghitung rasio emas dari total surat, kita mengetahui bahwa kata Mekkah tersirat; 47 / 1.618 = 29,0. Terdapat 29 surat-surat dari awal sampai ayat kata, Makkah seperti dalam peta dunia.Jika hanya satu kata atau huruf yang hilang, rasio ini tidak pernah bisa dipakai. Dengan tanpa batas, kita telah melakukan proses yang sama yang kita laksanakan pada peta dunia dan menyaksikan koherensi mulia sejumlah surat yang mengungkapkan hubungan antara Mekah dan Golden Ratio.

Semua bukti ini menunjukkan bahwa; Sang Pencipta Dunia dan matematika adalah sama Satu dan Tunggal yaitu Allah SWT, yang tak dapat dijelaskan dan kekuatan besar yang telah menciptakan Ka’bah, daerah suci dan Quran. Ia mengingatkan seluruh umat manusia bahwa dia telah memberikan tanda-tanda untuk seluruh umat manusia atas dasar ramalan nya tentang masa depan dan bahasa umum manusia.

Penemuan mengenai hubungan antara Golden Ratio, Makkah, Kaaba dan Qur’an telah meningkat dari hari ke hari. Pada gambar, itu menunjukkan bahwa pengukuran dengan rasio emas kompas yang juga dikenal sebagai Leonardo kompas, membuktikan bahwa kota Mekah terletak di Golden Ratio Point of Saudi sementara Ka’bah terletak di Mekah Golden Ratio City.Menurut perhitungan probabilitas, semua bukti ini tidak dapat insidentil (terjadi Secara Kebetulan).

mecca1

Tanda-tanda yang diberikan kepada Anda untuk menemukan cara yang tepat. Masih Kita ingin mengabaikan nya???

Assyhaduallailahaillallah waasyhaduannamuhammadurrasulullah… Assyhaduallailahaillallah waasyhaduannamuhammadurrasulullah … Assyhaduallailahaillallah waasyhaduannamuhammadurrasulullah …

Golden Ratio Point

Miracle of Kaaba – English Version from Erdem Cetinkaya on Vimeo.


THE ARRIVALS

THE ARRIVALS

“THE ARRIVALS” Number 1 SERIES ON YouTube!!

Silahkan di Tonton atau pun di Download, ada 52 episode yg terdiri dari +/-10 menit…

Sebuah Film seri Produksi Noreagaa dan Achernahr. Sangat memberikan pencerahan dan dapat membuka mata kita serta meningkatkan kewaspadaan terhadap apa yang sebenarnya sedang terjadi di sekeliling kita. Segala bentuk Propaganda, Konspirasi, Fitnah dan kebohongan yang terjadi di dunia akan di bongkar di seri ini.

Di film ini segala misteri2 dunia akan diungkapkan kebenarannya…
Seperti:

- siapakah penguasa sesungguhnya negara2 besar?
– bagaimana bentuk dr uang masa depan?
– rahasia dibalik hollywood?
– apa hubungan firaun dengan kerajaan inggris?
– siapa pembunuh JFK? Dan mengapa?
– apakah dibalik UFO?
– apa itu illuminati? Freemason? Skull and bones?
– rahasia apakah yang disembunyikan oleh vatican?
– mengapa terjadi peristiwa 9/11?
– apakah itu dajjal? Antichrist?
– bagaimanakah cara menghipnotis seluruh penduduk dunia dgn efektif?
– dan masih banyak lg!!

warna hijau: ada subtitle bahasa Indonesia
warna merah: bahasa Inggris atau subtitle malaysia

kl mau nonton di facebook (no subtitle):

Code:
http://id-id.facebook.com/video/?id=103985485095

download via rapid*share disni (no subtitle):

Code:
http://www.rapid*share.com/users/CEG2E

download via indowebster (subtitle indo):

Code:
http://www.indowebster.com/search.php?login=abuyusuf13

atau

http://www.indowebster.com/controller.php?page=profile&userId=296862
————————————-

INTRO

Spoiler for intro:
di sensor oleh youtube. jd lihat disini…http://video.yahoo.com/watch/4359858/11701089

section 1

Part 1 (Proof from the Holy Quran)

The Arrivals pt.02 (mind control feat. George Carlin)

The Arrivals pt.03 (Children’s mind control)

The Arrivals pt.04 (Proof of the Antichrist’s arrival)

The Arrivals pt.05 (architecture & energy)

The Arrivals pt.06 (The Battle for Human Energy)

The Arrivals pt. 7 (Pharaohs of Today)

The Arrivals pt. 8 (Shocking Evidence of the Pharaohs)

The Arrivals pt 9 (Hashemsfilms)

The Arrivals pt. 10 (The New Worldly Order)

section 2

The Arrivals pt 11 (Musical Sorcery)

disensor youtube. jd liat disini…

http://www.truveo.com/The-Arrivals-p…y/id/449909845

The Arrivals pt.12 (“Light up the darkness”)

The Arrivals pt.13 (Lady in Red)

The Arrivals pt.14 (Hollywood

krn di sensor youtube…

selengkapnya di

http://www.disclose.tv/action/viewvi…4__hollywood_/

The Arrivals pt.15 (Hollywood & The Promised Land)

The Arrivals pt.16 (The Media & Islam)

The Arrivals pt.17 (War on Terror)

The Arrivals pt. 18 (The Hypocrisy of Democracy)

The Arrivals pt.19 (The UFO Phenomena)

The Arrivals pt.20 (The Ufo Phenomena)

The Arrivals pt.21 (What Is Yet To Come)

section 3

The Arrivals pt.22 (Our Satanic Pop Culture)

disensor youtube… jd kesini aja:

http://eclipptv.com/viewVideo.php?vi…c_Pop_Culture_

The Arrivals pt.23 (Materialism & The Battle Within)

The Arrivals pt.24 (Freedom Unplugged)

The Arrivals pt.25 (The Antichrist/Dajjal Is Here)

The Arrivals pt.26 (The Antichrist/ Dajjal is Here)

The Arrivals pt.27 (Why Satanism is Practiced by Our Leaders)

The Arrivals pt28 (Why Satanism is Practiced By Our Leaders)

The Arrivals pt.29 (The Truth About The Gods)

The Arrivals pt.30 (The Checkered Floor and The “Gods”)

The Arrivals pt.31 (The Great Deception)

section 4

The Arrivals pt.32 (The Most Valuable Truth)

The Arrivals pt.33 (The Choice is Yours)

The Arrivals pt.34 (The Infiltration of Religion)

disensor sama youtube. jd kesini… http://www.disclose.tv/action/viewvi…_of_religion_/

The Arrivals pt.35 (The Temple of Solomon)

The Arrivals pt.36 (The Story of Jesus)

The Arrivals pt.37 (The Sun God)

The Arrivals pt.38 (The Story of Islam)

The Arrivals pt.39 (The Caliphs & The Imams/ The truth about the 12 imams)

The Arrivals pt 40 (The Common Ground)

The Arrivals pt.41 (The Bloodlines)

section 5

The Arrivals pt.42 (The Gatekeepers)

The Arrivals pt.43 (The Symbolism of 9-11)

The Arrivals pt.44 (The Significance of The Kaaba)

The Arrivals pt.45 (The Kaaba & the 9-11 Ritual)

The Arrivals pt.46 (The Complete Human)

The Arrivals pt.47 (The Free Human)

The Arrivals pt.48 (The Arrival of the Mahdi)

The Arrivals pt.49 (The Arrival of the Dajjal)

The Arrivals pt.50 (The Arrival of Jesus The Messiah)

OUTRO

Banyak juga…. akhirnya selesai…


Aktris Amerika aja Pake Cadar

Sara Bokker, dulunya adalah seorang model, aktris, aktivis dan instruktur fitness. Seperti umumnya gadis remaja Amerika yang tinggal di kota besar, Bokker menikmati kehidupan yang serba gemerlap. Ia pernah tinggal di Florida dan South Beach, Miami, yang dikenal sebagai tempat yang glamour di Amerika. Kehidupan Bokker ketika itu hanya terfokus pada bagaimana ia menjaga penampilannya agar menarik di mata orang banyak.

Setelah bertahun-tahun, Bokker mulai merasakan bahwa ia selama ini sudah menjadi budak mode. Dirinya menjadi “tawanan” penampilannya sendiri. Rasa ingin memuaskan ambisi dan kebahagian diri sendiri sudah mengungkungnya dalam kehidupan yang serba glamour. Bokker pun mulai mengalihkan kegiatannya dari pesta ke pesta dan alkohol ke meditasi, mengikuti aktivitas sosial dan mempelajari berbagai agama.

Sampai terjadilah serangan 11 September 2001, dimana seluruh Amerika bahkan diseluruh dunia mulai menyebut-nyebut Islam, nilai-nilai Islam dan budaya Islam, bahkan dikait-kaitkan dengan deklarasi “Perang Salib” yang dilontarkan pimpinan negara AS. Bokker pun mulai menaruh perhatian pada kata Islam.

“Pada titik itu, saya masih mengasosiasikan Islam dengan perempuan-perempuan yang hidup di tenda-tenda, pemukulan terhadap istri, harem dan dunia teroris. Sebagai seorang feminis dan aktivis, saya menginginkan dunia yang lebih baik bagi seluruh umat manusia,” kata Bokker seperti dikutip dari Saudi Gazette.

Suatu hari, secara tak sengaja Bokker menemukan kita suci al-Quran, kitab suci yang selama ini pandang negatif oleh Barat. “Awalnya, saya tertarik dengan tampilan luar al-Quran dan saya mulai tergelitik membacanya untuk mengetahui tentang eksistensi, kehidupan, penciptaan dan hubungan antara Pencipta dan yang diciptakan. Saya menemukan al-Quran sangat menyentuh hati dan jiwa saya yang paling dalam, tanpa saya perlu menginterpretasikan atau menanyakannya pada pastor,” sambung Bokker.

Akhirnya, Bokker benar-benar menemukan sebuah kebenaran, ia memeluk Islam dimana ia merasa hidup damai sebagai seorang Muslim yang taat. Setahun kemudian, ia menikah dengan seorang lelaki Muslim. Sejak mengucap dua kalimat syahdat Bokker mulai mengenakan busana Muslim lengkap dengan jilbabnya.

“Saya membeli gaun panjang yang bagus dan kerudung seperti layaknya busana Muslim dan saya berjalan di jalan dan lingkungan yang sama, dimana beberapa hari sebelumnya saya berjalan hanya dengan celana pendek, bikini atau pakaian kerja yang ‘elegan’,” tutur Bokker.

“Orang-orang yang saya jumpai tetap sama, tapi untuk pertama kalinya, saya benar-benar menjadi seorang perempuan. Saya merasa terlepas dari rantai yang membelenggu dan akhirnya menjadi orang yang bebas,” Bokker menceritakan pengalaman pertamanya mengenakan busana seperti yang diajarkan dalam Islam.

Setelah mengenakan jilbab, Bokker mulai ingin tahu tentang Niqab. Ia pun bertanya pada suaminya apakah ia juga selayaknya mengenakan niqab (pakaian muslimah lengkap dengan cadarnya) atau cukup berjilbab saja. Suaminya menjawab, bahwa jilbab adalah kewajiban dalam Islam sedangkan niqab (cadar) bukan kewajiban.

Tapi satu setengah tahun kemudian, Bokker mengatakan pada suaminya bahwa ia ingin mengenakan niqab. “Alasan saya, saya merasa Allah akan lebih senang dan saya merasa lebih damai daripada cuma mengenakan jilbab saja,” kata Bokker.

Sang suami mendukung keinginan istrinya mengenakan niqab dan membelikannya gaun panjang longgar berwarna hitam beserta cadarnya. Tak lama setelah ia mengenakan niqab, media massa banyak memberitakan pernyataan dari para politisi, pejabat Vatikan, kelompok aktivis kebebasan dan hak asasi manusia yang mengatakan bahwa niqab adalah penindasan terhadap perempuan, hambatan bagi integrasi sosial dan belakangan seorang pejabat Mesir menyebut jilbab sebagai “pertanda keterbelakangan.”

“Saya melihatnya sebagai pernyataan yang sangat munafik. pemerintah dan kelompok-kelompok yang katanya memperjuangkan hak asasi manusia berlomba-lomba membela hak perempuan ketika ada pemerintah yang menerapkan kebijakan cara berbusana, tapi para ‘pejuang kebebasan’ itu bersikap sebaliknya ketika kaum perempuan kehilangan haknya di kantor atau sektor pendidikan hanya karena mereka ingin melakukan haknya mengenakan jilbab atau cadar,” kritik Bokker.

“Sampai hari ini, saya tetap seorang feminis, tapi seorang feminis yang Muslim yang menyerukan pada para Muslimah untuk tetap menunaikan tanggung jawabnya dan memberikan dukungan penuh pada suami-suami mereka agar juga menjadi seorang Muslim yang baik. Membesarkan dan mendidik anak-anak mereka agar menjadi Muslim yang berkualitas sehingga mereka bisa menjadi penerang dan berguna bagi seluruh umat manusia.”

“Menyerukan kaum perempuan untuk berbuat kebaikan dan menjauhkan kemunkaran, untuk menyebarkan kebaikan dan menentang kebatilan, untuk memperjuangkan hak berjilbab maupun bercadar serta berbagi pengalaman tentang jilbab dan cadar bagi Muslimah lainnya yang belum pernah mengenakannya,” papar Bokker.

Ia mengungkapkan, banyak mengenal muslimah yang mengenakan cadar adalah kaum perempuan Barat yang menjadi mualaf. Beberapa diantaranya, kata Bokker, bahkan belum menikah. Sebagian ditentang oleh keluarga atau lingkungannya karena mengenakan cadar. “Tapi mengenakan cadar adalah pilihan pribadi dan tak seorang pun boleh menyerah atas pilihan pribadinya sendiri,” tukas Bokker.

(eramuslim.com)


Pacaran??? ngak ahhh…..

Sedikit Bercerita dengan pengalaman Pribadi niyh… he he he… Jadi kmaren aq Fallin in Love sama Wanita Puja’an quw, he he he…. Aq Jadian baru bgt (hiks jd Curhat), baru jalan satu Bulan, ternyata aq harus mengalami knyataan, ho ho ho ho….. Berat2 Enteng githu degh…. tapi Semenjak Peristiwa itu aq menjadi Pribadi yg lebih dewasa dari kemarin (udah tua sebulan mksudnya umur qu, xi xi xi)… kami memutuskan untuk menyudahi Masa PACARAN kami…. he he he…… Tapi setelah itu aq teruz mncari-cari jawaban akan CINTA quw ini, akhirnya aq mulai memahami dan sekarang mau berbagi dengan teman2 sekalian….. :D

Hmm.. dari judulnya aja udah pastinya seru dibahas nih, apalagi kalo udah ngomongin cinta-cintaan nggak bakalan ada habisnya buat dibahas. Dari jaman baheula sampe sekarang yang namanya cinta selalu seru untuk diobrolin. Lihat deh acara-acara di tivi kebanyakan tentang percintaan. Nggak ketinggalan majalah remaja, tabloid, novel, sinetron, film layar lebar sampai reality show semua isinya  percintaan. Kalo masih kurang lagu-lagu anak band sekarang tidak jauh dari lirik-lirik cinta. So, nilai jual cinta nggak bakalan turun (jiaaah, cinta kok dijual?). Termasuk tulisan ini juga akan membahas tema yang sama. Tapi sudut pandangnya Islam, karena saya seorang muslim.

Bro en Sis, cinta itu anugerah. Dateng gitu aja, tiba-tiba muncul tanpa diundang (dah kayak jalangkung!). Nggak peduli tua atau muda, cantik atau jelek, ganteng atau tampan (loh? Curang nih cow) love doesn’t know difference deh. Contoh cowok kalo udah suka sama cewe, bisa lupa segalanya, mulai dari ngelamun, ketawa sendiri (cinta gila kali ya?) sampe rela ngelakuin apa aja demi ceweknya. Padahal bisa aja dimanfaatin, aji mumpung jalan kemana aja dibayarin, dari makan sampai nonton. Ini cewek matre atau sekadar numpang makan (ngirit banget lo!). Atau mungkin dia punya prinsip “seefesien mungkin”. Kalo ada yang gratisan kenapa nggak? Pletak!

Wadooh, yang ceweknya nggak pada empati tuh, kali aja si cowok udah mati-matian nabung sebulan penuh, sampe hutang kanan-kiri juga kali ya? (nah loh ada yang kesendir tuh ya? Hehe…) Tapi kalo sampe para cewek dituduh matre or numpang makan doang, kayaknya cewek-cewek pada nggak setuju nih. But, tenang Sis. Nggak semua cewe kayak gitu kok (Jiaaah, pembelaan ini cuma contoh takutnya gue dicakar-cakar sama cewek-cewek, peace).

Eh, ada yang protes nggak kalo masalah pacaran dikaitkan dengan Islam? Biasanya kalo protes itu mikirnya gini: “Yang penting kan ibadahnya? Ngapain kudu disangkut-pautkan dengan Islam. Pacaran aja selama itu nggak ganggu orang lain dan nggak sampe berzina”. Hmm…

Bro, Islam udah ngasih aturan yang jelas, harusnya kita bisa menerima Islam dengan sepenuhnya, bukan cuma sebatas ritualnya aja atau dijadikan formalitas aja. Aturannya menyangkut semua hal, mulai dari aturan negara sampai aturan untuk individu. Jangan sampe di antara kamu ada yang rajin ngaji, sholat juga nggak ketinggalan, tapi maksiat tetep jalan. Hadduch.. STMJ tuh mah (Sholat Terus Maksiat Jalan). Sholat sih sholat, tapi soal maming alias Malam Mingguan kamu ngerasa wajib untuk hadir ke rumah pacar kamu. Niat ngapel sambil pamit sama ortu si pacar, mau ngajak jalan-jalan cari udara segar (cari aja oksigen di rumah sakit, lagi bengek kali tuh!). Intinya supaya bisa berdua aja.

Oya, ada juga tuh temen kita yang beralibi alais ngasih alasan bahwa pacaran yang mereka lakukan itu islami. Mereka sepakat putus sementara kalo datang bulan Ramadahn. Nanti abis Ramadhan disambung lagi (waduuuh, ngarep banget ya buat melegalkan pacaran?). Kalo gitu ngerampok secara islami ada juga kali ya, cuma ngerampok orang kaya yang pelit en pejabat korup (dah kayak Robin Hood dong? Asal deh lo!).

Gaul cara Islam
Bro en Sis, Allah Swt. udah berfirman (yang artinya):“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Isra [17]: 32)

Tuh, bukan cuma zinanya aja yang haram, tapi mendekati zina saja sudah dilarang. Pacaran identik dengan berkumpul antara lawan jenis. Istilahnya berkhalwat dengan yang bukan mahrammnya, dalam Islam tentu diharamkan karena bisa menjerumus ke dalam kemaksiatan en yang lebih parah berzina. Kalo mau plesetin omongannya Bang Napi jaman dulu (masih pada inget kan?). Yup, Bang Samsi (eh, Bang Napi) bilang: “Inget, kemaksiatan bukan hanya karena ada niat si pelaku, tapi juga karena ada kesempatan.” Bener banget. Kalo udah berudua-duaan yang ketiganya adalah setan.  Hati-hati kalo sampe satpol PP juga ikut pantau. Kegiatan kamu bakalan diintip dan didiemin dulu biar ketangkep basah (nah loh pengalaman sapa tuch?) Soalnya, kalo udah terpancing sama hawa nafsu setan, gampang banget tuh ngegodainya, istilahnya tinggal tunggu jam tayang (dah kayak nonton bioskop aja tuh).

Bro, sebelum sampe berdua-duaan dengan lawan jenis, di awal-awal hubungan dengan lawan jenis udah diatur dengan baik lho dalam Islam. Supaya kejadian maksiat itu bisa dicegah karena peluangnya diminimalisir. Allah Swt. udah berfirman (yang artinya): “Katakanlah kepada orang-orang mukmin laki-laki: ‘Hendaklah mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya ….’ Dan katakanlah kepada orang-orang mukmin perempuan: ‘Hendaknya mereka itu menundukkan sebahagian pandangannya dan menjaga kemaluannya…’.” (QS an-Nuur [24]: 30–31)

So, menundukkan pandangan adalah menjaga pandangan. Nggak dilepas gitu aja tanpa kendali yang memungkinkan bakal merasakan kelezatan atas birahinya kepada lawan jenisnya yang beraksi. Pandangan bisa dibilang terpelihara jika secara tidak sengaja melihat lawan jenis kemudian menahan untuk tidak berusaha melihat mengulangi melihat lagi atau mengamat-amati kecantikannya atau kegantengannya.

Dibaca dengan Seksama Dialognya

Ath-Thabarani meriwayatkan, Nabi saw. bersabda yang artinya, “Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tanganNya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.”
Juga dalam hadis yang lain. Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu (bisa) melakukan zina, kedua kaki itu (bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin.” (Hadis sahih diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Ibn Abbas dan Abu Hurairah).

Yang terendah adalah zina hati dengan bernikmat-nikmat karena getaran jiwa yang dekat dengannya, zina mata dengan merasakan sedap memandangnya dan lebih jauh terjerumus ke zina badan dengan, saling bersentuhan, berpegangan, berpelukan, berciuman, dan seterusnya hingga terjadilah persetubuhan. Ati-ati! Waspadalah!

Bor en Sis, dalam Islam nggak ada istilah pacaran, karena pada dasarnya aturan pergaulan dalam Islam adalah infishol alias “terpisah” dalam arti begini: cowok atau cewek hanya bergaul akrab dengan sejenisnya atau para mahram. Berhubungan dengan lawan jenis hanya masalah mu’amalah (bisnis, seperti di pasar antara penjual dan pembeli), pendidikan (seperti antara guru dengan murid atau dosen sama mahasiswanya) juga dalam masalah kesehatan (konsultasi dokter dengan pasiennya dan sejenisnya). Yang semuanya harus tetap sayr’i.

Soal tempat khusus dan tempat umum
Allah Swt. berfirman (yang artinya): Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah yang bukan rumahmu sebelum meminta izin dan memberi salam kepada penghuninya. yang demikian itu lebih baik bagimu, agar kamu (selalu) ingat. Jika kamu tidak menemui seorangpun didalamnya, Maka janganlah kamu masuk sebelum kamu mendapat izin. dan jika dikatakan kepadamu: “Kembali (saja)lah, Maka hendaklah kamu kembali. itu bersih bagimu dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS an-Nuur [24]: 27-28)

Bro en Sis, kamu perlu tahu nih tempat atau kondisi yang berkenaan dengan pergaulan antara cowok dan cewek yang bukan mahram.

  1. Pertama, tempat yang kita tidak memerlukan izin pada saat masuk/melihat (contoh :lapangan, rumah sakit, Pasar, dll).
  2. Kedua, tempat khusus (tempat yang jika kita ingin masuk atau melihat maka diwajibkan untuk meminta izin, contoh: kamar mandi rumah, mobil pribadi, ruangan pribadi dan sejenisnya).

Terus nih, yang harus diperhatikan dalam pergaulan adalah soal istilah:

  1. Pertama, ij’tima, yakni berkumpul, tapi tidak ada interaksi.
  2. Kedua, a’laqoh, yakni interaksi, tapi nggak berkumpul (contohnya telepon, chatting online, SMS-an, kirim-kirim e-mail dan sejenisnya).
  3. Ketiga, ikhtilat, yakni berkumpul dan beriteraksi (dan yang dibolehkan bagi yang bukan mahram adalah hanya dalam masalah mu’amalat, pendidikan, dan kesehatan)

Pacaran nggak cuma mereka yang masih bujangan dan gadis aja, tapi dari usia akil balig sampai kakek nenek bisa berbuat seperti yang diancam oleh hukuman Allah. Hanya saja, yang umum kelihatan melakukan pacaran adalah para remaja. Betul apa bener?

Islam ngatur hubungan antar lawan jenis
Oya, bukan berarti nggak ada solusi dalam Islam untuk berhubungan dengan nonmahram. Dalam Islam hubungan nonmahram ini diakomodasi dalam lembaga perkawinan melalui sistem khitbah/lamaran dan pernikahan. Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): “Hai golongan pemuda, siapa di antara kamu yang mampu untuk menikah, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan, dan lebih memelihara kemaluan. Tetapi, siapa yang tidak mampu menikah, maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu dapat mengurangi syahwat.” (HR Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi, Nasai, Ibnu Majah, Ahmad, dan Darami)

Selain hal tersebut di atas, baik itu hubungan teman, pergaulan laki-laki perempuan tanpa perasaan, ataupun hubungan profesional, ataupun pacaran, ataupun pergaulan guru dan murid, bahkan pergaulan antar-tetangga yang melanggar aturan di atas adalah haram, meskipun Islam tidak mengingkari adanya rasa suka atau bahkan cinta.

Bro en sis, bahkan diperbolehkan suka kepada laki-laki/perempuan yang bukan mahram, tetapi kita diharamkan mengadakan hubungan terbuka dengan nonmahram tanpa mematuhi aturan di atas. Kalau masih pengen juga, kamu kudu ditemani kakak laki-laki ataupun mahram laki-laki kamu dan kamu harus menutup auart masing-masing agar memenuhi aturan yang telah ditetapkan Islam. Tapi ini bukan dalam rangka pacaran, lho. Ya, sekadar bertemu untuk pendidikan atau dakwah, muamalah dan kesehatan. Oke?

Percayalah, jodoh itu Allah Ta’ala yang ngatur. Nggak usah maksain sampe pacaran segala. Ada cerita nih, dari guru ngaji gue sih (minta izin ngutip ya pak.. hehe). Jadi ada cowok-cewek yang udah kepalang pacaran en cinta banget. Ketika mereka dalam pengajian, dibahas tuh masalah pacaran kayak gini. Singkat cerita mereka putus, “demi Islam kita putus aja yach…” katanya. Wah dilema banget emang ya? (cinta deritanya tiada akhir.. hwaach dasar Patkai).

Emang berat en nggak gampang tuh ambil keputusan habis udah cinta mati. Sampe semboyannya aja: “I love you teu eureun-eureun” (gotong royong aja kali ya biar nggak berat). Tapi kemudian mereka iklhas menerima keputusannya. Berlanjut sampe mereka dewasa. Atas ijin Allah mereka dipertemukan kembali, karena ortunya udah saling kenal juga, akhirnya mereka menikah. Wah…wah pastinya bahagia banget mereka. Gimana Bro, mau, mau mau? Kalo udah siap jangan tunggu lama-lama buat ngehindar dari maksiat en fitnah lanjutkan ke pernikahan (lebih cepat lebih baik, jd JK-WIN donk!).

BTW, tapi kan nggak segampang yang saya omongin ya? Kata Bang Thufail al-Ghifari sih “nikah itu Jihad yang aduhai” (cit..cwiw!). So, bukankah kalo pengen serius jalin hubungan, emang tujuannya menikah? (loh kok jadi ngomongin nikah? Curhatan saya nih kayaknya. Watau!)

Bukti cinta sejati
Bro en Sis, Rasulullah saw. pernah bersabda (yang artinya): “Bukti cinta sejati itu ada tiga, yaitu: memilih kalam kekasihnya (al-Qu’an) daripada kalam lainNya (hasil produk manusia); memilih bergaul dengan kekasihNya daripada bergaul dengan yang lain; memilih keridhaan kekasihNya daripada keridhaan yang lain.”

Demikian ini karena orang yang mencintai sesuatu itu, ia menjadi hambanya. Yahya bin Mu’adz berhubungan dengan pengertian ini mengatakan: “Setitik benih cinta kepada Allah lebih aku sukai daripada pahala mengerjakan ibadah tujuh puluh tahun.”

Nah, kalo virus merah jambu mulai meradang di hatimu, cuma ada satu solusi jitu: merit binti kawin alias nikah. Nggak apa-apa kok masih muda juga asal udah mantap mentalnya, kuat ilmunya, dan cukup materinya. Tapi kalo ngerasa belum mampu, ya wis kamu kudu rajin-rajin berpuasa untuk meredam gejolak nafsumu. Dan tentunya sambil terus belajar, mengasah kemampuan, dan mengenali Islam lebih dalam, jangan lupa perbanyak kegiatan positif: ngaji dan olahraga, misalnya. Main gim? Halah, bolehlah asal jangan kebablasan!

Bro en Sis, hidup di dunia yang singkat ini kita siapkan untuk memperoleh kemenangan di hari akhirat kelak. Itu sebabnya, yuk kita mulai hidup ini dengan bersungguh-sungguh dan jangan bermain-main. Kita berusaha dan berdoa mengharap pertolongan Allah Swt. agar diberi kekuatan untuk menjalankan segala perintah dan meninggalkan segala laranganNya. Moga kita sukses di dunia dan di akhirat ya. Mau? Mau doooong!Semoga Allah menolong kita, amin.

Jadi, tetep mau pacaran?


Proposal Nikah

Proposal Nikah
KADO BUAT YANG MAU DAN SIAP MENIKAH..BARAKALLAHU !!

love

Latar Belakang

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya cintai dan sayangi, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita. Amin

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati..sebagai hamba Allah, saya telah diberi berbagai nikmat. Maha Benar Allah yang telah berfirman : “Kami akan perlihatkan tanda-tanda kebesaran kami di ufuk-ufuk dan dalam diri mereka, sehingga mereka dapat mengetahui dengan jelas bahwa Allah itu benar dan Maha Melihat segala sesuatu”.

Nikmat tersebut diantaranya ialah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis.. yaitu: Menikah ! Fitrah pemberian Allah yang telah lekat pada kehidupan manusia, dan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah, hanyalah kehancuran yang didapatkannya..Na’udzubillah ! Dan Allah telah berfirman : “Janganlah kalian mendekati zina, karena zina adalah perbuatan yang buruk lagi kotor” (Qs. Al Israa’ : 32).

Ibunda dan Ayahanda tercinta..melihat pergaulan anak muda dewasa itu sungguh amat memprihatinkan, mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. “Saya nggak sempat mikirin kawin, sibuk kerja, lagipula saya masih ngumpulin barang dulu,” ataupun Kerja belum mapan , belum cukup siap untuk berumah tangga, begitu kata mereka, padahal kurang apa sih mereka. Mudah-mudahan saya bisa bertahan dan bersabar agar tak berbuat maksiat. Wallahu a’lam.

Ibunda(Mamaquw) dan Ayahanda(Papaquw) tersayang..bercerita tentang pergaulan anak muda yang cenderung bebas pada umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk saya torehkan.

Dasar Pemikiran

Dari Al Qur’an dan Al Hadits :

  1. “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).
  2. “Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49).
  3. Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui (Qs. Yaa Siin (36) : 36).
  4. Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).
  5. Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).
  6. Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).
  7. Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali. (Qs. An Nisaa (4) : 1).
  8. Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).
  9. ..Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi dua, tiga, atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (nikahilah) seorang saja..(Qs. An Nisaa’ (4) : 3).
  10. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata. (Qs. Al Ahzaab (33) : 36).
  11. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
  12. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
  13. Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu (HR. Hakim dan Abu Dawud). 14. Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.” (HR. Baihaqi).
  14. Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
  15. “Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah� (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim) : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram.”
  16. “Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).
  17. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
  18. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
  19. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
  20. Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).
  21. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya’la dan Thabrani).
  22. Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. (HR. Ibnu Majah,dhaif).
  23. Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).

Tujuan Pernikahan

  1. Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
  2. Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
  3. Mewujudkan keluarga Muslim menuju masyarakat Muslim.
  4. Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
  5. Ketenangan Jiwa dengan memelihara kehormatan diri (menghindarkan diri dari perbuatan maksiat / perilaku hina lainnya).
  6. Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).
  7. Meluaskan kekerabatan (menyambung tali silaturahmi / menguatkan ikatan kekeluargaan)

Kesiapan Pribadi

  1. Kondisi Qalb yang sudah mantap dan makin bertambah yakin setelah istikharah. Rasulullah SAW. bersabda : “Man Jadda Wa Jadda” (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti ia akan berhasil melewati rintangan itu).
  2. Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum).
  3. Termasuk tathhir (mensucikan diri).
  4. Secara materi, Insya Allah siap. “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya” (Qs. At Thalaq (65) : 7)

Akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan

  • Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
  • Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
  • Tidak tenangnya Ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih sayang bagi orang yang menikah.
  • Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan RasulNya tetapkan terpenuhi.
  • Apalagi sampai bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya. Rasulullah SAW. bersabda: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah ia bersunyi sepi berduaan dengan wanita yang tidak didampingi mahramnya, karena yang menjadi pihak ketiganya adalah syaitan.” (HR. Ahmad) dan “Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi).. Astaghfirullahaladzim.. Na’udzubillahi min dzalik

Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini :

  • Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang:Ir, DR, SE, SH, ST, dsb
  • Pesta pernikahan yang wah / mahar yang tinggi, sebab merupakan kebanggaan tersendiri, bukan di selenggarakan penuh ketawadhu’an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. (Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan RasulNya. Bukan di campuri dengan harapan ridha dari manusia (sanjungan, tidak enak kata orang). Saya yakin sekali.. bila Allah ridha pada apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.)
  • Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
  • Masyarakat menganggap pernikahan akan merepotkan Studi, padahal justru dengan menikah penglihatan lebih terjaga dari hal-hal yang haram, dan semakin semangat menyelesaikan kuliah.

Memperbaiki Niat :

Innamal a’malu binniyat……. Niat adalah kebangkitan jiwa dan kecenderungan pada apa-apa yang muncul padanya berupa tujuan yang dituntut yang penting baginya, baik secara segera maupun ditangguhkan.

Niat Ketika Memilih Pendamping

Rasulullah bersabda “Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya.”(HR. Thabrani).

“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama”. (HR. Ibnu Majah).

Nabi SAW. bersabda : Janganlah kalian menikahi kerabat dekat, sebab (akibatnya) dapat melahirkan anak yang lemah (baik akal dan fisiknya) (Al Hadits).

Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda, “Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama.” (HR. Muslim dan Tirmidzi). Niat dalam Proses Pernikahan

Masalah niat tak berhenti sampai memilih pendamping. Niat masih terus menyertai berbagai urusan yang berkenaan dengan terjadinya pernikahan. Mulai dari memberi mahar, menebar undangan walimah, menyelenggarakan walimah. Walimah lebih dari dua hari lebih dekat pada mudharat, sedang walimah hari ketiga termasuk riya’. “Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.”(Qs. An Nisaa (4) : 4).

Rasulullah SAW bersabda : “Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al Baihaqi dengan sanad yang shahih). Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW. telah bersabda, “Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang sederhana belanjanya (maharnya)” (HR. Ahmad). Nabi SAW pernah berjanji : “Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah, maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan). Dari Anas, dia berkata : ” Abu Thalhah menikahi Ummu Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya” (Ditakhrij dari An Nasa’i)..Subhanallah..

Proses pernikahan mempengaruhi niat. Proses pernikahan yang sederhana dan mudah insya Allah akan mendekatkan kepada bersihnya niat, memudahkan proses pernikahan bisa menjernihkan niat. Sedangkan mempersulit proses pernikahan akan mengkotori niat. “Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor kambing.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pernikahan haruslah memenuhi kriteria Lillah, Billah, dan Ilallah. Yang dimaksud Lillah, ialah niat nikah itu harus karena Allah. Proses dan caranya harus Billah, sesuai dengan ketentuan dari Allah.. Termasuk didalamnya dalam pemilihan calon, dan proses menuju jenjang pernikahan (bersih dari pacaran / nafsu atau tidak). Terakhir Ilallah, tujuannya dalam rangka menggapai keridhoan Allah.

Sehingga dalam penyelenggaraan nikah tidak bermaksiat pada Allah ; misalnya : adanya pemisahan antara tamu lelaki dan wanita, tidak berlebih-lebihan, tidak makan sambil berdiri (adab makanan dimasyarakat biasanya standing party-ini yang harus di hindari, padahal tidak dicontohkan oleh Rasulullah SAW yang demikian), Pengantin tidak disandingkan, adab mendo’akan pengantin dengan do’a : Barokallahu laka wa baroka ‘alaikum wa jama’a baynakuma fii khoir.. (Semoga Allah membarakahi kalian dan melimpahkan barakah kepada kalian), tidak bersalaman dengan lawan jenis, Tidak berhias secara berlebihan (“Dan janganlah bertabarruj (berhias) seperti tabarrujnya jahiliyah yang pertama” - Qs. Al Ahzab (33),

Meraih Pernikahan Ruhani

Jika seseorang sudah dipenuhi dengan kecintaan dan kerinduan pada Allah, maka ia akan berusaha mencari seseorang yang sama dengannya. Secara psikologis, seseorang akan merasa tenang dan tentram jika berdampingan dengan orang yang sama dengannya, baik dalam perasaan, pandangan hidup dan lain sebagainya. Karena itu, berbahagialah seseorang yang dapat merasakan cinta Allah dari pasangan hidupnya, yakni orang yang dalam hatinya Allah hadir secara penuh. Mereka saling mencintai bukan atas nama diri mereka, melainkan atas nama Allah dan untuk Allah.

Betapa indahnya pertemuan dua insan yang saling mencintai dan merindukan Allah. Pernikahan mereka bukanlah semata-mata pertemuan dua insan yang berlainan jenis, melainkan pertemuan dua ruhani yang sedang meniti perjalanan menuju Allah, kekasih yang mereka cintai. Itulah yang dimaksud dengan pernikahan ruhani. KALO KITA BERKUALITAS DI SISI ALLAH, PASTI YANG AKAN DATANG JUGA SEORANG (JODOH UNTUK KITA) YANG BERKUALITAS PULA (Al Izzah 18 / Th. 2)

Penutup

“Hai, orang-orang beriman !! Janganlah kamu mengharamkan apa yang dihalalkan oleh Allah kepada kamu dan jangan kamu melampaui batas, karena Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas.” (Qs. Al Maidaah (5) : 87).

Karena sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan. Dan sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Qs. Alam Nasyrah (94) : 5- 6 ).

Ibunda dan Ayahanda yang sangat saya hormati, saya sayangi dan saya cintai atas nama Allah.. demikanlah proposal ini (secara fitrah) saya tuliskan. Saya sangat berharap Ibunda dan Ayahanda.. memahami keinginan saya. Atas restu dan doa dari Ibunda serta Ayahanda..saya ucapkan “Jazakumullah Khairan katsiira”. “Ya Allah, jadikanlah aku ridho terhadap apa-apa yang Engkau tetapkan dan jadikan barokah apa-apa yang telah Engkau takdirkan, sehingga tidak ingin aku menyegerakan apa-apa yang engkau tunda dan menunda apa-apa yang Engkau segerakan.. YA ALLAH BERILAH PAHALA DALAM MUSIBAHKU KALI INI DAN GANTIKAN UNTUKKU YANG LEBIH BAIK DARINYA.. Amiin”

====================================

Dedicated to : My inspiration …. yang pernah singgah dan menghuni “hati” …Astaghfirullah !! Saat langkah ada didunia maya, tak menapak di bumi-Nya..Lalu, kucoba atur gelombang asa..Robbi kudengar panggilanMu tuk meniti jalan RidhoMu.. Kuharap ada penolong dari hambaMu meneguhkan tapak kakiku di jalan-Mu dan menemani panjangnya jalan dakwah yang harus aku titi.. ” Saat Cinta dan Rindu tuk gapai Syurga dan Syahid di jalanNya makin membuncah..”

====================================

Maraji / Referensi :

  1. Majalah Ishlah, Edisi Awal Tahun 1995.
  2. Fiqh Islam, H. Sulaiman Rasyid, 1994, Cet. 27, Bandung, Sinar Baru Algesindo.
  3. Fikih Sunnah 6, Sayyid Sabiq, 1980, cet. 15, Bandung, Pt. Al Ma’arif.
  4. Kupinang Engkau dengan Hamdalah, Muhammad Faudzil Adhim, 1998, Yogyakarta, Mitra Pustaka.
  5. Indahnya Pernikahan Dini, Muhammad Faudzil Adhim, 2002, Cet. 1, Jakarta, Gema Insani Press.
  6. Rintangan Pernikahan dan Pemecahannya, Abdullah Nashih Ulwan, 1997, Cet. 1, Jakarta, Studia Press.
  7. Perkawinan Masalah Orang muda, Orang Tua dan Negara, Abdullah Nashih Ulwan, 1996, Cet. 5, Jakarta, Gema Insani Press.
  8. Kebebasan Wanita, jilid 1, 5, 6, A.H.A. Syuqqah, 1998, Cet.1, Jakarta, Gema Insani Press
  9. Sulitnya Berumah Tangga, Muhammad Utsman Al Khasyt, 1999, Cet. 18, Jakarta, Gema Insani Press.
  10. Majalah Cerdas Pemuda Islam Al Izzah, Wahai Pemuda, Menikahlah, No. 17/Th. 2 31 Mei 2001, Jakarta, YPDS Al Mukhtar.

hi hi hi, Semoga Bermanfaat Bagi yang Membacanya…… Jika ada kekurangan atau kelebihan saya minta maaf……. Wassalamu’alaikum

TwitThis


\"Bookmark


Mistery Terbelahnya Bulan

Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)”

Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah? Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:

Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Universitas Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?

Maka saya menjawabnya: “Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan,
sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya.”

Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu.

Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?”

Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan ?” Mereka menjawab: “Coba belahlah bulan, …”

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulan itu dengan sebenar-benarnya.

Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar-benar telah
menyihir kami!” Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir”orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?”

Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali…!! !”

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap …..sampai akhir surat Al-Qamar.

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan?”

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: “Dipersilahkan dengan senang hati.”

Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…….”

Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.

Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa. Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar.

Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” Mereka pun menjawab, “Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun
telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.

Maka presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya?” Mereka menjawab, “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali!!!

Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?”

Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali”.

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, “Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!!

Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah … (aku pun bergumam), “Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar, dan … saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq


Heart is Like a Drops of Dew and Petals of Rose

Nantikan ku di Batas Waktu

edCoustic – Nantikanku di batas waktu.mp3

Dikedalaman hatiku tersembunyi harapan yang suci

Tak perlu engkau menyangsikan

Lewat kesalihanmu yang terukir menghiasi dirimu

Tak perlu dengan kata-kata

Sungguh walau kukelu tuk mengungkapkan perasaanku

Namun penantianmu pada diriku jangan salahkan

Reff :

Kalau memang kau pilihkan aku

Tunggu sampai aku datang

nanti Kubawa kau pergi kesyurga abadi

Kini belumlah saatnya

aku membalas cintamu

Nantikanku dibatas waktu

*Thx*


Sekedar Curhat tentang Rasa Syukur

Sekedar cerita tentang bersyukur…………

Seorang teman bercerita melalui chating dgn quw, dengan segala keluhan yang ada pada dirinya, lantas ia bercerita tentang dirinya yg di rundung kesulitan dalam menghadapi hidup, dia seorang yang Melankolis klo boleh di bilang, coz sifat2nya cenderung sama seperti quw.

Akan tetapi di dalam kesehariannya ia selalu merasa kekurangan. Dalam chating kami berdua tersirat makna tentang *BERSYUKUR*. Di dalam curhatnya, ia bercerita tentang ketidakpuasannya terhadap penghasilannya yang tidak besar. Selalu ia berkata, “aq ngak puas dengan gaji hanya Rp.1.800.000,-“

sesungguhnya dia tidak mengetahui nikmat RIZKI yang terkandung dalam Gajinya tersebut

ada yang tau berapa Rizki yang sesungguhnya di terima oleh tmn qu itu?
mari kita berhitung :

gaji —————————————————————–> Rp.1.800.000,-

Rizki yg terlupakan

Hp nya ngak jadi Hilang ——————————————> Rp.2.000.000,-

pas pulang dari ngambil gaji ngak jadi Kecopetan ———–> Rp.1.800.000,-

eh, Rumahnya ngak jadi kebakaran—————————–> Rp.200.000.000,-

Mobilnya ngak jadi kecurian ————————————> Rp.150.000.000,-

dia ngak sakit ——————————————————> Rp.50.000.000,- *biaya Rumah Sakit*

jika di Total dalam material mungkin akan lebih banyak lagi, untuk mengetahui seberapa BESAR REZEKI yang kita terima.

Allah telah Berfirman dalam Al’Quran dalam Surat AR-RAHMAN

Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia.

sungguh Besar Nikmat Rizki yang kita Terima………. Masihkah kita Menyangsikannya?

Sudahkah kita mengucap Istighfar sebanyak 100x/hari seperti yang disunnahkan Rasul?

Sudahkah Kita Bertasbih Hari ini?

yuk kita kembali ke Jalan ALLAH……

“TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK MENYESALINYA SERTA KEMBALI KEPADA-NYA, DALAM KEADAAN FITRAH KITA SEBAGAI MAKHLUK TUHAN YANG BERGELIMANG DOSA SEBELUM AJAL MENJEMPUT ITU TIBA”



KELUARGA BAHAGIA

nowseeheart – keluarga bahagia

Bahagia seluruh semesta

Bermula dari keluarga

Dari titisan susu ibu tercinta

Mengalirlah sungai kasih abadi

Tumbuh dari keringat ayah

Kita perah pengorbanannya yang melimpah

Derai air matanya mengalir

Di darah kita membina cita-cita

Rentaslah seribu laut (serta)

Kembaralah ke seluruh alam

Takkan kau temui Semurni cinta 2X

Keluarga

Langkah remajamu Ditusuk sembilu

Kembara dewasamu Diamuk nafsu

Ingatlah pesan Ibu

Kenanglah pesan Ayah

Kembalilah Ke jalan Allah…..

Sayangi keluarga Di situlah bahagia…..